1.       Apa Taman Kota Itu?

Menurut Lauria, taman adalah sebidang lahan berpagar yang digunakan untuk mendapatkan kesenangan, kegembiraan, dan kenyamanan. Terdapat dua tipe taman berdasarkan ada tidaknya kegiatan / aktivitas di dalamnya taman tersebut, yaitu:

  • Taman aktif adalah taman yang di dalamnya di bangun suatu kegiatan pemakai taman, sehingga pemakai taman secara aktif menggunakan fasilitas di dalamnya.
  • Taman pasif adalah taman yang di bentuk agar dapat dinikmati keindahan visualnya, sebagai aksentuasi untuk menarik perhatian, dan karena kerindangannya, tetapi tanpa mengadakan aktifitas di dalamnya, seperti taman yang berada di pertigaan, di perempatan, taman meredian di perkotaan dan lainnya.

Dari pengertian taman secara umum diatas taman kota dapat kita katakan merupakan bentuk ruang terbuka hijau yang banyak dibentuk oleh beberapa macam elemen antara lain elemen vegetasi, seperti tanaman dan elemen keras, seperti kolam dan lain-lain. Ruang terbuka hijau tersebut digunakan oleh masyarakat untuk melakukan berbagai macam aktivitas mulai rekreasi, olah raga maupun aktivitas yang bersifat pasif. Seiring dengan banyaknya alih guna lahan terbuka yang berubah fungsi menjadi pemukiman atau pemanfaatan lain di daerah kota, maka kebutuhan akan ruang terbuk juga semakin tinggi. Taman kota hendaknya memudahkan kita untuk melakukan aktivitas yang dapat memberikan kita kesenangan tanpa harus dibatasi.

Berdasarkan rancangannya taman kota terbagi atas :

  • Taman Alami (Natural).

Taman alami atau natural adalah suatu taman yang dirancang untuk memberikan kesan alami atau menyatu dengan alam. Taman alami sudah terbentuk sebelumnya, namun dalam penataannya disesuaikan dengan kondisi lahan kota, misalnya hutan kota, taman pengarah jalan, taman alami yang tumbuh dalam kota, dan sebagainya.

  • Taman Buatan (Artificial)

Taman buatan atau artificial merupakan sebuah taman yang elemenelemennya lebih banyak didominasi dengan elemen buatan manusia. Taman artificialdirancang untuk menyeimbangkan kondisi kota dan taman kota, antaralain bermanfaat untuk mengendalikan suhu, panas sinar matahari, pengendali angin, memperbaiki kualitas udara, untuk sarana bermain, rekreasi, memberikan kesenangan, kegembiraan, kenyamanan, sebagai pembatas fisik, pengontrol pandangan, dan lain sebagainya.

Untuk mencapai tujuan dari penyediaan taman kota, terdapat standar taman kota yang harus dipenuhi. Standar ini dimaksudkan agar taman kota tersebut benar-benar memberikan manfaat yang sebenarnya baik untuk manusia, lingkungan kota, dan makluk hidup lain (seperti tanaman dan hewan). Standar taman kota berdasarkan fungsinya:

a)      Standar Fungsi sosial :

Fungsi sosial dari taman kota antara lain :

  • sebagai tempat melakukan aktifitas bersama
  • sebagai tempat komunikasi sosial;
  • sebagai tempat peralihan dan menunggu;
  • sebagai tempat bermain dan olah raga;
  • sebagai sarana olah raga dan rekreasi;
  • sarana penghubung antara tempat satu dengan tempat lainnya;
  • pembatas diantara massa bangunan;
  • sarana penelitian dan pendidikan serta penyuluhan bagi masyarakat untuk membentuk kesadaran lingkungan hidup; sarana untuk menciptakan kebersihan, kesehatan, keserasian, dan keindahan lingkungan.

b) Standar fungsi ekologis

Fungsi ekologis dari taman kota antara lain :

  • Sarana Kesehatan (Higienis)

Taman kota sangat berguna sekali karena unsur utama taman adalah tanaman, yang dalam proses fotosintesis akan mengeluarkan O2, O2 dipergunakan oleh makhuk hidup dengan bantuan sinar matahari.

  • Pengaturan Iklim (Klimatologis)

Taman dapat melindungi manusia dari panas matahari dan tekanan suhu panas serta peneduh. Taman mampu menyerap panas dari atmosfer yang dekat dengan permukaan tanah disekitar tanaman, sehingga daerah disekitarnya menjadi nyaman.

  • Perlindungan (Protektif)

Taman dapat melindungi manusia dari angin kencang, panas sinar matahari, serta mempunyai sifat melindungi dari asap-asap kendaraan dan gas-gas dari buangan industri dan gas beracun mengambang di udara, melalui proses kimiawi zat hijau daun dapat mengubah CO2 menjadi O2 juga gasgas lainnya seperti zat lemas (N) dan (S). memelihar ekosistem tertentu dan perlindungan plasma nuftah;

  • Pengaturan Persediaan Air Tanah (Hidrologis)

Taman pada pertamanan kota bermanfaat untuk menyimpan air hujan yang jatuh ke tanah melalui pori-pori tanah, sehingga pada musim kemarau dapat berfungsi atau bermanfaat.

  • Penyeimbang Alam ( Edhapis)

Tanaman dapat memberikan lingkungan hidup bagi makhluk

  • Keindahan (Estetika)

Taman-taman diperkotaan dengan warna yang alami serta tekstur yang bermacam-macam dan perencanaan yang teratur akan menampakkan

keindahan.

  • Kejiwaan (Psikis)

Taman kota dapat membawa dan memberikan suasana sejuk dan tentram, serta damai bagi jiwa manusia.

  • Pendidikan (Edukatif)

Taman dapat menjadi media untuk pendidikan pengetahuan alam, sarana penelitian, pendidikan, dan membentuk kesadaran lingkungan.

  • Pencipta Lingkungan Hidup (Ekologi)

Taman merupakan pengikat yang menyatukan manusia dengan kondisi alam lingkungannya, sehingga antara manusia dengan taman seakan akan saling membutuhkan dalam kehidupan lingkungannya.

  • Sosial-Ekonomi

Taman kota mempunyai pengaruh yang besar dalam kehidupan manusia, karena merupakan tempat rekreasi warga.

Selain standar taman kota berdasarkan fungsi, terdapat juga standar taman kota berdasarkan kota. Menurut perhitungan KTT Bumi di Rio De Jainero, tahun 1995, jumlah taman kota yang ideal adalah 30% dari luas kota.

Menurut Perencanaan Kawasan Perumahan Kota dalam hal ruang terbuka hijau adalah :

a.       Taman untuk 250 penduduk

Setiap 250 penduduk dibutuhkan minimal 1 taman dan sekaligus tempat bermain anak yang luasnya sekurang-kurangnya 250 M2 atau standar = 1M2/p.

b.      Taman untuk 2500 penduduk

Untuk setiap 2.500 penduduk diperlukan sekurang-kurangnya 1 daerah terbuka, disamping daerah-daerah terbuka yang telah ada pada tiap kelompok 2500 penduduk. Daerah terbuka ini sebaiknya berupa taman yang dapat juga digunakan untuk aktifitas olah raga seperti volley, badminton, dan lainnya. Luas area yang diperlukan adalah 1.250 M2 atau standar = 0,5 M2/p.

2.       Taman Tugu Malang

Taman Tugu Kota Malang merupakan salah satu ruang terbuka hijau yang dimiliki oleh warga Malang. Taman Tugu yang terletak di pusat kota Malang (terletak di depan balai kota Malang) ini dimanfaatkan oleh warga malang dan pendatang/pelancong untuk tempat tujuan melepas lelah. Seperti sebutan kota Malang yang terkenal dengan Kota Bunga, Taman Tugu ini dapat mewakili sebutan tersebut karena terdapat berbagai vegetasi atau bunga yang memancarkan keindahannya.

Desain dari Taman Tugu ini berbentuk bulat dan di kelilingi oleh jalan raya. Terdapat 5 jalan masuk untuk menuju ke taman ini. Pengunjung yang membawa kendaraan bermotor dapat meletakan kendaraan di tempat parkir yang telah disediakan di seberang taman. Dengan hanya membayar 1000 saja kendaraan pengunjung akan tetap aman.

Ditengah taman terdapat kolam dan ditengah kolam berdiri kokoh monumen tugu yang mempunyai nilai sejarah. Ada tulisan tentang monumen ini namun saya tidak dapat membacanya karena terlalu kecil dan terletak di bagian pedestal monumen tersebut.  Kolam tersebut berisi air yang tenang dan terdapat tanaman teratai yang berwarna merah putih dimana membuat kesan adem bila kita melihatnya. Pemilihan teratai yang berwarna merah dan putih melambangkan keberanian dan kesucian rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan. Untuk memudahkan kita menikmati keindahan kolam dan beristirahat, di sekeliling kolam terdapat tempat duduk yang menghadap ke kolam tersebut.

Taman Tugu Malang terletak di pusat kota. Lingkungan sekitar taman terdapat berbagai bangunan yang terletak di seberang taman. Taman tersebut antara lain bangunan SMA 1 Malang, Balai Kota Malang, dan beberapa bangunan lainnya. Pada malam hari disekitar taman terdapat penjual makanan dan minuman. Selain bangunan disekitar taman banyak pohon – pohon peneduh yang selain untuk keindahan tetapi juga berfungsi untuk paru-paru kota karena jalan yang melingkari taman ini sangatlah ramai dengan kendaraan bermotor yang melintasi jalan ini.

Pada pagi hari Taman Tugu ini ramai dikunjungi oleh masyarakat Malang yang ingin jogging, bersantai sambil membawa anak-anak, penjual makanan dan orang yang berpacaran. Pada pagi hari udara Malang yang masih sejuk karena masih belum terpolusi oleh kendaraan bermotor membuat nyaman para pengunjung untuk menikmati keindahan Taman Tugu ini. Keindahan Taman dengan warna-warni berbagai tanaman dimanfaatkan warga untuk mengabadikan gambar dengan berfoto-foto.

Tetapi pada siang hari Taman Tugu ini akan terlihat sepi. Hanya ada petugas kebersihan yang sedang menjalankan tugasnya untuk membersihkan taman agar tetap terlihat indah. Apabila kita berkunjung ke taman pada siang hari kita akan merasa kepanasan, karena di tengah-tengah taman tidak ditumbuhi pohon-pohon peneduh. Pohon-pohon peneduh hanya tumbuh di sekeliling taman.

Suasana taman pada malam hari akan terlihat sangat meriah di banding pada pagi dan siang. Pengunjung taman pada malam hari akan disuguhi keindahan taman dengan warna- warni lampu sorot yang dipasang di taman tersebut. Kalangan remaja yang terlihat begitu banyak mengunjungi taman pada malam hari, baik remaja yang berkumpul dengan teman-temannya atau remaja yang lagi dimabuk asmara. Bisa dikatakan pada malam hari taman Tugu ini berubah menjadi taman yang romantis.



OLEH : MUHHAMMAD DWI CAHYO

NIM : 0810440246

KELAS : E

AGRIBISNIS 2008

Source:

http://digilib.unnes.ac.id/gsdl/collect/skripsi/archives/HASH0116/…/doc.pdf

http://oleholehmalang.blogspot.com/2009/…/monumen-tugumalang.html