RSS Feed
  1. Larangan dan hukuman dalam UU ITE

    September 15, 2019 by Bagus Andrean Nurdin

    A. Larangan

    Pasal 27

    (1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak

    Terkait dan / atau mentransmisikan dan / atau
    membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan / atau
    Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang dipindahkan
    kesusilaan.
    (2) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak memberikan
    dan / atau mentransmisikan dan / atau
    membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan / atau
    Dokumen Elektronik yang memiliki muatan perjudian.
    (3) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak memberikan
    dan / atau mentransmisikan dan / atau
    membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan / atau
    Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan
    dan / atau pencemaran nama baik.
    (4) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak
    Terkait dan / atau mentransmisikan dan / atau
    membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan / atau
    Dokumen Elektronik yang memiliki muatan pemerasan
    dan / atau pengancaman.

    Pasal 28
    (1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak melaporkan
    berita bohong dan menyesatkan yang melepaskan
    kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik.
    (2) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak
    informasi yang diminta untuk menarik rasa
    kebencian atau permusuhan individu dan / atau kelompok
    masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras,
    dan antargolongan (SARA).

    Pasal 29
    Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan
    Informasi Elektronik dan / atau Dokumen Elektronik yang
    memuat informasi tentang kekerasan atau menakut-nakuti yang diberikan oleh
    pribadi.

    Pasal 30
    (1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak melawan
    hukum mengakses Komputer dan / atau Sistem Elektronik
    milik Orang Lain dengan cara apa pun.
    (2) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak melawan
    Komputer dan / atau Sistem Elektronik
    dengan cara apa pun dengan tujuan untuk memperoleh
    Informasi Elektronik dan / atau Dokumen Elektronik.
    (3) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak melawan
    Komputer yang mengakses dan / atau Sistem Elektronik
    dengan cara apa pun yang menentang, menerobos,
    melampaui, atau menjebol sistem pengamanan.

    Pasal 31
    (1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan
    hukum melakukan intersepsi atau penyadapan atas
    Informasi Elektronik dan / atau Dokumen Elektronik di antara
    Komputer dan / atau Sistem Elektronik untuk orang
    lain.

    (2) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak melawan
    Hukum melakukan intersepsi atas transmisi Informasi
    Elektronik dan / atau Dokumen Elektronik yang tidak
    menentang masyarakat dari, ke, dan di setiap Komputer
    dan / atau Sistem Elektronik milik orang lain, baik
    yang tidak menyebabkan perubahan apa pun yang
    menyebabkan perubahan, penghilangan, dan / atau
    penghentian Informasi Elektronik dan / atau Dokumen
    Elektronik yang sedang ditransmisikan.
    (3) Persetujuan intersepsi dikeluarkan pada ayat (1)
    dan ayat (2), intersepsi yang dilakukan dalam rangka
    penegakan hukum atas permintaan kepolisian, kejaksaan,
    dan / atau otoritas penegak hukum yang ditetapkan
    berdasarkan undang-undang.
    (4) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara intersepsi
    disetujui pada ayat (3) diatur dengan
    Peraturan Pemerintah.

    Pasal 32
    (1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak melawan
    hukum dengan cara apa pun mengubah, menambah,
    mengurangi, melakukan transmisi, merusak,
    menghilangkan, memindahkan seluruh
    Informasi Elektronik dan / atau Dokumen Elektronik milik
    Orang lain atau milik masyarakat.
    (2) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak melawan
    hukum dengan cara apa pun yang dipindahkan atau
    mentransfer Informasi Elektronik dan / atau Dokumen
    Elektronik kepada Sistem Elektronik Orang lain yang tidak
    berhak.
    (3) Ditolak bertindak disetujui pada ayat (1)
    yang diminta dibuka oleh Informasi
    Elektronik dan / atau Dokumen Elektronik yang dilakukan
    rahasia dapat diakses oleh publik dengan
    keutuhan data yang tidak diizinkan mestinya.

    Pasal 33
    Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak melawan
    hukum melakukan apa pun yang berakibat
    terganggunya Sistem Elektronik dan / atau menggunakan
    Sistem Elektronik menjadi tidak bekerja menggunakan mestinya.

    Pasal 34
    (1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak untuk melawan
    hukum, menjual, mengatur untuk
    digunakan, mengatur, mengumpulkan, menyediakan,
    atau memiliki:
    a. perangkat keras atau perangkat lunak Komputer yang
    dirancang atau dikembangkan khusus untuk
    memfasilitasi pelaksanaan yang disetujui dalam
    Pasal 27 sampai dengan Pasal 33;
    b. sandi lewat Komputer, Kode Akses, atau hal yang terkait
    dengan yang dimaksudkan agar Sistem Elektronik
    menjadi dapat diakses dengan tujuan yang memfasilitasi
    sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27
    sampai dengan Pasal 33.
    (2)
    tindak pidana jika disetujui untuk melakukan kegiatan
    penelitian, pengujian Sistem Elektronik, untuk
    perlindungan Sistem Elektronik itu sendiri sah dan
    tidak melawan hukum.

    Pasal 35
    Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak melawan
    hukum melakukan manipulasi,
    menentang, mengubah, penghilangan, pengrusakan Informasi Elektronik dan / atau
    Dokumen Elektronik dengan tujuan agar Informasi Elektronik
    dan / atau Dokumen Elektronik dianggap perlu diambil-olah
    data yang diinginkan.

    Pasal 36
    Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak melawan melawan
    melakukan
    Pasal 27 sampai dengan Pasal 34 yang menolak kerugian
    untuk Orang Lain.

    Pasal 37
    Setiap Orang dengan sengaja melakukan tindakan yang
    diajukan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 sampai dengan
    Pasal 36 di wilayah luar Indonesia terhadap Sistem Elektronik
    yang berada di wilayah yurisdiksi Indonesia.

     

    B. Hukuman

    KETENTUAN PIDANA
    Pasal 45
    (1) Setiap Orang yang
    memenuhi ketentuan yang disetujui dalam Pasal 27 ayat (1), ayat (2), ayat (3), atau
    ayat (4) dipidana dengan peradilan perang paling lama 6
    (enam) tahun dan / atau denda paling banyak
    Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

    (2) Setiap Orang yang memenuhi yang diterima

    Pasal 28 ayat (1) atau ayat (2) dipidana
    dengan hukuman penjara paling lama 6 (enam) tahun
    dan / atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu
    miliar rupiah).
    (3) Setiap Orang yang
    menyetujui disetujui dalam Pasal 29
    (dua belas) tahun dan / atau denda paling
    banyak Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah).
    Pasal 46
    (1) Setiap Orang yang
    memenuhi persyaratan disetujui dalam Pasal 30 ayat (1) dipidana dengan hukuman
    penjara paling lama 6 (enam) tahun dan / atau denda paling
    banyak Rp600.000.000,00 (enam ratus juta rupiah).
    (2) Setiap Orang yang memenuhi yang diterima
    Pasal 30 ayat (2) dipidana dengan hukuman
    penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan / atau denda paling
    banyak Rp700.000.000,00 (tujuh ratus juta rupiah).
    (3) SETIAP Orang Yang memenuhi Unsur sebagaimana
    revoked hearts Pasal 30 ayat (3) dipidana DENGAN pidana
    Penjara pagar lama 8 (Delapan) Tahun Dan / ATAU Denda
    pagar Banyak Rp800.000.000,00 (Delapan ratus juta
    rupiah).
    Pasal 47
    SETIAP Orang Yang memenuhi Unsur sebagaimana revoked
    hearts Pasal 31 ayat (1) ATAU ayat (2) dipidana DENGAN pidana
    Penjara pagar lama 10 (Sepuluh) Tahun Dan / ATAU Denda pagar
    Banyak Rp800.000.000,00 (Delapan ratus juta rupiah).
    Pasal 48
    (1) SETIAP Orang Yang memenuhi Unsur sebagaimana
    revoked hearts Pasal 32 ayat (1) dipidana DENGAN pidana
    Penjara pagar lama 8 (Delapan) Tahun Dan / ATAU Denda
    pagar Banyak Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah).

    (2) Setiap Orang yang memenuhi yang diterima

    Pasal 32 ayat (2) dipidana dengan hukuman
    penjara paling lama 9 (sembilan) tahun dan / atau denda
    paling banyak Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah).
    (3) SETIAP Orang Yang memenuhi Unsur sebagaimana
    revoked hearts Pasal 32 ayat (3) dipidana DENGAN pidana
    Penjara pagar lama 10 (Sepuluh) Tahun Dan / ATAU Denda
    pagar Banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).
    Pasal 49
    Setiap Orang yang memenuhi syarat disetujui
    dalam Pasal 33, dipidana dengan hukuman penjara paling lama 10
    (sepuluh) tahun dan / atau denda paling banyak
    Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).
    Pasal 50
    Setiap Orang yang memenuhi tidak disetujui
    Pasal 34 ayat (1) dipidana dengan hukuman penjara paling
    lama 10 (sepuluh) tahun dan / atau denda paling banyak
    Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).
    Pasal 51
    (1) Setiap orang yang
    memenuhi syarat disetujui dalam Pasal 35 dipidana dengan hukuman penjara
    paling lama 12 (dua belas) tahun dan / atau denda paling
    banyak Rp12.000.000.000,00 (dua belas miliar rupiah).
    (2) Setiap Orang yang
    menyetujui disetujui dalam Pasal 36
    (dua belas) tahun dan / atau denda paling
    banyak Rp12.000.000.000,00 (dua belas miliar rupiah).
    Pasal 52
    (1)
    Pasal 27 ayat (1) menyetujui kesusilaan atau eksploitasi
    seksi terhadap anak yang dikenakan pemberatan sepertiga
    dari pengadilan pokok.

    (2) Pasal
    30 sampai dengan Pasal 37 diajukan terhadap Komputer
    dan / atau Sistem Elektronik serta Informasi Elektronik
    dan / atau Dokumen Elektronik milik Pemerintah dan / atau
    yang digunakan untuk layanan publik dipidana dengan
    bantuan hukum ditambah sepertiga.
    (3) Dalam hal bertindak disetujui dalam Pasal
    30 sampai dengan Pasal 37 diajukan terhadap Komputer
    dan / atau Sistem Elektronik serta Informasi Elektronik
    dan / atau Dokumen Elektronik milik Pemerintah dan / atau
    badan strategis termasuk dan tidak terbatas pada lembaga
    pertahanan, bank sentral, perbankan , keuangan, lembaga
    internasional, otoritas perijinan diancam dengan
    peradilan maksimum masing-masing
    .
    (4) Dalam hal tindak hukum disetujui oleh
    Pasal 27 sampai dengan Pasal 37 dilakukan oleh korporasi
    dipidana dengan pengadilan dasar ditambah dua pertiga.


  2. Horee websiteku baruu

    September 11, 2019 by Bagus Andrean Nurdin

     

    Alhamdulillah

     


  3. Hello world!

    September 11, 2019 by Bagus Andrean Nurdin

    Selamat datang di Student Blogs. Ini adalah posting pertamaku!