Home > Consumer Behaviour > Tugas 3 Consumer Behaviour

Tugas 3 Consumer Behaviour

March 21st, 2012

Dikerjakan oleh : Cerlienia Juwita

Nim : 0910220069

Kelas : BB

Dosen : Pak Nanang Suryadi 

Mata Kuliah : Perilaku Konsumen 

 

1. IKLAN POCARI SWEAT Versi SEPEDA

[youtube]http://www.youtube.com/watch?v=PBUjDus3MDA[/youtube]

Dahsyatnya iklan pocari sweat. Ini yang saya rasakan semenjak Iklan ini diputar kerap membuat saya memalingkan mata. Bahkan menjadi pembicaraan hangat di beberapa situs jejaring sosial. Iklan ini terasa ringan, santai dan “mengena”. Mari kita lihat kenapa iklan pocari sweat saya katakan dahsyat :

1. Intensitas : sering, karena  iklan ini kerap muncul dan menurut saya sering sekali muncul. Saking seringnya iklan ini diputar sehingga menjadi pembicaraan di berbagai media sosial. Setidaknya target untuk menarik perhatian konsumen melalui intensitas iklan tercapai.

 

2. Trend : tampaknya pihak pocari melihat peluang dibalik trend sepeda fixie yang sedang mewabah di Indonesia. Pemanfaatan trend sepeda dikombinasikan dengan keunggulan produknya dinilai tepat oleh konsumen. Trend fixie yang bertujuan untuk hidup sehat dan memiliki tujuan untuk  dikombinasikan dengan manfaat produk pocari.

3. Jingle : jingle merupakan background lagu yang digunakan untuk mengidentifikasi suatu produk dalam iklan televisi. Tidak jarang produk yang sukses karena jingle mereka disukai oleh masyarakat. Nah, iklan pocari kali ini membawa jingle yang dilantunkan denan bahasa jepang. Jingle dalam iklan ini seolah menggambarkan secara tidak langsung bahwa pocari itu berasal dari negara jepang. Dan tidak sedikit masyarakat yang mengira iklan pocari ini diambil di negara jepang padahal iklan ini diambil di Cape Town Afrika Selatan.  Dan yang paling penting, jingle ini enak didengar serta langsung mengingatkan kita akan produk  pocari.

 

4. Motivasi :  kekuatan terakhir yang saya identifikasi dari iklan ini adalah bahwa pocari menggambarkan para konsumennya sebagai generasi yang cantik, berenergi serta stylish. Walaupun tidak tersirat secara langsung, namun iklan ini memperlihatkan bahwa iklan wanita cantik itu minum pocari. Dan sebagai tambahan info, semua model iklan ini berasal dari Indonesia. Tidak ada yang menyangka karena hampir semua konsumen berpikir ini adalah iklan impor.

Demikian kekuatan sebuah iklan. Iklan yang baik mengkombinasikan trend, motivasi dan intensitas untuk menjaring konsumennya. Namun yang perlu digaris bawahi adalah bahwa salah satu tujuan iklan jaman sekarang adalah menjadikan iklan tersebut bahan perbincangan di situs jejaring sosial karena itu akan menjadi media promosi gratis untuk mereka.

* teori yang mendukung :

Teori yang melandasi – Teori McIntosh dan Murphy

Dilihat dari motivasi seseorang untuk melakukan kegiatan leisure, McIntosh dan Murphy (dalam Pitana:2005), mengelompokkannya kedalam empat kelompok, yang terdiri dari: (1)Physical Motivation: Orang-orang “mereka” yang terdorong ber-leisure oleh karena alasan fisik; relaksasi, kesehatan, kenyamanan, olahraga, santai dan sebagainya. (2)Cultural Motivation: Mereka Ingin mengenang dan mengenal budaya lain, mereka seolah-olah akan berada di dunia lain dalam kontek waktu atau zaman. (3)Social Motivation: Mereka termotivasi oleh kegiatan sosial seperti mengunjungi keluarga di kampung “pulang kampung” mengunjungi teman, atau bahkan menjenguk orang sakit. (4)Fantasy Motivation: Mereka yang berusaha mewujudkan sesuatu yang telah atau sedang mereka hayalkan, berusaha lepas dari rutinitas kesehariannya.

 

2. IKLAN PANTENE Nature Care

[youtube]http://www.youtube.com/watch?v=fLnfO9dyHRA[/youtube]

Iklan ini bercerita tentang  seorang wanita yang mengeluh pada dirinya tentang rambutnya yang kusam lalu ia mencoba menggunakan produk baru pantene yang berasal dari bahan-bahan alam dan ia merasakan perbedaannya, rambutnya menjadi mengembang dan berkilau sehat. Didalam iklan ini motivasi yang ingin disampaikan pada konsumen adalah agar para wanita yang memiliki rambut kusam dan kasar dapat mempertimbangkan untuk memakai produk terbaru pantene ini, sehingga banyak wanita yang menggunakan shampoo ini sehingga produk semakin laris.

* teori yang mendukung adalah teori insting yaitu teori yang berpendapat bahwa tindakan merupakan refleks dan instingtif yang dirasakan oleh seseorang. Tidak semua tingkah laku dapat direncanakan sebelumnya dan dapat dikontrol oleh pikiran, terkadang ide muncul begitu saja.

 

3. IKLAN LUX Magic Spell – Luna

[youtube]http://www.youtube.com/watch?v=YyFkK_yAfFU[/youtube]

 

Iklan ini menggambarkan tentang :

“ Luna si gadis biasa, lincah alami, rambut lurus, memakai baju panjang tertutup. Ringkas cerita Luna menemukan batu berwarna ungu yang ternyata sebuah sabun Lux. Setelah Luna mandi memakai sabun Lux tampilan Luna berubah. Dandanan mencolok, rambut keriting seksi, baju dengan dada superrendah, rok mini, dan berjalan dengan berlenggak-lenggok. Luna wanita biasa menjadi pusat perhatian laki-laki dan membuat seorang kakek hampir terkena serangan jantung bahkan hewan jantan seperti beruang dan tupai terpesona melihat kecantikan Luna.”

Motivasi yang ingin disampaikan iklan ini terhadap konsumen adalah wewangian sabun Lux dapat membuat orang yang biasa saja terlihat cantik dan membuat semua mata memandang, hal ini dibuat untuk mempengaruhi dan mempersuai para wanita agar mau membeli produk Lux tersebut.

*teori yang mendukukung adalah Teori Motivasi Dua-faktor Herzberg: Menurut Herzberg, motivasi seorang melakukan kegiatan atau tindakan adalah usaha untuk mencapai tingkat kepuasaan (faktor motivasi) atau untuk menekan rasa ketidak puasan.

 

 

Secara umum :

Motivasi konsumen terhadap suatu barang
MOTIVASI.
Motivasi adalah dorongan internal untuk melakukan tindakan sesuatu sebagai usaha pemenuh kebutuhan. Di dalam kehidupan ini manusia perlu memenuhi kebutuhan, di antaranya kebutuhan fisik psikis dan hasrat. Oleh karena itu kita harus mempunyai motivasi dalam hidup ini agar tercapai semua hal yang kita inginkan. Menurut sumber yang kami dapat .teori motivasi paling di kenal adalah teori kognitif tentang kebutuhan manusia dari abraham H.Maslow(1973) dan Herzberg.
Dimana masing masing teori tersebut di jelaskan sebagai berikut.
Teori motivasi kebutuhan maslow: Motivasi kegiatan seseorang adalah usaha untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan pribadi yang bertingkat-tingkat.yaitu kebutuhan fisik, keamana,sosialisai,penghargaan dan jati diri.pemenuhan kebutuhan tersebut di lakukan secara progresif
Teori Motivasi Dua-faktor Herzberg: Menurut Herzberg, motivasi seorang melakukan kegiatan atau tindakan adalah usaha untuk mencapai tingkat kepuasaan (faktor motivasi) atau untuk menekan rasa ketidak puasan.
Menurut teori di atas dapat di simpulkan bahwa banyak perilaku pembelian terhadap keputusan konsumen yang berbeda-beda.
Di dalam membahas motivasi konsumen terhadap suatu barang . kita perlu mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pembelian, diantaranya adalah faktor budaya,factor social,dan factor pribadi. hal ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah motivasi konsumen terhadap suatu barang yang akan di gunakan. Berikut adalah penjelasanya.
1.Faktor budaya memiliki pengaruh yang luas dan mendalam terhadap perilaku pembelian konsumen, karena budaya adalah penentu keinginan dan perilaku yang paling mendasar.
2.Faktor social adalah segi tambahan atas faktor budaya perilaku seorang konsumen di pengaruhi oleh faktor-faktor social seperti keluarga sertyperan dan status.
3.faktor pribadi. Keputusan pembeli juga di pengaruhi oleh karakteristi pribadi. Karakteristik tersebut adalah usia dan tahap siklus hidup,pekerjaan, keadaan ekonomi ,gaya hidup, serta kepribadian dan konsep diri pembeli.

 

Consumer Behaviour ,