tugas pemuliaan tanaman menyerbuk sendiri

TUGAS 1 PEMULIAAN TANAMAN

BAB PEMULIAAN TANAMAN MENYERBUK SENDIRI

 

SOAL

  1. Cari 10 tanaman yang menyerbuk sendiri.
  2. Cari tujuan pemuliaan pada tanaman menyerbuk sendiri ( 5 tanaman ).

JAWABAN

  1. a  Padi

Ciri – ciri: Pada waktu bunga masih kuncup, kepala sari lebih rendah daripada putik. Bunga hampir mekar, kepala sari sama tinggi dan menempel pada kepala putik. Sehingga tanaman padi dapat melakukan penyerbukan sendiri.

Gambar :

 

b  Tomat

Ciri – ciri: Memiliki tangkai yang pendek dengan kepala sari yang panjangnya 5 mm , dan berwarna sama dengan mahkota pada bunga. Benangsari terdapat kantong dimana letaknya menjadi satu dengan benangsari dan menbentuk bumbung yang mengelilingi tangkai kepala putik. Bunga tomat tumbuh dari cabang yang masih muda dengan letak menggantung. Tangkai putik yang pendek menyebabkan kepala putik terletak saling berdekatan dengan tabung sari. Hal ini yang menyebabkan tanaman dapat menyerbuk sendiri.

 

 

 

 

 

 

Gambar :

 

c  Kedelai

Ciri – ciri: Bunga kedelai berbentuk kupu-kupu dengan 3 mahkota yang menutupi alat kelaminnya secara sempurna. Letak anther pada bunga kedelai lebih panjang daripada stigma.Stigma ukurannya sangat kecil berukuran sekitar 3 mm dan berbentuk menyerupai calon polong.Letak anther yang lebih panjang menyebabkan benangsari jatuh pada stigma sehingga terjadi penyerbukan.

Gambar :

 

 

d  Kentang

Ciri – ciri: Pada saat terjadi penyerbukan bunga kentang tidak membuka. Sedangkan tepungsari luruh sebelum bunga membuka.Benangsari dan putik ditutup oleh bagian bunga, sesudah bunga membuka putik akan memanjang setelah tepungsari masak.Sehingga terjadilah penyerbukan sendiri pada tanaman kentang.

Gambar :

 

e   Kakao

Ciri – ciri: Kakao memiliki bunga sempurna yang berukuran kecil (diameter maksimum 3cm), bunga tunggal, namun nampak terangkai karena sering sejumlah bunga muncul dari satu titik tunas. Selain itu ukuran buah jauh lebih besar dari bunganya, dan berbentuk bulat hingga memanjang. Buah terdiri dari 5 daun buah dan memiliki ruang dan di dalamnya terdapat biji.Biji tersebut merupakan hasil penyerbukan yang terjadi pada kakao.

Gambar :

 

 

f   Tembakau

Ciri – ciri: Letak pollen (serbuk sari) tanaman tembakau dari kotak sari ke kepala putik dari bunga yang sama atau bunga yang berbeda tetapi pada tanaman yang sama akan saling berdekatan.Bunga tembakau  tidak membuka sebelum terjadi penyerbukan.Butir tepungsari akan luruh sebelum membuka. Benangsari dan putik ditutup oleh bagian bunga sesudah bunga tembakau membuka.Letak putik yang lebih tinggi dari kepala sari juga merupakan terjadimya penyerbukan sendiri.

Gambar :

 

 

g   Kapas

Ciri – ciri : Bunga kapas memiliki posisi anther yang lebih tinggi dari stigma, dan masa kemasakan dan kesiapan kedua alat reproduksi yaitu putik dan benangsari  yang bersamaan/hampir bersamaan. Susunan bunga yang berbeda menghalangi masuknya tepung sari tanaman lain kedalam sel telur dari bunga kapas.
Benang sari dan putik ditutup oleh bagian bunga sesudah bunga membuka, bisa terjadi pada bunga hermaprodit dimana pada satu bunga terdapat putik dan benang sari.Putik memanjang segera setelah tepungsari masak. Jarak antara tepungsari dan putik tidak saling berjauhan.Benangsari menggelilingi putik sedangkan tepungsari luruh sebelum bunga membuka.Sehingga penyerbukan terjadi sebelum bunga kapas akan mekar.

Gambar :

 

 

h  Lada

Ciri – ciri : Bunga lada merupakan bunga hermafrodit karena organ kelamin jantan dan organ kelamin betina pada lada terletak pada satu bunga yang sama. Jika dilihat dari bentuk bunga, organ kelamin jantan dan organ kelamin betina yang letaknya berdekatan maka bunga tersebut melakukan penyerbukan secara autogami (penyerbukan sendiri).

Gambar :

 

 

i  Kacang tanah

Ciri – ciri : Bunga kacang tanah memiliki serbuk sari dan putik yang saling berdekatan tempatnya sehingga serbuk sari dari suatu bunga jatuh ke kepala putik bunga itu sendiri. Penyerbukan ini terjadi pada tumbuhan yang memiliki bunga  lengkap , misalnya saja pada kacang tanah itu sendiri.

 

 

 

Gambar :

 

J  Jeruk

Ciri-ciri : Bunga berukuran besar; mahkota bunga berwarna mencolok dengan aroma khas; memiliki kelenjar madu; serbuk sari bersifat lengket (mudah melekat).

Gambar:

 

 

  1. Tujuan pemuliaan tanaman menyerbuk sendiri

a  Padi : Makanan pokok masyarakat Indonesia adalah nasi, dimana nasi bersal dari beras serta beras dari padi.Sehingga padi berperan penting dalam kehidupan masyarakat.Dengan adanya pemuliaan tanaman ini diharapkan dapat memproduksi padi unggul.Selain peningkatan produksi padi, juga ditujukan untuk perbaikan kualitas seperti peningkatan kandungan Fe, Zn dan menurunkan kandungan phytic acid yang merupakan anti  nutrisi bagi tubuh. Misalnya saja padi lokal disilangkan dengan padi unggul untuk mencapai tujuan yang sama juga merupakan salah satu pemuliaan tanaman padi tipe baru. Padi lokal memiliki keecenderungan untuk beradaptasi baik diwilayahnya, tahan hama penyakit, beberapa bermalai panjang, berbatang kokoh, dan daunnya berwarna hijau. Padi tipe baru memiliki sifat untuk menutupi kelemahan padi lokal seperti tanaman pendek, , ukuran biji besar dan adaptasi luas.

 

b  Kedelai : Tujuan pemuliaan tanaman kedelai antara lain  meningkatkan potensi hasil dari produksi kedelai itu sendiri , memperbaiki ketahanan tanaman terhadap penyakit penting, seperti karat daun, bakteri busuk daun, virus dan nematoda yang menyerang tanaman kedelai, memperbaiki ketahanan terhadap hama penting, seperti  lalat kacang dan hama pengisap polon, memperbaiki toleransi tanaman terhadap dampak dari gangguan lingkungan fisik, seperti pH rendah, kekeringan, naungan dan memperbaiki mutu biji terutama warna, ukuran dari produksi kedelai.

 

c Kapas : Pada tanaman kapas pemuliaan tanaman digunakan untuk meningkatkan hasil produksi dari tanaman kapas itu sendiri.Selain itu juga untuk menghasilkan tanaman kapas yang unggul dan untuk memperbaiki toleransi tanaman kapas terhadap serangga utama kapas sehingga tanaman kapas dapat terhindar dari penyakit yang menyerang kapas.

 

d  Tomat : Dengan pemuliaan tanaman dapat meningkatkan produksi tanaman tomat serta dapat menciptakan varietas yang unggul dari tanaman tomat, serta diharapkan tanaman tomat dapat toleran terhadap serangan hama dan penyakit yang menyerang tanaman tomat.  Misalnya pada awalnya tanaman tomat yang ditanam oleh suku Inca dan Aztek kecil-kecil. Tanaman ini sudah sangat berkembang dengan munculnya kultivar modern atau hibrida baru yang dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dilingkungan iklim yang jauh berbeda dari tempat asalnya.Sehingga dengan pemuliaan tanaman dapat menciptakan tomat yang dapat tumbuh pada iklim yang berbeda dengan habitatnya.

 

e  Kakao : Dengan pemuliaan tanaman dapat menghasilkan jenis komoditi kakao dengan nilai jual yang lebih tinggi ,serta menghasilkan tanaman kakao yang unggul baik dari warna maupun ukuran kakao sehingga menghasilkan tanaman  kakao yang memiliki kualitas yang unggul.Selain itu dengan menggunakan teknik Molekuler dan pemuliaan tanaman dapat digunakan untuk percepatan perakitan kultivertar unggul Kakao (Theobroma Cacao L.) serta  resisten terhadap penyakit busuk buah (Phytophthora Palmivora Butl).Jadi tanaman kakao perlu adanya pemuliaan tanaman.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

TUGAS 2 PEMULIAAN TANAMAN

Nama               : Chici Dwi Purnamasari

NIM                : 115040200111122

Kelas               : H ( Agroekoteknologi )

Soal

1. Pada sepasang alel heterozigot Aa , berapa proporsi tanaman homozigot AA setelah 1,2,3,4,5,6 generasi selfing ?

2.   Pada 5 pasang alel heterozigot AaBbCcDdEe , berapa proporsi ke 5 pasang alel homozigot setelah 1,2,3,4,5,6 generasi selfing ?

Jawaban

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

TUGAS 3 PEMULIAAN TANAMAN

Nama               : Chici Dwi Purnamasari

NIM                : 115040200111122

Kelas               : H ( Agroekoteknologi )

Soal

1. Cari pusat keragaman (orgin of diversity,Vavilov) tanaman menyerbuk sendiri (10 tanaman)

2. Daerah penyebaran di Indonesia (5 tanaman)

Jawaban

  1. Padi                 : India.

Lada                : India , kalau di Indonesia terdapat di pulau Bangka.

Terong             : India dan Sri Lanka.

Kedelai            : Cina atau di Asia Timur.

Gandum          : Cina.

Jeruk                : Asia Timur dan Asia Tenggara.

Kapas              : Meksiko Selatan dan Amerika tengah.

Tomat              : Amerika Selatan, dari Meksiko hingga daerah Peru.

Tembakau        : Amerika Selatan atau dari wilayah Eropa.

Mentimun        : India.

Kacang tanah  : Amerika Selatan dan Brazil.

Karet               : Paraguai.

 

  1. @Kapas
    Daerah–daerah penghasil kapas tersebar dibeberapa daerah di Indonesia, antara lain: Asembagus (Jawa Timur), Banten (Banten), Bima (Nusa Tenggara Barat) , Bogor (Jawa Barat), Cirebon (Jawa Barat) , Pati (Jawa Tengah) , Pekalongan (Jawa Tengah) , Priangan (Jawa Barat), Kediri (Jawa Timur), dan Semarang (Jawa Tengah).

@Kacang hijau
Kacang hijau banyak terdapat di daerah Bali, Bengkulu,Lampung, dan Papua.

@Lada
Daerah – daerah penghasil lada, antara lain berada di daerah DI Aceh,  Jambi, Kalimantan Barat,  Kalimantan Timur , Lampung,  Nusa Tenggara Barat,  Sulawesi Selatan,  Sulawesi Tenggara,  Sumatera Selatan,  Sumatera Utara, dan DI Yogyakarta.

@Tembakau

Biasanya ditanam untuk pembuatn rokok. Berada di daerah tertentu antara lain: Deli, Temanggung, Besuki, Madura, Lombok Timur dan Ponorogo.

@Kacang tanah

Terpusat pada wilayah Pulau Jawa, Sumatera Utara, dan Sulawesi.

TUGAS 4 PEMULIAAN TANAMAN

Nama               : Chici Dwi Purnamasari

NIM                : 115040200111122

Kelas               : H ( Agroekoteknologi )

Soal

1. Cari lembaga- lembaga (dalam atau luar negeri) yang berhubungan dengan koleksi tanaman  menyerbuk sendiri (10 tanaman).

2.  Bentuk koleksi

Jawaban

1.

  • Komisi Nasional Plasma Nutfah
  • IRRI (the International Rice Research Institue), dimana IRRI berkedudukan di Los Banos, Filipina. Lembaga ini mengoleksi dan mengkonservasi tanaman padi.
  •  IPC (The International potato center), berkedudukan di peru. Lembaga ini mengoleksi dan mengkonservasi tanaman kentang.
  • PIS (Plant Introduction Station), berkedudukan di Beltsville Maryland, USA. Lembaga ini mengoleksi tanaman kacang tanah.
  • CIMMYT (Centro Internacional de Mejoramiento de Maize y Trigo- the international maize and wheat improvement center), berkedudukan di El Batan Meksiko. Lembaga ini mengoleksi dan mengkonservasi tanaman jagung dan gandum.
  • INIA (Instituto Nacional de Investigaciones Agricolas) di Mexico city.
  • IITA (International Institute of Tropical Agriculture), berkedudukan di Ibadan, Nigeria. Lembaga ini mengoleksi dan mengkonservasi tanaman Hortikultura.
  • INTSOI (International Soybean Institute), berkedudukan di Urban, Illinois. Lembaga ini mengoleksi dan mengkonservasi tanaman kedelai.
  • AVRDC (Asian Vegetable Research and Development Center) berkedudukan di Shanghwa, Taiwan. Lembaga ini merupakan bank plasma nutfah untuk tanaman sayuran termasuk kedelai.
  •  ICRISAT (International crops research Institute for the semi-arid tropics), berkedudukan diHyderabad India. Lembaga ini mempunyai koleksi tanaman kacang tanah, sorghum, dan pearl millet.
  • CIAT (Centro Internacional de Agricolas Tropical – the iinternational center of tropical agriculture) berkedudukan di cali, Columbia. Lembaga ini mempunyai koleksi tanaman ketela pohon dan dry-bean (Phaseolus vulgaris).

 

 

2. Bentuk koleksi dibagi menjadi: Koleksi tanaman, Koleksi biji / bank biji, Koleksi herbarium dan Koleksi plasma nutfah.

a.Koleksi tanaman terdiri dari koleksi kebun dan koleksi green house.

b.Koleksi biji atau Bank biji adalah tempat pengiriman dan peneriman biji baik dari hasil seed exchange maupun hasil dari kebun. Keberadaan biji dalam jumlah sedikit dan terbatas dengan mempertimbangkan pentingnya keberadaan tanaman tersebut.

c.Kolesi herbarium. Herbarium adalah tempat penyimpanan contoh koloeksi spesimen tanaman/tumbuhan yang telah diawetkan dengan cara – cara khusus. Ada dua jenis herbarium, yaitu herbarium kering dan herbarium basah. Herbarium yang baik selalu disertai identitas pengumpul (nama pengumpul atau kolektor dan nomor koleksi) serta dilengkapi keterangan lokasi asal material dan keterangan tumbuhan tersebut dari lapangan.

d.Koleksi plasma nutfah: Usaha pencarian plasma nutfah baru berarti eksplorasi ke tempat-tempat yang secara tradisional menjadi pusat keanekaragaman hayati (atau hutan) atau dengan melakukan pertukaran koleksi. Lembaga-lembaga publik seperti IRRI dan CIMMYT menyediakan koleksi plasma nutfah bagi publik secara bebas bea, namun untuk kepentingan bisnis diatur oleh perjanjian antara pihak-pihak yang terkait.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

TUGAS 5 PEMULIAAN TANAMAN

Nama               : Chici Dwi Purnamasari

NIM                : 115040200111122

Kelas               : H ( Agroekoteknologi )

Soal

  1. Cari gambar morfologi bunga tanaman menyerbuk sendiri (5 tanaman)
    1. Saat anthesis (pecahnya kepala sari) dan masaknya pollen dari setiap tanaman (5 tanaman).
    2. Receptivitas kepala putik dari setiap tanaman (5 tanaman).
    3. Kompabilitas pollen-stigma.
    4. Teknik hibridisasi (1 tanaman).

Jawaban

  1. @  Padi

Saat anthesis                                                                           Masaknya pollen

@ Kakao

Saat anthesis                                                                           Masaknya pollen

@ Gandum

Saat anthesis                                                                       Masaknya pollen

@ Kedelai

Saat anthesis                                                                       Masaknya pollen

@ Vanili

Saat anthesis                                                                       Masaknya pollen

2. Kompabilitas pollen- stigma merupakan kesuburan yang disebabkan kemampuan yang memiliki pollen dan ovule normal dalam membentuk benih. Selain itu, kompabilitas pollen-stigma juga dapat di artikan sebagai kesesuaian antara organ jantan dan betina sehingga penyerbukan yang terjadi dapat diikuti dengan proses pembuahan. Tanaman dikatakan bersifat kompatibel jika terjadi pembuahan setelah penyerbukan. Jadi, pada saat proses penyerbukan dilakukan,  tanaman dapat menghasilkan anakan (individu).

3. Hibridisasi (persilangan) adalah penyerbukan silang antara tetua yang berbeda susunan genetiknya. Pada tanaman menyerbuk sendiri hibridisasi merupakan langkah awal pada program pemuliaan setelah dilakukan pemilihan tetua. Umumnya program pemuliaan tanaman menyerbuk sendiri dimulai dengan menyilangkan dua tetua homozigot yang berbeda genotipenya. Hibridisasi pada padi adalah:

Langkah teknik hibridisasi adalah sebagai berikut.

 

  1. 1.      Kastrasi

 

Kastrasi adalah proses membuka mahkota bunga dan membuang serbuk sarinya sebelum terjadi penyerbukan sendiri. Kastrasi dilakukan sehari sebelum penyerbukan, kastrasi bertujuan agar tidak terjadi persilangan sendiri.

Kastrasi dilakukan sehari sebelum penyerbukan agar putik menjadi masak sempurna saat penyerbukan sehingga keberhasilan penyilangan lebih tinggi. Setiap bunga (spikelet) terdapat enam benang sari. Dua kepala putik yang menyerupai rambut tidak boleh rusak sehingga perlu hati-hati dalam melakukan kastrasi. Bunga pada malai yang akan dikastrasi dijarangkan hingga tinggal 15-50 bunga. Sepertiga bagian bunga dipotong miring menggunakan gunting kemudian benang sari diambil dengan alat penyedot vacuum pump. Bunga yang telah bersih dari benang sari ditutup dengan glacine bag agar tidak terserbuki oleh tepung sari yang tidak dikehendaki. Waktu yang baik untuk melakukan kastrasi adalah setelah pukul 3.00 sore. Stadia bunga yang baik untuk dikastrasi adalah pada saat ujung benang sari berada pada pertengahan bunga. Stadia demikian, benang sari akan mekar dalam 1-2 hari.

 

  1. 2.      Emaskulasi

 

Emaskulasi  adalah  kegiatan  membuang  alat  kelamin  jantan  (stamen)  pada tetua betina, dengan tujuan agar tidak terjadi penyerbukan sendiri. Emaskulasi terutama dilakukan  pada  tanaman  berumah  satu  yang  hermaprodit  dan  fertil. Cara  emaskulasi tergantung pada morfologi bunganya. Emaskulasi dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu :

 

a.    Cara Mekanis

Kepala sari yang mengandung serbuk sari diambil dari bunga dengan menggunakan alat penjepit atau pinset. Pengambilan kepala sari dilakukan sebelum kotak sari terbuka dan serbuk sari luruh.

b.   Cara Fisik

Cara ini biasanya dilakukan dengan menggunakan suhu panas. Perlakuan dengan cara ini telah berhasil dilakukan pada tanaman padi, sorghum, dan beberapa jenis rerumputan. Air panas dengan suhu 45-480 C digunakan untuk mencelupkan bunga selama 3 sampai 10 menit, tergantung kepada jenis tanaman. Suhu dingin di bawah titik beku dapat digunakan untuk menonaktifkan serbuksari tanpa harus melakukan emaskulasi.

 

c.    Cara Kimia

Cara ini dilakukan dengan menggunakan etil-alkohol 57 %. Bunga dicelupkan selama 10 menit agar serbuksarinya mati. Cara ini sulit dilakukan pada bunga sempurna karena akan mempengaruhi daya hidup kepala putik.

 

  1. 3.      Penyerbukan

 

Penyerbukan merupakan proses jatuhnya pollen grain ke stigma secara alamiah maupun dengan bantuan manusia. Pemasakan tepung sari pada hibridisasi dapat dipercepat dengan meningkatkan suhu ruangan dalam proses penyerbukan, Suhu ruangan sekitar 32 oC dengan kelembapan udara 80%. Bunga jantan diambil dari lapangan sekitar pukul 09.00 pagi kemudian disimpan dalam bak plastik yang disiapkan di ruang persilangan. Penyerbukan dilakukan setelah kepala sari membuka. Bunga betina yang sudah dikastrasi dibuka tutupnya kemudian bunga jantan diletakkan di atasnya. Bunga digoyang-goyang hingga tepung sari jatuh dan menempel pada kepala putik. Bak plastik tempat menyimpan bunga disusun sedemikian rupa sehingga mudah dalam pengambilan bunga saat penyerbukan. Penyerbukan dapat dilakukan pada pukul 10.00-13.00.

 

  1. 4.      Isolasi dan Pemeliharaan

 

Proses setelah penyerbukan adalah isolasi dan pemeliharaan. Bunga yang sudah diserbuki segera ditutup dengan kantong kertas transparan atau glacine bag. Tanaman hasil penyerbukan dipelihara di rumah kaca sampai biji hasil persilangan masak. Hasil persilangan setelah 3-4 minggu, malai dipanen kemudian dikeringkan dengan cara dijemur atau dioven. Biji yang sudah kering dirontok kemudian dimasukkan ke dalam kantong kertas dan dicatat dalam buku persilangan.

 

5.Pelabelan

 

Malai dipasang etiket yang mencantumkan tanggal silang, nama tetua, jumlah malai yang disilangkan, dan dapat juga dicantumkan nama yang menyilangkan. Penulisan identitas sangat penting untuk legitimasi genotip baru yang dihasilkan.

 

 

 

TUGAS 6 PEMULIAAN TANAMAN

Nama               : Chici Dwi Purnamasari

NIM                : 115040200111122

Kelas               : H ( Agroekoteknologi )

Soal

  1. Perbedaan seleksi massa dan seleksi galur

Jawaban

1.@Seleksi galur merupakan penyerbukan sendiri dari tanaman tunggal dimana apabila di asumsikan sebagai sebuah populasi maka populasi akan seragam karena sudah homozigot atau tanaman yang digunakan adalah tanaman homozigot agar memperoleh individu homozigot pula serta pemilihan indivudu berdasarkan fenotipe tanaman.

#Kekurangan dari seleksi galur adalah:

1. Seleksi galur dapat untuk mendapatkan varietas baru namun tidak semua tanaman bisa.

2. Tak ada kemungkinan memperbaharui sifat karakteristik yang baru secara genetis.

3. Varietas yang dihasilkan bersifat homosigot, oleh karena itu kurang beradaptasi diberbagai macam kondisi ( sifat adaptasinya tak begitu luas ).

#Keuntungan / kebaikan dari galur :

1. Produksi tanaman yang dihasilkan seragam baik genotipe maupun fenotipe.

2. Mudah di identifikasi.

3. Hasil produksinya lebih tinggi daripada seleksi massa.

2.@ Seleksi massa

Hampir sama dengan seleksi massa pada tanaman menyerbuk sendiri, perbedaan antara seleksi massa pada tanaman menyerbuk bersilang dan tanaman menyerbuk sendiri adalah pemilihan individu dengan fenotipe yang diinginkan pada tanaman menyerbuk silang dilakukan pada populasi tanaman yang teracak (random). Tujuan diadakannya seleksi massa yaitu untuk memperbaiki sifat-sifat dalam varietas lokal yang merupakan campuran antara genotipe dan fenotipe yang seragam. Selain itu, seleksi massa dapat menghasilkan populasi tahan dan tidak tahan.

# Kekurangan:

1. Tanaman yang dipilih mungkin tidak homosigot dan akan segregrasi pada generasi berikutnya.

2. Hanya berguna untuk sifat – sifat dengan hertabilitas tinggi.

3. Lebih efektif untuk sifat – sifat yang terlihat sebelum pembuangan dari sifat – sifat yang terlihat setelah pembuangan.

4. Lebih sulit untuk memberikan tanda pengenal diri dari program seleksi benih.

# Kelebihan:

  1. Mampu menghasilkan varietas yang dapat beradaptasi luas karena lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan  yang beragam.

 

  1. Memberikan kestabilan hasil walaupun pada kondisi alam yang beragam.

 

  1. Lebih dapat bertahan terhadap serangan suatu penyakit.

Gambaran pelaksanaannya adalah: (a) mula-mula dari suatu populasi dipilih individu-individu yang punya sifat yang diinginkan, (b) pada waktu panen hasil panen tanaman terpilih dipakai sebagai bahan pertanaman berikutnya, (c) pada pertanaman berikutnya akan terjadi pengacakan lagi, kemudian proses pemilihan terjadi lagi hingga beberapa generasi sampai hasil yang diinginkan tercapai.

Contoh tanaman kedelai, gandum, tembakau telah berhasil dengan menggunakan seleksi massa.

 

 

 

 

 

 

 

 

TUGAS 7 PEMULIAAN TANAMAN

Nama               : Chici Dwi Purnamasari

NIM                : 115040200111122

Kelas               : H ( Agroekoteknologi )

Soal

  1. Apa persamaan metode seleksi pedigree dan bulk.
  2. Apa perbedaan antara seleksi pedigree dan bulk.

Jawaban

  1. Persamaan keduanya yaitu sama-sama melakukan hibridisasi selain itu, keduanya digunakan pada hasil persilangan.
  2. Perbedaan:

@ Seleksi Pedigree

  1. Di ketahui deret keturunannya atau silsilah (asal-usul).
  2. Seleksi dilakukan pada famili terbaik, barisan terbaik dan tanaman terbaik.
  3. Seleksi dilakukan pada F2.
  4. Seleksi dilakukan setiap generasi sehingga tanaman tidak terlalu banyak.

@ Seleksi Bulk

  1. Membentuk galur homozigot dari populasi bersegregasi melalui selfing.
  2. Beberapa generasi tidak dlakukan seleksi.
  3. Adanya seleksi alami.
  4. Generasi puncak dan homozigot merupakan generasi ke-8.
  5. Seleksi biasanya dilakukan pada generasi F5 & F6.
  6. Dilakukan pada karakter yanh heribilitasnya rendah.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>