JENIS KECELAKAAN PADA BAYI 6-12 BULAN

Dengan bereksplorasi, anak jadi banyak tahu. Jangan sampai, keingintahuannya terhenti karena ia mengalami “kecelakaan”.

TERSEDAK
Dialami saat bayi tertarik melihat benda-benda kecil berwarna menyolok, kemudian dimasukkan ke mulut.
Lakukan

  1. Keluarkan benda yang membuat tersedak, misalnya kancing. Caranya, telungkupkan tubuh bayi dengan wajah mengarah ke bawah, dengan salah satu tangan Anda menopang rahangnya. Posisikan kepala si kecil lebih rendah dari tubuhnya.
  2. Tepuk-tepuk punggungnya beberapa kali dengan tumit telapak tangan Anda. Lakukan hal yang sama pada kedua tulang belikatnyahingga benda yang menyumbat keluar. Bila tak juga keluar, segera bawa ke dokter.
  3. Hentikan pemberian ASI sementara waktu apabila penyebab si kecil tersedak adalah aliran air susu yang terlalu deras.

Cara Mencegah

  1. Simpan semua jenis benda berukuran kecil di tempat yang tertutup dan jauh dari jangkauan anak.
  2. Bila penyebab bayi Anda tersedak adalah aliran ASI, berikan ASI dengan posisi tubuh berbaring miring atau telentang. Perah sedikit ASI untuk mengurangi derasnya aliran ASI.

TERJATUH
Dapat terjadi pada saat anak mulai belajar berjalan.
Lakukan

  1. Bantu anak berdiri kembali dengan mengangkat atau menggendongnya. Periksa ada atau tidak bagian tubuhnya yang luka atau memar.
  2. Usap-usap bagian yang terbentur untuk mengatasi rasa terkejut. Lakukan hingga ia benar-benar tenang dan berhenti menangis.

Cara Mencegah

  1. Kosongkan area tempat anak belajar berjalan dari benda-benda yang dapat membuatnya tersandung.
  2. Gunakan alas lantai yang aman, seperti karpet atau playmate.

TERJEPIT
Dialami bayi ketika dia merangkak dan menjelajah ke tempat-tempat tersembunyi, seperti di kolong meja atau belakang pintu. Aktivitas ini berisiko jari anak terjepit.
Lakukan

  1. Kompres dengan es yang dibungkus handuk tipis untuk mengurangi bengkak, memar, dan rasa sakit. Berikan obat parasetamol bila lukanya cukup parah, untuk mengurangi rasa sakit akibat pembengkakan.
  2. Bawa anak ke dokter segera jika terluka parah: terjadi pendarahan atau berubah bentuk.

Cara Mencegah
Amankan berbagai benda yang berisiko menyebabkan jari anak terjepit, dengan memasukkannya ke dalam tempat tertutup.

TERTUSUK 
Dialami bayi saat meraih benda-benda baru di sekitarnya untuk ia lihat dan pelajari.
Lakukan

  1. Keluarkan serpihan –misalnya kayu- dari bagian tubuh anak menggunakan pinset yang sudah disterilkan dengan alkohol 70% secara hati-hati. Jika seluruh serpihan masuk ke dalam kulit, tempelkan bagian luka dengan es batu kecil agar terasa kebas, lalu gunakan jarum yang sudah disterilkan dengan alkohol 70% untuk mencongkel serpihan.
  2. Lalu bersihkan bagian yang tertusuk dengan sabun antiseptik dan air bersih yang mengalir, dan oleskan cairan antiseptik untuk mencegah infeksi.

Cara Mencegah
Jauhkan semua benda yang berpotensi dapat melukai si kecil di sekitar area ia bereksplorasi atau bermain.

TERSULUT
Dialami bayi, misalnya, saat ia menyenggol secangkir teh panas ketika sedang merambat atau terkena lelehan cairan lilin yang terjatuh.
Lakukan

  1. Dinginkan luka dengan air yang mengalir selama minimal 10 menit. Jangan kompres dengan es atau mengoleskan mentega/pasta gigi.
  2. Hindari menyentuh luka karena dapat menyebabkan kulit terkelupas dan luka menjadi terbuka sehingga mudah terinfeksi.

Cara Mencegah

  1. Jauhkan semua benda yang berpotensi menimbulkan luka bakar. Misalnya, tidak menyalakan lilin dan meletakkan di tempat yang mudah dijangkau anak.
  2. Tutup semua  lubang stop kontak dengan alat pengaman yang banyak tersedia di pasaran.
  3. Letakkan lampu yang menyala atau benda-benda yang akan menjadi panas ketika dialiri listrik jauh dari jangkauan anak