Archive for February, 2018

Tips Merawat Peralatan Dapur agar Tahan Lama

Monday, February 19th, 2018

 

Semahal apapun jika Anda tidak dapat merawat perabotan dapur hasilnya pasti akan mengganggu pemandangan dan tentunya akan dapur cepat rusak.

Memasak yang menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari kerap kali mendatangkan beberapa keluhan terkait dengan solusi tepat merawat peralatan memasak. Berikut trik merawat perabotan dapur Anda.

  • Agar talenan yang terbuat dari kayu bertahan lama  dan bebas dari sisi potongan sayur / daging, oleskan dengan beberapa tetes minyak.
  • Untuk mencegah peralatan baru anda yang terbuat dari kayu bebas dari bau makanan, rendamlah semalam sebelum digunakan dengan air yang telah diberi cuka putih.
  • Saringan yang terbuat dari metal akan cepat kering dengan cara memanaskannya ke dalam oven selama 2 menit. Gunakan sarung tangan untuk mengambilnya.
  • Gunting dapur yang tumpul akan tajam kembali dengan cara menggunting-gunting amplas.
  • Rebus air yang sudah dibubuhi cuka hingga mendidih di penggorengan yang baru sebelum digunakan. Hal ini mencegah makanan menjadi lengket saat digoreng.
  • Untuk mengecek timbangan akurat atau tidak, timbanglah beberapa jenis macam barang yang sudah pasti beratnya. Pilih barang yang sudah dipak seperti margarine, keju, dan lainnya. Umumnya, di kemasan tertera dengan jelas, berat bersih barang tadi.
  • Bersihkan peralatan makanan yang terbuat dari plastik dengan merendamnya di dalam air yang dicampur baking soda selama 10 menit. Setelah itu, bilas dengan air bersih.
  • Untuk membersihkan peralatan dapur yang terbuat dari aluminium yang telah menjadi hitam, rebuslah + liter air yang matang, campur dengan 2 sendok krim tartar. Rebus selama 10 menit lalu gosok.
  • Taburkan tepung di atas tumpahan minyak atau lemak lalu gosok. Minyak atau lemak akan mudah lepas dan hilang. Tepung dapat meresap minyak dan mencegah pula menjalar ketempat lain. Tapi ingat, jangan coba membersihkan dengan serbet kertas atau kain.
  • Untuk membersihkan parutan sehabis memarut keju, parutlah kentang yang masih mentah. Semua keju yang tersisa dilubang-lubang parutan akan terbawa.
  • Untuk membersihkan perabot dari plastik yang ternoda, rendam di dalam satu galon air hangat yang telah dicampur 1 mangkuk kecil pemutih. Biarkan selama 20 menit, setelah itu ambil dan cucilah dengan bersih. Terakhir, cuci seperti biasa dengan menggunakan sabun pencuci piring dan air hangat.

Selamat Mencoba Tips-tips ini yaa Bun 🙂

Tips Padu Padan Baju Batik untuk Pria

Friday, February 16th, 2018

Baju batik pria merupakan salah satu jenis pakaian yang wajib dimiliki kaum adam khususnya di Indonesia. Membuat padu padan untuk baju batik agar lebih terlihat menarik sebenarnya sangat mudah, asal kita tahu triknya.
Pakaian seperti baju batik bisa dipakai dalam berbagai suasana, baik formal maupun kasual. Contoh saat formal seperti di kampus, kantor, dan acara penting. Sedangkan contoh saat kasual seperti di acara kumpul-kumpul, liburan, dan bersantai.

Tapi, mungkin kadang-kadang ada perasaan minder saat memakai baju batik di muka umum. Untuk itu, kali ini saya akan membagikan tips sederhana agar kamu bisa lebih percaya diri memakai baju batik.

1. Perhatikan Motif & Warna Batik

Perhatikan Motif & Warna Batik Hal pertama yang harus diperhatikan saat memilih dan membeli baju batik pria adalah motif serta warna batiknya. Karena ini adalah dasar dari kegiatan padu padan, sehingga penting bagi kita untuk menyisihkan waktu dalam memilih batik yang pas.
Di Indonesia sendiri, terdapat banyak sekali jenis motif batik dengan warna-warna yang indah. Biasanya, tiap daerah di Indonesia memiliki motif batiknya tersendiri. Hal ini pun membuat motif batik Indonesia lebih beraneka ragam.
Beberapa motif batik populer di Indonesia antara lain “Priyangan” dari Tasikmalaya, “Pring Sedapur” dari Magetan, “Kawung” dari Jawa Tengah, “Parang” dari Jawa, “Simbut” dari Banten, “Mega Mendung” dari Cirebon, “Sogan” dari Solo, dan masih banyak lagi.
Pilihlah motif dan warna batik yang sesuai dengan seleramu. Saya sendiri lebih menyukai motif yang sederhana seperti “Sogan” maupun “Parang”, dan harus mempunyai warna dominan cokelat.

2. Jenis Baju yang Cocok

Jenis Baju batik yang cocok untuk pria umumnya berbentuk kemeja. Namun, seiring perubahan jaman, model baju batik pria kini lebih beragam. Selain kemeja, kita juga bisa menemukan batik dalam bentuk kaos, polo shirt, hingga jaket.
Di antara itu semua, jenis kemeja batik merupakan satu yang wajib dimiliki. Kamu bisa memilih kemeja lengan panjang ataupun lengan pendek.
Selain itu perhatikan juga bahan dari kemeja batiknya. Ada beberapa kemeja yang memiliki bahan rada tebal atau tipis. Untuk acara formal di dalam ruangan ber-AC mungkin bisa memakai bahan rada tebal, sementara untuk acara santai di luar ruangan bisa memakai bahan tipis.

 

3. Memilih Bawahan/Celana

Setelah urusan atasan selesai, sekarang saatnya memilih bawahan yang serasi. Untuk kemeja batik biasanya dipadankan dengan celana panjang formal, celana khaki, atau celana chino.
Kalau ingin terlihat lebih santai, bisa kamu coba memadankan baju batik lengan pendek warna cerah dengan celana jeans atau jogger pants. Kamu bisa mencoba kombinasi ini saat pergi bermain, atau saat bersantai di rumah.

 

 

 

 

 

4. Aksesoris Pelengkap

Kalau pilihan baju oke, celana sudah serasi, sekarang tinggal menambahkan aksesoris sebagai pelengkap gaya kita. Ada banyak sekali jenis aksesoris yang bisa kita gunakan sebagai penambah derajat fashion kita.
Aksesoris umum seperti ikat pinggang, jam tangan, dan sepatu yang keren bisa digunakan untuk melengkapi baju batik pria. Namun jangan terlalu banyak menambahkan aksesoris, secukupnya saja tapi pilih yang punya kualitas terbaik~

Demikianlah tips sederhana dari saya untuk memadupadankan baju batik bagi para pria. Tampil keren itu sebenarnya mudah, karena modal utamanya adalah percaya diri. Semoga tulisan ini bermanfaat.
Untuk koleksi lengkap batik berkualitas premium bisa cek https://www.batikprasetyo.com/