7 Langkah Mudah Menangani Luka Si Kecil

Terkadang orang tua mengabaikan hal sepele seperti luka kecil yang timbul akibat anak terjatuh. Padahal, ketika anak jatuh dan terluka kita nggak tahu lho kuman, bakteri, atau virus apa yang ada di sekitar dan mengontaminasi bagian tubuh anak saat terluka.

 

7 Langkah Mudah Menangani Luka Si Kecil Ilustrasi anak terluka/ Foto: thinkstock

Berikut tujuh langkah menangani luka pada anak akibat tergores atau terjatuh

1. Hentikan pendarahan
Hentikan pendarahan dengan menekan bagian yang terluka dengan kain bersih yang lembut, selama beberapa menit. Jika terjadi perdarahan, Ayah atau Bunda harus menahan tekanan lebih lama (kadang hingga 15 menit). Namun, jika lukanya kecil, pendarahan seharusnya sudah berhenti dalam beberapa menit karena faktor pembekuan darah yang menutup luka.

2. Hindari sering mengangkat kain
Saat menekan luka dengan kain, hindari terlalu sering mengamati kondisi luka. Sering mengangkat kain bisa menyebabkan pendarahan terjadi lagi.

3. Bersihkan luka

Alirkan air hangat di atas luka selama 5 menit. Kemudian, gunakan sabun untuk membasuh area luka dengan lembut secara menyeluruh.
Jika ada kotoran atau serpihan pada luka, seperti kerikil dari goresan, keluarkan jika bisa dengan kain lembap yang lembut.

4. Pakai obat atau salep antibiotik
Jika perlu atau ada, oles tipis salep antibiotik di sekitar luka untuk membunuh kuman. Namun, pastikan si kecil tidak alergi terhadap kandyngan salep

5. Keringkan area luka
Keringkan area luka perlahan dan tutup dengan kain kasa atau perban lain. Perban membantu mencegah kuman masuk ke luka yang menyebabkan infeksi. Jika perban basah atau kotor, segera ganti.

6. Rajin ganti perban
Setiap hari, lepaskan perban dan basuh luka dengan lembut. Untuk mencegah infeksi dan mengurangi jaringan parut, jangan mencongkel luka atau kulit di sekitar luka. Jika luka terlihat serius atau teterjadi infeksi, cek segera ke dokter.

7. Bawa sikecil ke dokter
Kadang luka atau goresan awalnya tak terlihat seperti masalah besar. Namun, kalau disepelekan dan jadi infeksi bisa bahaya. Segera bawa si kecil ke dokter jika:

– Luka berwarna kemerahan dan meluas
– Keluar nanah berwarna kuning atau kehijauan dari luka
– Muncul garis merah melebar di area luka
– Luka makin bengkak, nyeri saat ditekan, atau menyebabkan anak demam