science minded

Blog mahasiswa Universitas Brawijaya

INSTRUKSI, INTERUPSI DAN PROSES AKSES INSTRUKSI DALAM BAHASA MESIN

INSTRUKSI, INTERUPSI DAN PROSES AKSES INSTRUKSI DALAM BAHASA MESIN

 

 

INSTRUKSI

Program yang ada di memori komputer terdiri dari sederetan instruksi. Setiap instruksi dieksekusi melalui suatu siklus. Setiap siklus instruksi terdiri dari tahap-tahap :

  1. Instruction fetch, yaitu mengambil instruksi dari memori dan mentransfernya ke unit kontrol.
  2. Mengartikan (decode) instruksi dan menentukan apa yang harus dikerjakan serta data apa yang digunakan.
  3. Baca alamat efektif, jika instruksi beralamat indirect.
  4. Proses eksekusi instruksi dengan memilih operasi yang diperlukan dan mengendalikan perpindahan data yang terjadi.
  5. Terdapat register dalam CPU yang berfungsi mengawasi dan menghitung instruksi selanjutnya yaitu Progam Counter.
  6. PC akan menambah satu hitungan setiap kali CPU membaca instruksi
  7. Instruksi-instruksi yang dibaca akan dibuat dalam register instruksi (IR)

 

INTERUPSI

Fungsi interupsi adalah mekanisme penghentian atau pengalihan pengolahan instruksi dalam CPU kepada routine interupsi. Hampir semua modul (memori dan I/O) memiliki mekanisme yang dapat menginterupsi kerja CPU.

Tujuan interupsi secara umum untuk manajemen pengeksekusian routine instruksi agar efektif dan efisien antar CPU dan modul-modul I/O maupun memori.

Setiap komponen komputer dapat menjalankan tugasnya secara bersamaan, tetapi kendali terletak  pada  CPU  dan  kecepatan  eksekusi  masing-masing modul berbeda  sehingga  dengan adanya fungsi interupsi dapat sebagai sinkronisasi kerja antar modul.

Dalam CPU terdapat sinyal-sinyal interupsi sebagai berikut :

  • Program. Interupsi yang dibangkitkan dengan beberapa kondisi yang terjadi pada hasil eksekusi program, contoh : aritmatika overflow, pembagian nol, operasi
  • Timer. Interupsi yang dibangkitkan pewaktuan dalam prosesor. Sinyal ini memungkinkan sistem operasi menjalankan fungsi tertentu secara reguler
  • I/O. Sinyal interupsi yang dibangkitkan oleh modul I/O sehubungan pemberitahuan kondisi error dan penyelesaian suatu operasi.
  • Hardware failure. Interupsi yang dibangkitkan oleh kegagalan daya atau kesalahan paritas memori.

 

 

PROSES AKSES INSTRUKSI

proses akses instruksi

Tahap 1

PC(progam counter) berisi alamat 300 untuk instruksi pertama. Instruksi yang berada di alamat 300 dimuatkan ke IR (Instruction Register).Tentunya proses ini melibatkan penggunaan MAR (Memory Address Register) dan MBR (Memory Buffer Register)

Tahap 2

Instruksi  dalam  IR  :  untuk  4  bit  pertama  menunjukkan opcode,  bit  berikutnya  yaitu  12  bit menunjukkan alamat. Jadi instruksi 1940 maksudnya 1 = opcode 0001 = isi AC dari memori alamat 940.

Tahap 3

PC bertambah nilainya dan insruksi berikutnya diambil yaitu alamat 301 dan dimasukan di dalam IR.

Tahap 4

Instruksi dalam IR yaitu 5941 maksudnya 5=opcode 0101=tambahakan AC dengan isi memori alamat 941 dan hasilnya disimpan dalam AC.

Tahap 5

PC bertambah nilainya dan instruksi berikutnya diambil yaitu di alamat 302 dan dimasukkan di dalam IR.

Tahap 6

Instruksi dalam IR yaitu 2941 maksudnya 2 = opcode 0010 = isi AC disimpan di memori alamat 941.

 

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.