Archives

Tumbuhan Dikotil (Solanum lycopersicum L.)

Tumbuhan Tomat (S. lycopersicum L.)

Nama spesies: Solanum lycopersicum L. (1753), Lycopersicon esculentum Mill. (1768) (Blancard, 2012), Lycopersicon lycopersicum (L.) Karst. (Tindall, 1983)
Nama lokal: Tomat, ranti (Jawa), kemir (Sunda), terong kaluwat (Sumatra), kamantes (Sulawesi) (Dalimartha, 2003)
Deskripsi: Tomat merupakan tumbuhan yang berhabitus berupa herba (herbaceous/herbs) (Jones, 2007 & Tindall, 1983) dan perdu atau semak (Tim Penulis PS, 2009) dimana tanaman ini dikategorikan sebagai tanaman perennial (Jones, 2007), namun dapat juga termasuk tanaman annual (setahun) yang berarti tanaman ini hanya memiliki umur sebanyak satu kali periode panen (Jones, 2007 & Tim Penulis PS, 2009) dengan tinggi pertumbuhan dapat mencapai 2 meter (Tim Penulis PS, 2009 & Tindall, 1983). Akar dari tanaman ini berupa akar tunggang yang memiliki cabang akar yang menjalar ke samping dengan rambut dan serabut akar yang melimpah (Tim Penulis PS, 2009 & Tindall, 1983). Tanaman tomat memiliki batang yang berwarna hijau dengan struktur batang yang cukup kuat walaupun tidak sekuat tanaman tahunan lainnya dimana pada permukaannya terdapat banyak rambut halus dan terdapat kelenjar rambut di antara rambut-rambut tersebut serta pada bagian nodus mengalami penebalan dan kadang-kadang tumbuh akar kecil dan dapat terjadi percabangan batang yang merata pada umumnya (Tim Penulis PS, 2009 & Tindall, 1983). Tindall (1983) menjelaskan bahwa daun tomat memiliki ukuran luas sebesar 15-30 cm x 10-25 cm serta memiliki panjang petiole (tangkai daun) antara 3 – 6 cm dan Tim Penulis PS (2009) juga menjelaskan bahwa daun tomat memiliki bentuk berupa oval dengan tepi yang bergerigi dan tulang daun yang menyirip dengan jumlah daun antara 5 – 7 buah sehingga dikategorikan sebagai daun majemuk ganjil dan susunan dari daun-daun tersebut adalah spiral. Bunga tanaman ini dijelaskan oleh Dalimartha (2003) bahwa bunga tanaman ini termasuk bunga majemuk Tim Penulis PS (2009) juga menjelaskan bahwa bunganya memiliki ukuran yang cukup kecil dengan diameter sebesar 2 cm dengan warna kuning yang terang atau cerah dengan jumlah sepal atau kelopak bunga sebanyak 5 buah dan jumlah petal atau mahkota bunga sebanyak 6 buah dengan masing-masing panjang sekitar 1 cm dimana jumlah stamennya adalah 6 buah dengan kepala benang sari yang berwarna kuning cerah. Tindall (1983) menjelaskan bahwa buah tanaman ini memiliki bentuk yang umumnya bulat dengan diameter antara 2 – 15 cm dengan warna antara kuning, merah, atau oranye dimana buah ini juga berupa beri berdaging dengan jumlah lokulus antara 2 – 9 buah dimana Jones (2007) menyatakan bahwa sebenarnya buah dari tanaman ini adalah beri yang berukuran kecil seperti biji dan hal ini diperkuat oleh Dalimartha (2003) yang menyebut jenis buah tanaman ini adalah buah buni (beri). Biji tanaman ini dijelaskan oleh Tindall (1983) bahwasannya bentuk dari biji tanaman ini menyerupai bentuk buah pir atau juga bisa seperti ginjal dengan jumlah yang banyak pada setiap satu buah dengan warna coklat cerah dan berambut serta ukuran luasnya sebesar 3 – 5 mm x 2 – 4 mm.

                                                                                         (Blancard, 2012)

Gambar 1. Morfologi umum tanaman tomat (S. lycopersicum L.)

 

Habitat & Distribusi: Dalimartha (2003) menjelaskan bahwa tananman tomat memiliki habitat di tempat dengan tanah yang gembur dan subur dimana tidak terkena terik sinar matahari secara langsung dan kondisi kelembapan yang tidak berlebih karena tanaman ini tidak tahan dengan kondisi berupa paparan terik sinar matahari yang berlebih dan kondisi lingkungan yang hujan serta dapat tumbuh di tempat liar di ketinggian antara 1 – 1600 meter di atas permukaan laut dengan kondisi pH, yang disebutkan oleh Tindall (1983), antara 5.8 – 6.8. Dalimartha (2003) menyebut bahwa tanaman tomat awalnya berasal dari daerah Amerika tropis dan mengalami penyebaran atau distribusi dimana Tindall (1983) menjelaskan mengenai distribusinya bahwa tanaman tomat banyak di introduksi ke berbagai wilayah sehingga pada era sekarang, tanaman tomat dapat ditemukan di berbagai wilayah tropis dimana pada awal abad-16, tomat di introduksi di wilayah Eropa dan telah disebar ke wilayah Filipina dan Malaysia pada tahun 1650. Beberapa daerah Malesiana, seperti Indonesia dan Malaysia yang merupakan daerah asia tropis telah banyak daerah lahan untuk perkembangan tanaman tomat pada era saat ini.
Kegunaan/Peran: Tanaman tomat memiliki banyak kegunaan bagi organisme lainnya di ekosistem dimana Dalimartha (2003) menjelaskan bahwa tanaman tomat telah dijadikan sebagai salah satu bahan makanan bagi organisme lain seperti manusia dimana buahnya memiliki khasiat sebagai penambah nafsu makan, pencahar tingkat ringan, dan dapat merangsang pengeluaran enzim lambung yang dapat melancarkan pencernaan dan daunnya juga berguna sebagai penyejuk bagi pengonsumsi dan pada ekosistem, Hidayati & Hermawan (2012) menjelaskan bahwa pada tanaman tomat dapat muncul hama berupa ulat yang mengonsumsi daun tomat yang menjadikan salah satu sumber makanan bagi ulat untuk berkembang menuju fase selanjutnya yang membuat tanaman ini berfungsi sebagai produsen di rantaui makanan.
Klasifikasi (Jones, 2007):

Kingdom          : Plantae

Subkingdom    : Tracheobionia

Divisi                : Magnoliophyta

Kelas                : Magnoliopsida

Subkelas          : Asteridae

Ordo                : Solanales

Famili              : Solanaceae

Genus              : Solanum

Spesies            : Solanum lycopersicum L.

Referensi:

Blancard, D. 2012. Tomato Diseases: Identification, Biology and Control: A Colour Handbook. Edisi kedua. Manson Publising Ltd. London.

Dalimartha, S. 2003. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid 3. Puspa Swara. Depok.

Hidayati, N. & R. Dermawan. 2012. Tomat Unggul. Penebar Swadaya. Depok.

Jones, Jr., J.B. 2007. Tomato Plant Culture: In the Field, Greenhouse, and Home Garden. Edisi kedua. CRC Press. Boca Raton.

Tim Penulis PS. 2009. Budidaya Tanaman Tomat Secara Komersil. Penebar Swadaya. Depok.

Tindall, H.D. 1983. Vegetables in the Tropics. The Macmillan Press Ltd. London.