Home > Consumer Behaviour > Tugas 4 : Consumer Behaviour

Tugas 4 : Consumer Behaviour

March 27th, 2012

Tugas 4

Nama : Cerlienia Juwita

Nim : 0910220069

Kelas : BB

Mata  Kuliah : Perilaku Konsumen

Dosen : Pak Nanang Suryadi

1.     Beberapa Tipe Kepribadian Seseorang

Kepribadian adalah keseluruhan cara di mana seorang individu bereaksi dan berinteraksi dengan individu lain. Kepribadian paling sering dideskripsikan dalam istilah sifat yang bisa diukur yang ditunjukkan oleh seseorang.

Kepribadian manusia selalu menjadi tema yang menarik untuk dicari tahu. Ini dilakukan untuk mengetahui “seperti apa sesungguhnya kepribadian diri kita ini..”

Berikut adalah beberapa tipe kepribadian seseorang:

1. Perfeksionis
Tipe ini adalah tipe orang yang termotivasi oleh kebutuhan untuk hidup dengan benar, memperbaiki diri sendiri dan orang lain dan menghindari marah.

2. Setia
Tipe ini adalah tipe orang yang penuh pertimbangan, hati-hati, teliti dan akurat. Serius, tenang, stabil namun sensitif. Ramah, perhatian pada perasaan & kebutuhan orang lain, setia, kooperatif, pendengar yang baik. Punya kemampuan mengorganisasi, detail, teliti, sangat bertanggungjawab & bisa diandalkan.

3. Disiplin
Tipe ini adalah tipe orang yang praktis, realistis, berpegang pada fakta, dengan dorongan alamiah untuk bisnis dan mekanistis. Sangat sistematis, procedural dan terencana. Disiplin, on time dan pekerja keras. Konservatif dan cenderung kaku. Tidak tertarik pada subject yang tidak berguna baginya, tapi dapat menyesuaikan diri jika diperlukan. Senang mengorganisir sesuatu. Bisa menjadi administrator yang baik jika mereka ingat untuk memperhatikan perasaan dan perspektif orang lain.

4. Penolong
Tipe ini adalah tipe orang yang dimotivasi oleh kebutuhan untuk dicintai dan dihargai, mengekspresikan perasaan positif pada orang lain, dan menghindari kesan membutuhkan.

5. Bertanggungjawab
Tipe ini adalah tipe orang yang serius, tenang, stabil, damai, tekun teratur, menepati janji, dapat diandalkan & bertanggung jawab. Senang pada fakta, logis, obyektif, praktis & realistis. Menjadi pendengar yang baik, setia, hanya mau berbagi dengan orang dekat. Memegang aturan, standar & prosedur dengan teguh.

6. Meyakinkan
Tipe ini adalah tipe orang yang kreatif, imajinatif, peka, sensitive, loyal. Pada umumnya peduli pada apa kata orang atau apa yang orang lain inginkan dan cenderung melakukan sesuatu dengan memperhatikan perasaan orang lain. Pandai bergaul, meyakinkan, ramah, fun, populer, simpatik. Responsif pada kritik dan pujian. Menyukai variasi dan tantangan baru. Butuh apresiasi dan penerimaan.

7. Pengejar
Prestasi Tipe ini adalah tipe orang yang pengejar prestasi termotivasi oleh kebutuhan untuk menjadi orang yang produktif, meraih kesuksesan, dan terhindar dari kegagalan.

8. Idealis
Tipe ini adalah ipe orang yang sangat perhatian dan peka dengan perasaan orang lain. Penuh dengan antusiasme dan kesetiaan, tapi biasanya hanya untuk orang dekat. Peduli pada banyak hal. Cenderung mengambil terlalu banyak dan menyelesaikan sebagian dan cenderung idealis dan perfeksionis. Berpikir win-win solution, mempercayai dan mengoptimalkan orang lain.

9. Romantis
Tipe ini adalah tipe orang yang romantis termotivasi oleh kebutuhan untuk memahami perasaan diri sendiri serta dipahami orang lain, menemukan makna hidup, dan menghindari citra diri yang biasa-biasa saja.

10. Spontan
Tipe ini adalah tipe orang yang spontan, Aktif, Enerjik, Cekatan, Cepat, Sigap, Antusias, Fun dan penuh variasi. Komunikator, asertif, to the point, ceplas-ceplos, berkarisma, punya interpersonal skill yang baik. Baik dalam pemecahan masalah langsung di tempat. Mampu menghadapi masalah, konflik dan kritik. Tidak khawatir, menikmati apapun yang terjadi. Cenderung untuk menyukai sesuatu yang mekanistis, kegiatan bersama dan olahraga. Mudah beradaptasi, toleran, pada umumnya konservatif tentang nilai-nilai. Tidak suka penjelasan terlalu panjang. Paling baik dalam hal-hal nyata yang dapat dilakukan.

11. Pengamat
Tipe ini adalah tipe orang yang termotivasi oleh kebutuhan untuk mengetahui segala sesuatu dan alam semesta, merasa cukup dengan diri sendiri dan menjaga jarak, serta menghindari kesan bodoh atau tidak memiliki jawaban.

12. Murah Hati
Tipe ini adalah tipe orang yang outgoing, easygoing, mudah berteman, bersahabat, sangat sosial, ramah, hangat, & menyenangkan. Optimis, ceria, antusias, fun, menghibur, suka menjadi perhatian. Punya interpersonal skill yang baik, murah hati, mudah simpatik dan mengenali perasaan orang lain. Menghindari konflik dan menjaga keharmonisan suatu hubungan. Mengetahui apa yang terjadi di sekelilingnya dan ikut serta dalam kegiatan tersebut.

13. Pencemas
Tipe ini adalah tipe orang yang termotivasi oleh kebutuhan untuk mendapatkan persetujuan, merasa diperhatikan, dan terhindar dari kesan pemberontak.

14. Optimis
Tipe ini adalah tipe orang yang ramah, hangat, enerjik, optimis, antusias, semangat tinggi, fun. Imaginatif, penuh ide, kreatif, inovatif. Mampu beradaptasi dengan beragam situasi dan perubahan. Pandai berkomunikasi, senang bersosialisasi & membawa suasana positif. Mudah membaca perasaan dan kebutuhan orang lain.

15. Petualang
Tipe ini adalah tipe orang yang termotivasi oleh kebutuhan untuk merasa bahagia serta merencanakan hal-hal menyenangkan, memberi sumbangsih pada dunia, dan terhindar dari derita dan dukacita.

16. Kreatif
Tipe ini adalah tipe orang yang gesit, kreatif, inovatif, cerdik, logis, baik dalam banyak hal. Banyak bicara dan punya kemampuan debat yang baik. Bisa berargumentasi untuk senang-senang saja tanpa merasa bersalah. Fleksibel. Punya banyak cara untuk memecahkan masalah dan tantangan. Kurang konsisten. Cenderung untuk melakukan hal baru yang menarik hati setelah melakukan sesuatu yang lain. Punya keinginan kuat untuk mengembangkan diri.

17. Pejuang
Tipe ini adalah tipe orang yang termotivasi oleh kebutuhan untuk dapat mengandalkan diri sendiri, kuat, memberi pengaruh pada dunia, dan terhindar dari kesan lemah.

18. Harmonis
Tipe ini adalah tipe orang yang hangat, banyak bicara, populer, dilahirkan untuk bekerjasama, suportif dan anggota kelompok yang aktif. Membutuhkan keseimbangan dan baik dalam menciptakan harmoni. Selalu melakukan sesuatu yang manis bagi orang lain. Kerja dengan baik dalam situasi yang mendukung dan memujinya. Santai, easy going, sederhana, tidak berfikir panjang. Teliti dan rajin merawat apa yang ia miliki.

19. Pendiam
Tipe ini adalah tipe orang yang dimotivasi oleh kebutuhan untuk menjaga kedamaian, menyatu dengan orang lain dan menghindari konflik.

20. Pragmatis
Tipe ini adalah tipe orang yang tenang, pendiam, cenderung kaku, dingin, hati-hati, penuh pertimbangan, logis, rasional, kritis, obyektif, mampu mengesampingkan perasaan. Mampu menghadapi perubahan mendadak dengan cepat dan tenang. Percaya diri, tegas dan mampu menghadapi perbedaan maupun kritik. Mampu menganalisa, mengorganisir, & mendelegasikan. Problem solver yang baik terutama untuk masalah teknis & keadaan mendadak.

21. Artistik
Tipe ini adalah tipe orang yang berpikiran simpel & praktis, fleksibel, sensitif, ramah, tidak menonjolkan diri, rendah hati pada kemampuannya. Menghindari konflik, tidak memaksakan pendapat atau nilai-nilainya pada orang lain. Biasanya tidak mau memimpin tetapi menjadi pengikut dan pelaksana yang setia. Seringkali santai menyelesaikan sesuatu, karena sangat menikmati apa yang terjadi saat ini. Menunjukkan perhatian lebih banyak melalui tindakan dibandingkan kata-kata.

22. Reflektif
Tipe ini adalah tipe orang yang perhatian, empati, sensitif & berkomitmen terhadap sebuah hubungan. Sukses karena ketekunan, originalitas dan keinginan kuat untuk melakukan apa saja yang diperlukan termasuk memberikan yg terbaik dalam pekerjaan. Idealis, perfeksionis, memegang teguh prinsip. Visioner, penuh ide, kreatif, suka merenung dan inspiring. Biasanya diikuti dan dihormati karena kejelasan visi serta dedikasi pada hal-hal baik.

23. Independen
Tipe ini adalah tipe orang yang visioner, punya perencanaan praktis, & biasanya memiliki ide-ide original serta dorongan kuat untuk mencapainya, mandiri dan percaya diri. Punya kemampuan analisa yang bagus serta menyederhanakan sesuatu yang rumit dan abstrak menjadi sesuatu yang praktis, mudah difahami & dipraktekkan. Skeptis, kritis, logis, menentukan (determinatif) dan kadang keras kepala. Punya keinginan untuk berkembang serta selalu ingin lebih maju dari orang lain. Kritik & konflik tidak menjadi masalah berarti.

24. Konseptual
Tipe ini adalah tipe orang yang sangat menghargai intelektualitas dan pengetahuan. Menikmati hal-hal teoritis dan ilmiah. Senang memecahkan masalah dengan logika dan analisa. Diam dan menahan diri. Lebih suka bekerja sendiri dan cenderung kritis, skeptis, mudah curiga dan pesimis. Tidak suka memimpin dan bisa menjadi pengikut yang tidak banyak menuntut dan cenderung memiliki minat yang jelas.

25. Pemimpin Alami
Tipe ini adalah tipe orang yang tegas, asertif, to the point, jujur terus terang, obyektif, kritis, & punya standard tinggi. Dominan, kuat kemauannya, perfeksionis dan kompetitif. Tangguh, disiplin, dan sangat menghargai komitmen. Cenderung menutupi perasaan dan menyembunyikan kelemahan. Berkarisma, komunikasi baik, mampu menggerakkan orang. Berbakat pemimpin.

2.     Beberapa Teori tentang Kepribadian

Macam-macam Teori Psikologi Kepribadian :

1. Piaget Tahapan Pengembangan Kognitif
Teori Jean Piaget tentang  perkembangan kognitif tetap salah satu yang paling sering dikutip dalam psikologi, meskipun menjadi subjek kritik yang cukup. Sementara banyak aspek teori tidak teruji oleh waktu, namun ide intinya tetap penting hari ini: anak-anak berpikir berbeda daripada orang dewasa. Pelajari lebih lanjut tentang teori Piaget terobosan dan kontribusi penting dibuat untuk pemahaman kita tentang pengembangan kepribadian.

2. Freud Tahapan Pembangunan Psikoseksual 
Selain menjadi salah satu terbaik tahu pemikir di bidang pengembangan kepribadian, Sigmund Freud tetap salah satu yang paling kontroversial. Pada tahap teori terkenal tentang perkembangan psikoseksual, Freud menyarankan bahwa kepribadian berkembang secara bertahap yang berkaitan dengan zona erotis tertentu. Kegagalan untuk berhasil menyelesaikan tahap ini, ia menyarankan, akan menyebabkan masalah kepribadian di masa dewasa.

3. Freud Struktural Model Kepribadian 
Konsep Freud tentang id, ego dan superego telah menjadi terkenal dalam budaya populer, meski kurangnya dukungan dan skeptisisme besar dari banyak peneliti. Menurut Freud, tiga unsur dari kepribadian-yang dikenal sebagai id, ego, dan superego-bekerja sama untuk menciptakan perilaku manusia yang kompleks.

4. Erikson Tahapan Pembangunan Psikososial 
Teori Erik Erikson tentang delapan tahap perkembangan manusia adalah salah satu teori terbaik yang dikenal dalam psikologi. Sementara teori didasarkan pada tahapan Freud tentang perkembangan psikoseksual, Erikson memilih untuk fokus pada pentingnya hubungan sosial pada pengembangan kepribadian. Teori ini juga melampaui masa kanak-kanak untuk melihat perkembangan di seluruh umur.

Seringkali kita mendengar uraian dari psikolog bahwa kepribadian seseorang terbentuk karena lingkungannya. Bila lingkungan kurang baik seorang anak yang tinggal sejak kecil hingga remaja bisa terpengaruh oleh lingkungan tersebut. Jika lingkungan alim, bisa jadi si anak akan jadi anak yang shaleh. Ini hanya sekedar gambaran bagaimana kepribadian tumbuh karena lingkungan dan proses pendewasaan seseorang. Akan tetapi, ada seorang Psikolog yang berbeda dari pandangan di atas. Dia adalah Taylor Hartman Ph.D., si penulis buku “The Color Code” yang cukup terkenal itu, setidaknya di dunia psikologi.
Menurut Taylor Hartman, kepribadian adalah bawaan sejak lahir. Setiap anak lahir dengan rangkaian sifat-sifat kepribadian yang unik. Tanyakanlah pada perempuan mana saja yang sudah melahirkan dua anak atau lebih, dan ia akan membenarkan kenyataan bahwa ketika masih berada dalam kandungan anak-anaknya menunjukkan tanda-tanda perbedaan dalam perilaku mereka.

Ada yang “menuntut” lebih banyak ruang gerak, menggigit tali plasenta, dan menolak menerima beraneka makanan yang dipilih ibu. Lainnya dia dengan tenang, senang tidak perlu membereskan tempat tidur atau memasak makanan dan berpikir,”Hei, mungkin aku bisa menumpang dua elas bulan dalam perut ibu ini!”  Setiap orang tahu bahwa tidak ada dua sidik jari yang sama. Bagaimana mungkin kita percaya bahwa kepribadian manusia kurang individual dari sidik jari?  Ada psikolog yang berteori bahwa kepribadian seorang anak belum terbentuk sepenuhnya sampai umur lima tahun. Lainnya melangkah lebih jauh, mereka berkata kepribadian berkembang perlahan-lahan melalui proses seumur hidup penemuan dan pendewasaan.

Dalam hal ini, Taylor Hartman ia tidak sependapat. “Saya kira ketika beberapa kolega saya menggunakan kata kepribadian, maksud mereka sebenarnya adalah “sejarah pribadi”.  “Saya percaya bahwa setiap kepribadian sudah lengkap saat pembuahan dan berada dalam jiwa setiap anak. Itu sudah hadir bersama dengan berbagai sifat yang diturunkan secara genetic, seperti warna rambut dan golongan darah, walaupun kepribadian itu sendiri tidak diwarisi dari orangtua seseorang. Juga tidak dibentuk oleh lingkungan. Ilmuwan belum menemukan semua factor yang menentukan komposisi kita sebelum lahir. Tetapi ini tidak perlu mencegah kita memakai apa yang sudah kita ketahui untuk memperbaiki diri kita dan hubungannya,” kata Hartman. Menurutnya, ” Kepribadian yang sudah ada di dalam kandungan, akan mendapat kesempatan tumbuh setelah lahir.

3.     Beberapa Artikel tentang Kepribadian itu berpengaruh atau tidak

Artikel 1 : Self Development And How To Be A Winner in Life dapat dilihat pada http://www.1888articles.com/self-development-and-how-to-be-a-winner-in-life-0126451.html

“Didalam artikel ini menunjukkan bahwa pengembangan diri dan kepribadian dapat menjadikan seseorang  sebagai pemenang dalam hidup. Hal ini menunjukkan bahwa kepribadian diri mempengaruhi  kehidupan seseorang.”

Artikel 2 : The Powers of a Positive Attitude dapat dilihat pada http://www.1888articles.com/the-powers-of-a-positive-attitude-0130086.html

“Didalam artikel ini menunjukkan bahwa kepribadian  yang positif dapat menjadi sebuah kekuatan bagi seseorang   dalam hidup. Hal ini menunjukkan bahwa kepribadian diri mempengaruhi  kekuatan dalam diri seseorang.”

 

Artikel 3 : Spiritual Growth and Development dapat dilihat pada http://www.1888articles.com/spiritual-growth-and-development-0138251.html

“Didalam artikel ini menunjukkan bahwa kepribadian  spiritual juga dapat mempengaruhi pertumbuhan seseorang  didalam hidupnya. Hal ini menunjukkan bahwa kepribadian diri mempengaruhi  pertumbuhan seseorang.”

 

Artikel 4 : Self Confidence Affirmations dapat dilihat pada http://www.1888articles.com/self-confidence-affirmations-0137964.html

“Didalam artikel ini menunjukkan bahwa kepercayaan diri merupakn kepribadian yang  dapat menjadikan seseorang  sebagai seseorang yang lebih maju dan tegas. Hal ini menunjukkan bahwa kepribadian diri mempengaruhi  kepercayaan diri  seseorang terhadap kehidupannya.”

 

Artikel 5 : The Problem Mentality Syndrome dapat dilihat pada http://www.1888articles.com/the-problem-mentality-syndrome-0148464.html

“Didalam artikel ini menunjukkan bahwa kepribadian dapat mempengaruhi mentalitas seseorang  dalam menghadapi masalah didalam hidupnya. Hal ini menunjukkan bahwa kepribadian diri mempengaruhi  mentalitas bertahan seseorang terhadap masalah yang terjadi dalam hidupnya.”

 

atau……

Jurnal 1 : Person perception and the evaluation of Aboriginal topical art: How to change stereotypes

Knud S. Larsen (Oregan State University) dapat dilihat pada 

http://www.sbp-journal.com/index.php/sbp/article/view/252

“berisikan tentang pengaruh kepribadian seseorang terhadap penilaian akan seni dan bagaimana cara mengubah stereotip seseorang”

Jurnal 2 : Gender differences in performance on the Stroop Test

Khader Baroun, PhD (Kuwait University, Kuwait), Bader Mohammed Alansari, PhD ( Kuwait University, Kuwait) dapat dilihat pada http://www.sbp-journal.com/index.php/sbp/article/view/1477

“berisikan tentang perbedaan gender mempengaruhi kepribadian dan tindakan serta kinerja seseorang”

Jurnal 3 : Confounding variables within “referral controls” for children with histories of sexual stimulation by adults: Implications for erroneous attributions from “childhood sexual abuse”

Michael A. Persinger, PhD (Laurentian University, Sudbury, Ontario, Canada) dapat dilihat pada http://www.sbp-journal.com/index.php/sbp/article/view/1736

“berisikan tentang penyimpangan yang dilakukan oleh orang dewasa dapat mempengaruhi pertumbuhan kepribadian seorang anak, dalam jurnal ini penyimpangan tersebut diidentifikasi sebagai pelecehan seksual yang dapat mempengaruhi kepribadiaan seorang anak dikemudian hari”

Jurnal 4 : Taiwan Chinese managers’ personality: is Confucian influence on the wane?

Amy Lai Yu Wonga*Graham H. Shawb & David K.C. Ngpages 1108-1123 dapat dilihat pada http://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1080/09585191003783546

“berisikan tentang kepribadian para manajer China dalam konteks Taiwan,terbentuk oleh tradisi Cina, telah dimoderasi sebagai tanggapan terhadap pengalaman karir mereka, bagi mereka kepribadian dapat dimoderasimelalui reformasi ekonomi. Selain itu jurnal ini juga membahas tentang penilaian mereka tentang  seberapa jauh kepribadian mereka masih dibentuk oleh nilai-nilai Konfusianisme yang sudah sangat mempengaruhi tradisi Cina,dan seberapa jauh ia telah mengalami perubahan yang telah terjadi melalui modernisasi dan reformasi ekonomi.”

Jurnal 5 : Personality traits, affective commitment, documentation of knowledge, and knowledge sharing

Birgit RenzlbTodd MooradiancGeorg von Kroghd & Julia Muellerpages 296-310 dapat dilihat pada http://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1080/09585192.2011.540156

“berisikan tentang sifat kepribadian yaitu Keramahan dan kesadaran, untuk berbagi pengetahuan melalui komitmen afektif dan dokumentasi pengetahuan mempengaruhi komitmen afektif individu untuk organisasi baik komitmen afektif dan kesadaran memprediksi dokumentasi pengetahuan dan komitmen afektif dan dokumentasi berbagi pengetahuan mempengaruhi pengetahuan. Hal ini membuktikan bahwa kepribadiaan seseorang berpengaruh terhadap perkembangan individu itu sendiri dan lingkungannya.”

Consumer Behaviour , ,