RSS Feed
  1. Internet Positif

    December 2, 2019 by Bagus Andrean Nurdin

    Mengenal Pengertian Positif Internet

    Mengenal internet positif dari suatu situs yang berguna untuk memindahkan situs web tertentu, situs yang diblokir karena terkait memiliki konten yang tidak layak untuk dibagikan kepada masyarakat umum.

    Situs web gratis yang dirilis oleh internet positif adalah situs web yang berisi konten-konten negatif, seperti berita hoax, berisi SARA, dan yang berbahaya khusus untuk yang masih mengandung panjang konten yang dibutuhkan pornografi.

    Pemblokiran terhadap situs situs tertentu berguna dalam hal positif yaitu untuk membantah kunjungan terhap situs yang tidak layak tersebut. Dengan demikian memiliki manfaat agar media pada jaringan internet dapat digunakan dengan lebih banyak bijak lagi dan melindungi anak bangsa Indonesia dari segala hal yang berkaitan dengan konten negatif.

    Dalam mengenal internet positif sebenarnya juga sudah diterapkan dinegara Indonesia oleh pemerintah Indonesia. Hal ini juga karena semakin banyaknya situs web yang dianggap ilegal mulai tersebar diindonesia. Melalui internet yang positif, situs yang diblokir ini akan dialihkan ke situs yang memuat media informasi atau berita yang lebih positif atau lebih bermanfaat.

    Berikut ini adalah tampilan situs yang terredirect ke halaman Internet Positif.

    Dari Kapan Internet Positif mulai Diberlakukan?

    Pada awalnya istilah internet positif berasal dari Trust + Positif, pada tanggal 17 juli 2014 saat diluncurkannya situs web  trustpositif.kominfo.go.id . Diberlakukan secara publik oleh Menteri Komunikasi dan Informasi atau Kominfo. Semenjak diberlakukan hal ini semua situs web yang berisi konten yang negatif atau situs web yang terdaftar ilegal akan digiring ke situs web yang lebih sehat dan aman. Nah untuk saat ini orang mengenal istilah internet positif yang diberlakukan oleh pemerintah.

    <img class = “i-amphtml-intrinsic-sizer” style = “lebar maks: 100%; tampilan: blok! penting;” role = “presentation” src = “data :; base64,” alt = “” aria-hidden = “true” /> Satu hal yang diperlukan terkait internet yang positif yang merupakan situs web yang disediakan oleh Telkom atau Telkomsel, situs yang kemudian diakses oleh PT. . MetraNet yang juga merupakan bagian dari perusahaan Telkom. Secara singkat, mengenal internet positif adalah salah satu dari kebijakan pemerintahan dalam hal mengendalikan berbagai macam konten negatif dari situs dijaringan internet khusus diindonesia.

    Bagaimana Cara Kerja dari Internet Positif?

    Untuk cara kerja dari internet positif adalah dengan menutup atau memindahkan semua akses ke semua situs web yang masuk ke daftar blacklist atau mengumpulkan konten negatif dengan harapan menyediakan beberapa anak-anak yang tidak dapat mengakses situs tidak sesuai dengan situs tersebut.

    Seperti yang tercantum dalam peraturan mentri kominfo No.19 tahun 2014 tentang penangan terhadap situs negatif diinternet, pemerintah Indonesia terlibat dengan ISP dalam hal menutup situs web yang termasuk dalam daftar blacklist.

    Dalam hal memasukkan situs web yang termasuk dalam daftar daftar hitam, pemerintah indonesia memberikan perlindungan pada domain tingkat atas, konten / ekspresi / kata kunci, URL. Jadi menyetujui situs web Anda memiliki domain, URL juga berisi konten negatif Anda harus menyiapkan situs web Anda masuk daftar hitam.

    <img class = “i-amphtml-intrinsic-sizer” style = “lebar maks: 100%; tampilan: blok! penting;” role = “presentation” src = “data:; base64,” alt = “” aria-hidden = “true” />

    Tujuan Dari Internet Positif di Indonesia

    Dalam kebijakan yang dibuat oleh pemerintah, pemerintah telah mempertimbangkan segala tujuan dan manfaat yang akan diperoleh, oleh karena ini berikut beberapa tujuan dari diberlakukannya internet positif oleh pemerintah Indonesia:

    1. Tercapainya internet yang aman dan dapat diakses oleh segala usia karena ada internet yang positif yang dapat menjamin keamanan, perlindungan dan juga penghematan. Tidak hanya itu, tetapi juga disetujui tentang konten yang ilegal, atau berisi banyak virus sehingga masyarakat tetap aman berselancar dijejaring internet melalui informasi yang sehat dan pastinya terpercaya.
    2. Mengenal internet positif bagi masyarakat Indonesia juga memiliki tujuan agar tetap bermoral, nilai-nilai etika dan juga segala sesuatu yang mampu merusak citra Negara Indonesia.
    3. Bertujuan untuk menghemat dari semua pemborosan akses penggunaan internet di negara Indonesia. Berdasarkan terjangkaunya akses internet dan juga harga paket data diindonesia membuat masyarakat indonesia mampu menjadi sasaran empuk untuk terpapar untuk semua konten yang memerlukan negatif di jejaring internet.

    Cara Membuka Akses Internet Positif

    Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk membuka blokir dari Situs Internet Positif yang Ingin Anda Akses, namun perlu kita ingatkan kembali untuk Anda perlu bijih dalam menggunakan langkah-langkah dibawah ini:

    1. Mengubah HTTP Menjadi HTTPS

    Hal ini dapat Anda lakukan dengan mengubah protokol ke https dengan cara:

    • Buka Browser yang Anda gunakan, Arahkan kursor pada address bar browser Anda
    • Kemudian, ubah alamat situs web yang semula http menjadi https contoh http: // namadomain (dot) com menjadi https: // namadomain (dot) com
    • Kemudian akses kembali dengan ditunda Buka atau masuk ke papan ketik Anda Jadi perbaiki berhasil akan muncul pesan keamanan atau pesan persetujuan dan klik tulisan “Tetap lanjutkan” untuk dapat mengakses situs web-nya.

    2. Mengubah Pengaturan Daftar Terbatas di Chrome

    Ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan:

    • Buka browser Chrome Anda dan klik menu bertanda tiga titik horizontal di sebelah kanan klik “pengaturan”
    • Kemudian klik menut “Tampilkan pengaturan lanjutan”, Pada bagian jaringan yang ada, klik opsi “Ubah pengaturan proxy”
    • Klik tab bertuliskan “Keamanan” lalu klik ikon “Situs terbatas”
    • Klik “Situs” lalu lihat situs web mana yang ingin Anda akses, buka blokirnya dengan klik tombol bertuliskan “hapus”
    • Untuk menutupnya, tinggal klik opsi “Tutup” yang ada di bawah dan klik “OK”

    3. Menggunakan Ekstensi VPN pada Google Chrome

    Anda juga dapat menggunakan VPN untuk dapat mengakses situs web yang menggunakan Internet positif dengan cara:

    • Kunjungi Chrome Web Store Anda
    • Temukan VPN Zen Mate dengan mencari nama di kolom pencarian di sebelah kiri tampilan Chrome Web Store
    • Lalu bila sudah ketemu, klik “Tambahkan ke Chrome”
    • Klik “Tambah Ekstensi” untuk memunculkan ikon berwarna biru pada ujung kanan di sebelah browser Chrome Anda
    • Bagi yang versi premium, klik langsung “Activate Instantly” dan bagi versi gratis, klik “Get Limited”
    • Kemudian klik “Log In” dan masukkan alamat email serta kata sandi untuk mengkatifkan Zen Mate
    • Terakhir, pilihlah dari server VPN di mana, Anda ingin mengakses situs web yang terblokir sebelumnya. Ada berbagai jenis lokasi pilihan pada gambar di bawah ini: <img class = “i-amphtml-intrinsic-sizer” style = “max-width: 100%; display: block! Important;” role = “presentation” src = “data:; base64,” alt = “” aria-hidden = “true” />

    4. Menggunakan Proxy Chrome

    Jika Anda menggunakan Google Chrome, Anda bisa mencoba cara ini juga:

    • Buka menu Chrome, Klik “Pengaturan” dan Kemudian klik Menu “Maju”
    • Pilih pengaturan “pada proxy terbuka” dari bagian jaringan yang ada
    • Pilih tab “Koneksi” lalu klik “opsi pengaturan LAN”
    • Hilangkan centang pada kolom bertuliskan “Deteksi otomatis” pada pengaturan LAN yang ada, langsung ke bagian Server proxy yang ada dan klik opsi “Gunakan server proxy untuk LAN Anda”
    • Kemudian, Anda perlu menerima alamat IP dari server proxy dan nomor port Anda mengirim email secara terpisah. Barulah setelah itu masukkan alamat IP dan nomor port yang sudah Anda terima melalui email barusan ke kolom yang tersedia
    • Terakhir, klik “OK” untuk menutup tab “Pengaturan LAN” dan klik lagi “OK” agar pengaturan-proxy yang tadi Anda atur dapat disimpan

    Video lengkap Cara Membuka Blokir Situs yang diangkat Intenet Positif:

    Penutup dan Kesimpulan

    Positif Internet pada dasarnya memiliki tujuan yang jelas untuk memberikan Internet yang sehat khusus untuk negara Indonesia. Jangan sampai generasi Indonesia menyetujui oleh situs-situs yang pada dasarnya sudah disetujui dan tidak sesuai dengan UUD 1945 dan juga undang-undang yang berlaku di Indonesia.

    Diharapkan juga dengan adanya situs Internet Positif ini dapat meminimalisir hal hal yang tidak diperlukan mulai dari situs yang memuat konten yang tidak perlu dikurangi dan didukung berita HOAX yang perlu diterbitkan diterbitkan ini.

    sumber: https://www.google.com/amp/s/idcloudhost.com/mengenal-apa-itu-internet-positif-serta-tujuannya-di-indonesia/amp/


  2. Larangan dan hukuman dalam UU ITE

    September 15, 2019 by Bagus Andrean Nurdin

    A. Larangan

    Pasal 27

    (1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak

    Terkait dan / atau mentransmisikan dan / atau
    membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan / atau
    Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang dipindahkan
    kesusilaan.
    (2) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak memberikan
    dan / atau mentransmisikan dan / atau
    membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan / atau
    Dokumen Elektronik yang memiliki muatan perjudian.
    (3) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak memberikan
    dan / atau mentransmisikan dan / atau
    membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan / atau
    Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan
    dan / atau pencemaran nama baik.
    (4) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak
    Terkait dan / atau mentransmisikan dan / atau
    membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan / atau
    Dokumen Elektronik yang memiliki muatan pemerasan
    dan / atau pengancaman.

    Pasal 28
    (1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak melaporkan
    berita bohong dan menyesatkan yang melepaskan
    kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik.
    (2) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak
    informasi yang diminta untuk menarik rasa
    kebencian atau permusuhan individu dan / atau kelompok
    masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras,
    dan antargolongan (SARA).

    Pasal 29
    Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan
    Informasi Elektronik dan / atau Dokumen Elektronik yang
    memuat informasi tentang kekerasan atau menakut-nakuti yang diberikan oleh
    pribadi.

    Pasal 30
    (1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak melawan
    hukum mengakses Komputer dan / atau Sistem Elektronik
    milik Orang Lain dengan cara apa pun.
    (2) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak melawan
    Komputer dan / atau Sistem Elektronik
    dengan cara apa pun dengan tujuan untuk memperoleh
    Informasi Elektronik dan / atau Dokumen Elektronik.
    (3) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak melawan
    Komputer yang mengakses dan / atau Sistem Elektronik
    dengan cara apa pun yang menentang, menerobos,
    melampaui, atau menjebol sistem pengamanan.

    Pasal 31
    (1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan
    hukum melakukan intersepsi atau penyadapan atas
    Informasi Elektronik dan / atau Dokumen Elektronik di antara
    Komputer dan / atau Sistem Elektronik untuk orang
    lain.

    (2) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak melawan
    Hukum melakukan intersepsi atas transmisi Informasi
    Elektronik dan / atau Dokumen Elektronik yang tidak
    menentang masyarakat dari, ke, dan di setiap Komputer
    dan / atau Sistem Elektronik milik orang lain, baik
    yang tidak menyebabkan perubahan apa pun yang
    menyebabkan perubahan, penghilangan, dan / atau
    penghentian Informasi Elektronik dan / atau Dokumen
    Elektronik yang sedang ditransmisikan.
    (3) Persetujuan intersepsi dikeluarkan pada ayat (1)
    dan ayat (2), intersepsi yang dilakukan dalam rangka
    penegakan hukum atas permintaan kepolisian, kejaksaan,
    dan / atau otoritas penegak hukum yang ditetapkan
    berdasarkan undang-undang.
    (4) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara intersepsi
    disetujui pada ayat (3) diatur dengan
    Peraturan Pemerintah.

    Pasal 32
    (1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak melawan
    hukum dengan cara apa pun mengubah, menambah,
    mengurangi, melakukan transmisi, merusak,
    menghilangkan, memindahkan seluruh
    Informasi Elektronik dan / atau Dokumen Elektronik milik
    Orang lain atau milik masyarakat.
    (2) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak melawan
    hukum dengan cara apa pun yang dipindahkan atau
    mentransfer Informasi Elektronik dan / atau Dokumen
    Elektronik kepada Sistem Elektronik Orang lain yang tidak
    berhak.
    (3) Ditolak bertindak disetujui pada ayat (1)
    yang diminta dibuka oleh Informasi
    Elektronik dan / atau Dokumen Elektronik yang dilakukan
    rahasia dapat diakses oleh publik dengan
    keutuhan data yang tidak diizinkan mestinya.

    Pasal 33
    Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak melawan
    hukum melakukan apa pun yang berakibat
    terganggunya Sistem Elektronik dan / atau menggunakan
    Sistem Elektronik menjadi tidak bekerja menggunakan mestinya.

    Pasal 34
    (1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak untuk melawan
    hukum, menjual, mengatur untuk
    digunakan, mengatur, mengumpulkan, menyediakan,
    atau memiliki:
    a. perangkat keras atau perangkat lunak Komputer yang
    dirancang atau dikembangkan khusus untuk
    memfasilitasi pelaksanaan yang disetujui dalam
    Pasal 27 sampai dengan Pasal 33;
    b. sandi lewat Komputer, Kode Akses, atau hal yang terkait
    dengan yang dimaksudkan agar Sistem Elektronik
    menjadi dapat diakses dengan tujuan yang memfasilitasi
    sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27
    sampai dengan Pasal 33.
    (2)
    tindak pidana jika disetujui untuk melakukan kegiatan
    penelitian, pengujian Sistem Elektronik, untuk
    perlindungan Sistem Elektronik itu sendiri sah dan
    tidak melawan hukum.

    Pasal 35
    Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak melawan
    hukum melakukan manipulasi,
    menentang, mengubah, penghilangan, pengrusakan Informasi Elektronik dan / atau
    Dokumen Elektronik dengan tujuan agar Informasi Elektronik
    dan / atau Dokumen Elektronik dianggap perlu diambil-olah
    data yang diinginkan.

    Pasal 36
    Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak melawan melawan
    melakukan
    Pasal 27 sampai dengan Pasal 34 yang menolak kerugian
    untuk Orang Lain.

    Pasal 37
    Setiap Orang dengan sengaja melakukan tindakan yang
    diajukan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 sampai dengan
    Pasal 36 di wilayah luar Indonesia terhadap Sistem Elektronik
    yang berada di wilayah yurisdiksi Indonesia.

     

    B. Hukuman

    KETENTUAN PIDANA
    Pasal 45
    (1) Setiap Orang yang
    memenuhi ketentuan yang disetujui dalam Pasal 27 ayat (1), ayat (2), ayat (3), atau
    ayat (4) dipidana dengan peradilan perang paling lama 6
    (enam) tahun dan / atau denda paling banyak
    Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

    (2) Setiap Orang yang memenuhi yang diterima

    Pasal 28 ayat (1) atau ayat (2) dipidana
    dengan hukuman penjara paling lama 6 (enam) tahun
    dan / atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu
    miliar rupiah).
    (3) Setiap Orang yang
    menyetujui disetujui dalam Pasal 29
    (dua belas) tahun dan / atau denda paling
    banyak Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah).
    Pasal 46
    (1) Setiap Orang yang
    memenuhi persyaratan disetujui dalam Pasal 30 ayat (1) dipidana dengan hukuman
    penjara paling lama 6 (enam) tahun dan / atau denda paling
    banyak Rp600.000.000,00 (enam ratus juta rupiah).
    (2) Setiap Orang yang memenuhi yang diterima
    Pasal 30 ayat (2) dipidana dengan hukuman
    penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan / atau denda paling
    banyak Rp700.000.000,00 (tujuh ratus juta rupiah).
    (3) SETIAP Orang Yang memenuhi Unsur sebagaimana
    revoked hearts Pasal 30 ayat (3) dipidana DENGAN pidana
    Penjara pagar lama 8 (Delapan) Tahun Dan / ATAU Denda
    pagar Banyak Rp800.000.000,00 (Delapan ratus juta
    rupiah).
    Pasal 47
    SETIAP Orang Yang memenuhi Unsur sebagaimana revoked
    hearts Pasal 31 ayat (1) ATAU ayat (2) dipidana DENGAN pidana
    Penjara pagar lama 10 (Sepuluh) Tahun Dan / ATAU Denda pagar
    Banyak Rp800.000.000,00 (Delapan ratus juta rupiah).
    Pasal 48
    (1) SETIAP Orang Yang memenuhi Unsur sebagaimana
    revoked hearts Pasal 32 ayat (1) dipidana DENGAN pidana
    Penjara pagar lama 8 (Delapan) Tahun Dan / ATAU Denda
    pagar Banyak Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah).

    (2) Setiap Orang yang memenuhi yang diterima

    Pasal 32 ayat (2) dipidana dengan hukuman
    penjara paling lama 9 (sembilan) tahun dan / atau denda
    paling banyak Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah).
    (3) SETIAP Orang Yang memenuhi Unsur sebagaimana
    revoked hearts Pasal 32 ayat (3) dipidana DENGAN pidana
    Penjara pagar lama 10 (Sepuluh) Tahun Dan / ATAU Denda
    pagar Banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).
    Pasal 49
    Setiap Orang yang memenuhi syarat disetujui
    dalam Pasal 33, dipidana dengan hukuman penjara paling lama 10
    (sepuluh) tahun dan / atau denda paling banyak
    Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).
    Pasal 50
    Setiap Orang yang memenuhi tidak disetujui
    Pasal 34 ayat (1) dipidana dengan hukuman penjara paling
    lama 10 (sepuluh) tahun dan / atau denda paling banyak
    Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).
    Pasal 51
    (1) Setiap orang yang
    memenuhi syarat disetujui dalam Pasal 35 dipidana dengan hukuman penjara
    paling lama 12 (dua belas) tahun dan / atau denda paling
    banyak Rp12.000.000.000,00 (dua belas miliar rupiah).
    (2) Setiap Orang yang
    menyetujui disetujui dalam Pasal 36
    (dua belas) tahun dan / atau denda paling
    banyak Rp12.000.000.000,00 (dua belas miliar rupiah).
    Pasal 52
    (1)
    Pasal 27 ayat (1) menyetujui kesusilaan atau eksploitasi
    seksi terhadap anak yang dikenakan pemberatan sepertiga
    dari pengadilan pokok.

    (2) Pasal
    30 sampai dengan Pasal 37 diajukan terhadap Komputer
    dan / atau Sistem Elektronik serta Informasi Elektronik
    dan / atau Dokumen Elektronik milik Pemerintah dan / atau
    yang digunakan untuk layanan publik dipidana dengan
    bantuan hukum ditambah sepertiga.
    (3) Dalam hal bertindak disetujui dalam Pasal
    30 sampai dengan Pasal 37 diajukan terhadap Komputer
    dan / atau Sistem Elektronik serta Informasi Elektronik
    dan / atau Dokumen Elektronik milik Pemerintah dan / atau
    badan strategis termasuk dan tidak terbatas pada lembaga
    pertahanan, bank sentral, perbankan , keuangan, lembaga
    internasional, otoritas perijinan diancam dengan
    peradilan maksimum masing-masing
    .
    (4) Dalam hal tindak hukum disetujui oleh
    Pasal 27 sampai dengan Pasal 37 dilakukan oleh korporasi
    dipidana dengan pengadilan dasar ditambah dua pertiga.


  3. Horee websiteku baruu

    September 11, 2019 by Bagus Andrean Nurdin

     

    Alhamdulillah

     


  4. Hello world!

    September 11, 2019 by Bagus Andrean Nurdin

    Selamat datang di Student Blogs. Ini adalah posting pertamaku!