Objek Wisata Di Blitar : Wisata Water Park Sumber Udel Kota Blitar

Kota blitar merupakan sebuah kota yang terletak di bagian selatan Propinsi, Jawa Timur. Kota ini terletak sekitar 167 km sebelah selatan Kota surabaya atau sekitar 75 km dari kota malang. Secara geografis, kota blitar berada di kaki gunung kelud dengan ketinggian tempat sekitar 156 mdpl dan terletak garis lintang selatan 8 ° 06’0” dan garis bujur timur 112 ° 09’0”.

Sebagai kota yang memiliki  catatan sejarah dan budaya, sehingga kota blitar bagian dari cagar budaya atas kekayaan peninggalan sejarah (candi) serta keberadaan makam bung karno yang membuat kota ini semakin populer di berbagai belahan nusantara. Dengan berbagai banyak catatan sejarah dan budaya, kota blitar semakin meningkatkan bergaining position untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah yang lebih maju atas kekayaan yang ada. Berangkat dari sini, sektor yang “laku” untuk dikembangkan sebagai sumber devisa daerah kota blitar ialah sektor pariwisata yang bagus untuk dikembangkan secara tepat. Karena menilik nilai historis dari kota blitar sebagai salah satu tempat perjuangan para pahlawan bangsa, maka kondisi tersebut dimungkinkan menjadi sebuah inspirasi untuk pengembangan kemajuan kota untuk tumbuh dan mewarnai pembangunan daerah. Adapun sumber daya alam yang berpotensi yang bisa dijadikan kekuatan sektor pariwisata, misalnya salah satunya taman wisata water park sumber udel, yang dulunya merupakan sumber air yang digunkan sebagai tempat pemandian tradisional.

Objek wisata water park Sumber Udel yang memiliki luas lahan 1 ha ini terletak di pinggiran kota Blitar, Jawa Timur dekat dengan makam Bung karno dan stadion Blitar, tepatnya terletak di Jl. Kali Brantas, Kel. Bendo atau sekitar 100 M dari Stadion blitar. Water Park Sumber udel merupakan objek wisata taman air yang disajikan secara lengkap dengan beberapa aneka permainan air yang bisa dinikmati oleh pengunjung baik anak-anak maupun kalangan dewasa. Pemandian (taman air)sumber udel dulunya merupakan sebuah sumber pemandian tradisional yang  dimanfaatkan untuk masyarakat sekitar kota blitar. Karena pemandian ini memiliki sumber mata air yang sudah ada sejak tahun 1938. Kemudian taman air ini dilakukan renovasi selama kurang lebih satu setengah tahun dan pada tanggal 10 Oktober 2007 wisata taman air ini diresmikan oleh Walikota Blitar. Secara kepemilikan objek wisata tersebut dipegang oleh pemerintah kota Blitar sebagai aset daerah dan untuk unit pengelolaannya diserahkan kepada pihak swasta, lebih tepatnya oleh PT Indrako (sun city group) yang secara keseluruhan pelaksana teknis operasional maupun administrasinya diambil kendali.

Melihat kebutuhan rekreasi disekitar wilayah selatan Propinsi Jawa Timur, wisata water park Sumber Udel merupakan objek taman air yang termegah se-eks Karisidenan Kediri, mejadikan objek wisata ini masih dijadikan kunjungan wisata (rekreasi) favorit dengan penawaran yang murah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta dilihat dari lokasinya sangat strategik yakni berada di jalur arteri Kediri-Blitar serta aksesbilitas water park Sumber Udel yang strategis dan rindang berada di tengah kota blitar dengan posisi berada 100 m dari stadion Kota Blitar, 500 m dari Makam Bung karno, 1 Km dari stasiun Kota blitar, 500 m dari alun-alun blitar dengan jam operasional 06.30 hingga 18.00, hari selasa libur. Daya dukung lokasi-lokasi strategik untuk menuju objek wisata water park Sumber Udel tersebut merupakan keuntungan yang tinggi atas eksistensi wisata tersebut. Terkait dengan retribusi masuk ke dalam wisata water park ini sangat murah, yakni Rp. 10.000 untuk dewasa (hari libur atau Rp. 7.500 (hari biasa) dan Rp. 5000 untuk anak-anak, harga tersebut sangat sesuai dengan dapat dijangkau oleh pengunjung. Dari data statistik pengunjung ke wisata water park Sumber Udel pada tahun 2011 ini, khususnya di awal tahun bulan januari mencapai 8000 pengunjung, dan hari-hari biasa dibulan berikutnya mencapai 1000 pengunjung. Hal ini disebabkan karena, ada waktu penting “good moment” yakni liburan Tahun Baru, dan saya akses data pengunjung dari  Drs. Kasmiadi, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika Dan Pariwisata (Kominfopar) Daerah kota Blitar pada tahun 2008 yakni  total pengunjung mencapai kisaran 1500-3000 orang perhari ketika musim lebaran (Hari Raya Idul Fitri).

Terlepas dari itu, wisata water park ini menawarkan berbagai fasilitas yang disajikan untuk memenuhi kebutuhan rekreasi masyarakat secara umum di atas lahan seluas 1 ha ini, tentunya konsep pembangunan objek wisata water park ini membutuhkan desain atau tata letak beberapa fasilitas yang didominasi oleh blok-blok kolam renang, mengingat konsep yang dikembangkan secara sengaja yakni taman air (water park). Secara fisik, nampak sekali bahwa blok-blok kolam renang adalah space atau ruang utama untuk menuangkan ekspresi rekreasinya. Fasilitas wisata waterpark di dukung  dengan beberapa blok kolam dengan kedalaman 1 m serta dilengkapi dengan gentong raksasa memberikan sensasi berenang bagai sungai yang berarus. Dimana pengunjung bisa terasa berenang dan terapung mengikuti arus kolam. Salah satu permainan menarik dan menyenangkan yakni suasana hujan buatan yang sengaja dibuat oleh pengelola water park disekitar air mancur atau selasar anak bila melewati kolam anak dan  kedalaman kolam anak ini sekitar 30-60 cm

Dan juga tersedia kolam olimpic yakni kolam unggulan water park  satu-satunya yang memiliki kolam kejuaraan dengan standart nasional yang lengkap  serta tempat duduk para penonton.

Dan diposisikan juga dekat dengan kolam bermain anak, berdiri panggung gembira untuk menyuguhkan lagu-lagu untuk menghibur para pengunjung, khususnya dihari tertentu atau hari libur.

Suasana di dalam Water Park kelihatan hijau, segar dan rindang yang ditambah adanya banyak tumbuh pohon-pohon beringin yang rimbun dengan akar gantungnya yang menjuntai hingga ke tanah. Kondisi tersebut memberikan nilai tambah dari keberadaan blok kolam renang di bawahnya, jika dilihat secara sekilas nampak ada keterkaitan yang erat yakni seakan-akan sumber air itu berada disekitar pohon besar dan air nya digunakan untuk pemandiaan.

Desain lansekap taman rekreasi water park Sumber Udel berbasis taman air, jadi konsep taman air merupakan prioritas rancangannya. Karena dilihat keuntungan besarnya yakni ketersediaan air melimpah, artinya kemungkinan kekurangan air sangat kecil karena adanya sumber air tersebut. Untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung water park, pihak pengelola memberikan tambahan falitas untuk variasi atau dikombinasikan dengan air, misalnya air mancur, patung-patung ikan dan hewan lainnya serta taman kecil yang tertata dengan apik. Tujuan dari desain tersebut yakni pusat perhatian keramaian pengunjung serta memberikan suasana yang ceria untuk wahana-wahana  disekitarnya, sehingga daya tarik terhadap pengunjung langsung terarahkan pada blok kolam renang tersebut. Fasilitas pendukung lainnya yakni kamar mandi, mushola, taman bermain serta food court juga bagian dari komponen standar taman rekreasi tersebut terlepas dari kondisi fisik yang ada. Model penataan taman bunga atau rumput hanya ter-cover sedikit, karena space di dalam water park tersebut di alokasikan untuk blok kolam renang. Dan jika melihat model dari desain pembangunan  dua blok kolam tersebut bisa di artikan untuk daya tarik pengunjung agar nampak unik (estetik) atau dimungkinkan dari kondisi lahan yang bergelombang atau tidak rata. Sehingga desain model blok kolam renang berbentuk melingkar memberikan space yang panjang, namun tidak luas. Tetapi dari segi kenyamanan, pengunjung diberikan suguhan desain yang estetik dan dikombinasikan dengan desain taman/lansekap di sekelilingnya (seperti kanal). Dan berbeda pula pada bentuk blok kolam renang yang  kotak, dari perbedaan desain bentuk blok kolam tersebut yakni berorientasi pada kegunaan atau fungsi kolam renang selain untuk pemandian umum, misalnya untuk kompetisi kejuaraan renang.

Secara umum, sebuah taman rekreasi didesain atau dimodifikasi untuk menyediakan fasilitas yang bersifat multifungsi selain rekreasi, yakni fungsi ekologis, hidrologis, estetika dan kesehatan. Berfungsi secara hidrologis artinya  penyerapan air dan dapat mereduksi potensi banjir, keberadaan pepohonan melalui perakarannya yang dalam mampu meresapkan air ke dalam tanah, sehingga pasokan air dalam tanah (water saving) semakin meningkat dan jumlah aliran limpasan air juga berkurang yang akan mengurangi terjadinya banjir; berfungsi secara ekologis artinya sebagai penjaga kualitas lingkungan serta  sebagai filter berbagai gas pencemar dan debu, pengikat karbon, pengatur iklim mikro. Pepohonan yang  rimbun, dan rindang, yang terus-menerus menyerap dan mengolah gas karbondioksida (CO2), sulfur oksida (SO2), ozon (O3), nitrogendioksida (NO2), karbon monoksida (CO), dan timbal (Pb) yang merupakan 80 persen pencemar udara kota, menjadi oksigen segar yang siap dihirup warga setiap saat; berfungsi secara kesehatan ialah keberadaan pohon sebagai produsen oksigen yang belum tergantikan fungsinya. Peran pepohonan yang tidak dapat digantikan yang lain adalah berkaitan dengan penyediaan oksigen bagi kehidupan manusia; dan berfungsi untuk estetik artinya terpeliharanya dan tertatanya taman yang berbasis water park dengan kombinasi lansekap (taman rumput atau bunga) dengan baik akan meningkatkan kebersihan dan keindahan lingkungan, sehingga akan memiliki nilai estetika. Bahkan taman yang indah dapat mempunyai daya tarik dan nilai jual bagi pengunjung atau wisatawan.

Taman rekreasi water park Sumber Udel yakni objek wisata berbasis taman air dapat dikategorikan sebagai objek wisata yang memenuhi standar dan syarat taman rekreasi, karena kelengkapan fasilitas serta sarana dan prasarana ada untuk mendukung kebelangsungan aktivitas manusia untuk menuangkan waktu rekreasinya. Sehingga capaian kenyamanan, kepuasan baik dari lokasinya maupun pengelolanya dalam melayani pengunjung dapat terintergrasi serta keamanan jiwa maupun benda-benda berharga lainnya adalah jawaban dari keinginan pengujung atau wisatawan yang datang.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

By: Cak haqi (achmad Baihaqi)