Happy Graduation Part 2

Finally, yesterday December 7, 2013 I graduated the same father became rector of the sala of the 17 best of 1000 participants, thank God struggle after four years of college.

First time SNMPTN not take this course and not sanctioned no intention to be the best, just want to point out to my father that I had a passion in this field. Alhamdulillah intentions and hard work paid off,

DSC06849

PENYAKIT : Epistaksis

Etiologi:

Epistaksis adalah pendarahan melalui hidung yang dapat berasal dari rongga hidung, sinus paranasal, atao nasofaring. Epistaksis hanyalah gejala bukan penyakit. Pendarahan bisa menetes atau mengucur lewat hidung bisa lewat nasofaring. Berdasarkan lokasinya epistaksis dapat dibagi atas beberapa jenis, yaitu:

  1. Epistaksis anterior (depan): berasal dari bagian anterior hidung dengan asal perdarahan berasal dari pleksus Kiesselbach. Perdarahan biasanya ringan, dan dapat berhenti sendiri . Kebanyakan terjadi pada usia yang lebih muda.
  2. Epistaksis posterior (belakang): berasal dari rongga hidung posterior dengan asal perdarahan berasal dari pleksus Woodruff’s. Perdarahan biasanya lebih hebat dan jarang dapat berhenti sendiri. Biasanya terjadi pada usia yang lebih tua dan bersifat lebih parah.

Causa Epistaxis antara lain : Trauma, Neoplasia, Infeksi Mikroorganisme (Bakteri, jamur, parasit), Benda Asing/Corpora Aliena pada Cavum Nasal, Dental disease, Penyakit/ Kelainan Darah, Trombositopenia, Hiperviskositas

Diagnosa :

  • Pemeriksaan tekanan darah dan kondisi pernafasannya.
  • Pengamatan pada daerah kepala, terutama pada bagian oral dan nasal untuk mempermudah pemeriksaan ini sebaiknya dilakukan dengan
  • Pemeriksaan laboratorium

Penanganan :

  • Dikompres dengan es batu dan ditekan pada bagian nasal. Perlakuan ini akan memicu kontriksi pada pembuluh darah sehingga  aliran darah menurun dan membantu proses pembekuan darah.
  • Pemberian  Adrenaline (e.x :  epinephrine) pada hidung untuk  mengontrol perdarahan dan membuat hewan lebih tenang.
  • Setelah perdarahan bisa dihentikan bersihkan hidung dari sisa darah  yang menggumpal.
  • Istirahatkan, sampai kondisi hewan pulih kembali. Jangan dipaksa  untuk melalukan exercise sementara waktu.