Archive for March, 2018

12 Tips Merawat Batik

Thursday, March 29th, 2018

Batik memang sedang tren. Namun, bisa jadi belum banyak orang yang mengetahui cara merawat pakaian batik agar warnanya tetap awet. Berikut ini sejumlah cara alternatif merawat batik kesayangan.

1. Saat mencucinya, gunakan sabun pencuci khusus untuk kain batik yang banyak dijual di pasaran.

2. Atau, cuci kain batik dengan shampo rambut. Sebelumnya, larutkan shampo di air sampai tak ada bagian yang mengental. Lalu, celupkan kain batik.

3. Mencuci batik juga bisa dengan menggunakan buah lerak atau daun tanaman dilem yang sudah diredam air hangat. Caranya, remas-remas buah lerak atau daun dilem sampai mengeluarkan busa, lalu tambahkan air secukupnya, dan siap untuk mencuci batik. Aroma buah lerak mampu mencegah munculnya hewan kecil yang bisa merusak kain.

4. Saat mencuci batik, jangan pakai deterjen dan jangan digosok. Jika batik tak terlalu kotor, cukup rendam di air hangat. Tapi jika benar-benar kotor, misalnya terkena noda makanan, bisa dihilangkan dengan sabun mandi atau kulit jeruk. Caranya, cukup dengan mengusapkan sabun mandi atau kulit jeruk di bagian yang kotor tadi.

5. Sebaiknya, jangan mencuci batik dengan mesin cuci.

6. Saat akan menjemurnya, batik yang basah tak perlu diperas. Dan jangan menjemurnya langsung di bawah sinar matahari. Jemurlah di tempat teduh atau diangin-anginkan hingga kering.

7. Saat menjemurnya, tarik bagian tepi batik secara perlahan agar serat yang terlipat kembali ke posisi semula.

8. Jika sudah dijemur, hindari menyetrika batik secara langsung. Jika batik tampak sangat kusut, semprotkan sedikit air di atas kain batik lalu letakan sehelai alas kain di atasnya, baru diseterika.

9. Bila Anda ingin memberi pewangi atau pelembut kain pada batik tulis, jangan semprotkan langsung pada kainnya. Sebaiknya, tutupi dulu batik tulis dengan koran, lalu semprotkan cairan pewangi dan pelembut kain tadi di atas koran.

10. Jangan semprotkan parfum atau minyak wangi langsung ke kain batik, terutama batik sutera dengan pewarna alami.

11. Simpan batik kesayangan Anda dalam plastik agar tak dimakan ngengat. Saat disimpan dalam lemari jangan diberi kapur barus, karena zat padat ini sangat keras dan bisa merusak batik.

12. Cara lain agar batik tak dimakan ngengat, beri sedikit merica yang dibungkus tisu di lemari tempat menyimpan batik. Atau, letakkan akar wangi yang sudah dua kali melalu proses pencelupan dalam air panas dan dijemur hingga kering.

Demikian tips merawat kain batik supaya kain batik anda agar warnanya tetap awet

45 Model Baju Batik Pria Masa Kini

Wednesday, March 21st, 2018

Model Baju Batik Pria Masa Kini – Batik sekarang ini menjadi sebuah kostum yang sangat banyak digunakan oleh pria dalam melengkapi penampilan mereka menjadi lebih menarik dalam berbagai hal. Karena selain sangat mudah ditemukan namun dari sisi harga juga model batik pria jika di bandingkan dengan wanita secara umum hampir lebih murah. Dalam ulasan kali ini kami akan sajikan beberapa contoh desain batik pria terbaik yang bisa kamu jadikan inspirasi dalam berbusana sehingga makin tambah ganteng tentu saja dengan memilih kombinasi bawahan atau celana yang pas apakah menggunakan celana kain atau jeans sampai dengan pemilihan sepatu biasanya fantofel dan sepatu cets adalah opsi terbaik dan populer sampai sekarang.

Untuk kamu yang lebih suka tampil lebih sederhana maka tentu saja bisa mencoba batik pria lengan pendek ini dimana dari sisi warna lengan juga seimbang dengan bawahan yakni sama sama hitam polos dan memang warna polos adalah pilihan banyak orang karena semua atasan akan pas jika di sandingkan dengan warna ini.

Dengan memilih model desain baju batik pria yang modern dan cocok dipakai untuk busana pakaian anda sehari-hari dengan memilih model yang simple dan tidak terlalu ramai motif coraknya. Cari warna batik yang polos atau sesuaikan dengan warna celana yang anda miliki. Dengan memakai baju batik simple akan membuat penampilan menjadi lebih percaya diri dan membuat semakin berwibawa.

Seperti yang sudah admin sajikan diatas, jika dalam memilih kombinasi bawahan juga harus di perhatikan pada umumnya lelaki kebanyakan suka memasangkan batik yang mereka kenakan dengan bawahan celana kain polos misalkan kalian bisa mengambil warna yang netral seperti hitam di padukan dengan fantofel.

Untuk menyempurnakan penampilanmu memang sangat di butuhkan sekali rasa nyaman dalam berbusana entah menggunakan batik atau kemeja, rasa nyaman dalam berpakaian biasanya akan berpengaruh pada harga dan jenis bahan dasar pakaian itu sendiri, maka jangan takut membeli batik 1 atau 2 dengan harga mahal karena akan memberikan nilai dan kesan yang berbeda dalam berpenampilan.

7 Motif Batik Solo yang Dijadikan Oleh-Oleh Sesuai Kebutuhan Teman

Friday, March 9th, 2018

Copyright (C) 1998-2013 Ruby Lane (R)

Seperti yang sudah kita ketahui bersama sobat, Solo merupakan salah satu kabupaten yang terletak di daerah Jawa Tengah. Solo ini merupakan salah satu daerah yang masih masuk ke dalam karasidenan Surakarta, oleh karena itulah Solo ini masih sangat kental atau lekat dengan kebudayan Jawa.
Selain dikenal dengan kekentalan dan identik dengan budaya, maka salah satu yang sangat terkenal dari daerah Solo ini adalah mengenai kesenian Batiknya. Batik Solo tentunya sudah tersebar luar hingga kemanca negara, batik Solo ini juga merupakan salah satu batik yang cukup diminati oleh banyak masyarakat pecinta Batik tersebut. Dan tak jauh berbeda dari batik yang lainnya, maka batik khas dari Solo ini memiliki ciri khas tersendiri yang menjadi salah satu icon dari batik tersebut.

Untuk kamu yang akan berlibur ke Solo, kamu bisa baca makna dari beberapa motif batik ini sebelum kamu membeli batik untuk oleh-oleh agar bisa disesuaikan dengan kebutuhan teman atau kerabat.

1. BATIK MOTIF KAWUNG
Kain batik ini diberi nama batik kawung karena motifnya berbentuk bulat-bulat agak lonjong seperti kawung. Bagi kamu yang belum tahu, kawung adalah sejenis buah kelapa atau yang sering disebut buah kolang-kaling. Motif kawung ini disusun secara geometris dan sejajar seperti bunga teratai dengan empat buah kelopak bunga. Orang Jawa mengartikan bunga teratai sebagai lambang kesucian dan umur panjang.
Zaman dahulu, motif batik ini cuma dipakai oleh karyawan kantoran. Sekarang sudah banyak orang dari berbagai kalangan yang memakai kain batik ini untuk pakain sehari-hari. Kain batik ini cocok sekali jika kamu jadikan oleh-oleh.

2. BATIK MOTIF PARANG
Banyak yang mengatakan motif batik ini adalah salah satu motif batik tertua di Indonesia. Motif parang membentuk seperti susunan huruf S yang saling jalin-menjalin dari tinggi ke rendah dan membentuk garis-garis diagonal. Makanya motif ini diberi nama parang yang berasal dari kata pereng yang berarti lereng. Jalinan motif S yang tak terputus itu melambangkan kesinambungan. Sementara motif huruf S itu sendiri diambil dari ombak yang bagi orang Jawa melambangkan semangat yang nggak pernah surut.
Zaman dahulu, batik parang digunakan prajurit yang akan pergi berperang dengan harapan pulang membawa kemenangan. Sekarang, kamu bisa melihat kain batik parang yang dijadikan berbagai macam baju di mana-mana. Kamu bisa memberikan kain ini untuk oleh-oleh untuk menyemangati temanmu yang sedang berjuang mencapai cita-cita.

3. BATIK MOTIF TRUNTUM
Kata truntum berasal dari istilah teruntum-tuntum, yang berarti tumbuh lagi. Jadi, kain ini melambangkan yang bersemi kembali. Nggak hanya untuk yang berpacaran, tapi juga untuk yang sudah menikah. Selain itu, kata truntum juga memiliki arti penuntun dan pemberi contoh. Yang memakai kain ini biasanya adalah para orangtua saat acara pernikahan anaknya, yang diharapkan bisa menjadi panutan yang baik bagi anaknya.
Kain ini biasanya berwarna dasar hitam. Diatasnya terdapat motif bunga yang bertaburan kecil-kecil menyerupai bunga Melati. Kain dengan motif ini sudah sangat populer di Pulau Jawa, terutama di Solo yang merupakan kota asal kain ini. Sekarang, banyak yang menjadikan kain ini sebagai kemeja atau rok untuk para perempuan. Kain ini cocok sekali jika kamu berikan ke teman atau kerabat perempuanmu yang baru aja bertunangan, atau menikah.

4. BATIK MOTIF SIDOMUKTI
Motif batik Sidomukti juga merupakan motif batik yang sangat populer dan mudah sekali ditemukan karena kepopulerannya. Biasanya digunakan para mempelai pengantin saat acara pernikahan adat Jawa, terutama untuk masyarakat Solo.
Kata Sidomukti berasal dari kata sido, yang berarti jadi dan berkesinambungan terus-menerus, serta dari kata mukti yang berarti kehidupan yang makmur dan sejahtera. Makanya, para pengantin mengenakan kain ini untuk pernikahannya dengan harapan mempunyai kehidupan berumah tangga yang selalu berkecukupan, bahagia, dan sejahtera. Pas sekali kalau kamu memberikan kain ini ke temanmu yang akan segera menikah.

5. BATIK MOTIF SATRIO MANAH
Kain batik motif satrio manah adalah motif kain batik yang cocok untuk prosesi lamaran. Calon mempelai pria dan walinya memakai kain motif ini dengan harapan lamarannya diterima oleh pihak calon mempelai wanita. Soalnya, kain dengan motif ini melambangkan seorang ksatria yang memanah hati seorang wanita. Kain batik ini bisa kamu berikan untuk teman atau kerabatmu yang akan melamar seorang pacar.

6. BATIK MOTIF SEMEN RANTE
Seperti kain satrio manah yang dipakai calon mempelai lelaki saat lamaran, calon mempelai wanita juga mempunyai kain tersendiri untuk dipakai, yaitu kain dengan motif semen rante. Semen berasal dari kata semai atau tumbuh dan rante berasal dari kata rantai. Kata semen melambangkan cinta kedua mempelai yang selalu bersemi. Sedangkan rante melambangkan hati wanita tersebut selamanya sudah terikat dengan calon mempelai pria. Artinya sudah tidak ada lagi kesempatan untuk laki-laki lain.
Sejarahnya, jika calon mempelai wanita menggunakan kain dengan motif ini saat lamaran, berarti lamaran tersebut sudah pasti diterima. Jadi kamu bisa memberikan oleh-oleh kain batik bermotif semen rante untuk teman cewek kamu yang akan dilamar sama kekasihnya.

 

7. BATIK MOTIF SAWAT
Batik motif ini pada zaman dahulu dipakai oleh keluarga kerajaan karena motif ini dianggap sakral. Motif di kain ini berbentuk sayap yang menyerupai burung garuda dan oleh orang-orang Jawa dimaknai sebagai simbol kekuatan dan kekuasaan sang raja. Batik dengan motif ini sering digunakan juga untuk pengantin. Tapi, sekarang banyak juga yang menjadikan kain dengan motif ini untuk kemeja dan jenis baju lainnya. Jadi, kain batik motif sawat bisa kamu jadikan oleh-oleh untuk siapa aja.

Nah, sekarang kamu sudah tahu, kan, mau beli kain batik yang mana untuk oleh-oleh untuk sahabatdan kerabat kamu?