KEBIDANAN : Degenerasi Testis

DEGENERASI TESTIS

 Pengertian

Suatu keadaan pada testis menjadi lebih kecil dari ukuran normal sebelumnya serta memiliki konsistensi yang keras

Testis normal –> kenyal dan lenting –> spermatogenesis yang baik

Degenerasi testis –> Testis yang fibrous terasa keras dan tidak lenting

 

Faktor Genetik (Konginental)

adalah suatu sifat yang berasal dari induk maupun pejantan yang menurun kepada anaknya dimana manifestasinya pada alat kelamin –> kemajiran

 

Kelainan anatomi alat kelamin yang menurun disebabkan :

Kelainan sex kromosom

Kelainan 1 gene resesif pada autosom

 

Gangguan reproduksi dapat diketahui :

Awal reproduksi

Umur tua

Setelah menghasikan keturunan

 

 

Faktor non genetik à kelainan anatomi

Seperti pemberian obat berulang-ulang

– Ampicillin

– Chloramphenicol

– Talidomid

– Obat cacing : Mebendazol

Deficiensi vit.E

Kekurangan testosteron

 

Penyebab

  • Kelebihan berat badan pejantan sehingga mengakibatkan menurunkan libido
  • lemak berlebih pada skrotum
  • penebalan kulit misalnya pada kasus kudisan mampu meningkatkan temperatur daerah skrotum
  • Gigitan serangga
  • Penyakit umum bersifat lokal (cacingan) seperti penyakit cacing haemonchiasis  pada domba dan kambing
  • Keracunan bahan kimiawi misal molibdinum, arsen, dll
  • Kekurangan pakan termasuk vitamin A
  • Gangguan hormonal
  • Stress karena suhu yang tinggi

 

Pemeriksaan Klinik umum :

Pemeriksaan kondisi tubuh

Pemeriksaan temperamen

Pemeriksaan sistema respirasi

Pemeriksaan sistema gastrointestinal

 

Prognosa Ringan

Perubahan air mani dengan peningkatan jumlah air mani yang abnormal

Terpisahnya kepala sel mani dari ekornya

Terbentuknya tenunan fibrosis pada testis

Pada awalnya testis membengkak dan konsistensinya lunak selanjutnya testis akan mengalami pengecilan dan pengerasan

 

Prognosa Berat

Jumlah sel mani sangat sedikit dan kebanyakan terdiri dari sel mani yang telah mati serta bentuk sel yang tidak teratur seperti berbentuk kapal.

 

Pengobatan

  • Pada degenerasi masih awal, pengobatan di dasarkan pada penyebabnya.
  • Bila kurang makan à diberi ransum yang berkualitas tinggi dan mudah dicerna
  • Gangguan hormonal à diberi suntikan hormon gonadotropin seperti FSH atau PMSG dan LH atau HCG
  • Penyakit umum atau cacing à diobati menurut macam penyakitnya
  • Bila masih ringan dan segera diadakan diagnosa dan penanggulangan maka dapat diperpendek khususnya bila hewan jantan dapat dipelihara dengan kondisi optimum dengan pakan, kandang dan pemeliharaan yang baik serta istirahat yang cukup