Archive for February, 2018

“Gunung Berapi” Gunung berapi merupakan bukit atau gunung api yang mempunyai lubang kepunden sebagai tempat keluarnya magma dana tau gas ke permukaan bumi. Di Indonesia sendiri terdapat lebih kurang 500 buah gunung berapi yang 129 diantaranya masih aktif (13% gunung api di dunia). Banyaknya jumlah gunung berapi di Indonesia tentu dipengaruhi karena dilalui oleh jalur tektonik seperti lempeng Eurasia, Australia dengan cakupan daerah yang dilalui meliputi pulau Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, Kep. Banda, Halmahera, Kep. Sangir Talud. Bahkan di Indonesia terdapat gunung api yang pernah tercatat sebagai gunung berapi dengan letusan yang mempengaruhi iklim secara global, sehingga dalam 4 tahun sinar matahari tidak dapat sepenuhnya masuk ke permukaan bumi karena tertutup debu yang bertebaran di atmosfer. Selain itu tercatat sebagai salah satu letusan gunung berapi terdahsyat di dunia. Gunung tersebut merupakan gunung Tambora yang terletak di Sumbawa. Tercatat tak kurang dari 71.000 jiwa menjadi korban dan diperkirakan lebih dari itu. Hal itu menyebabkan terjainya penurunan suhu bumi sehingga taka da musim panas sehingga petani gagal panen. Hal ii mengakibatkan kelaparan dimana-mana. Gunung Tambora yang meletus dengan dahsyatnya telah mengubur sebuah kerajaan dan penduduk sekitar. Namun, letusan gunung berapi sendiri memiliki dampak positif dan negative, dengan adanya letusan tersebut dapat memberikan pembaharuan material dimuka bumi. Aspek volkanisme yang relevan dengan kajian geomorfologi : 1. Sejumlah ujud-ujud volkanik yang membentuk landform khas. Contohnya : gunung berapi, kepunden, kaldera, dan lain sebagainya. 2. Batuan beku : intrusive atau ektrusif, dalam lapisan atau massa membentuk komponen geologi yang khas. Intrusive merupakan batuan beku yang menerobos batuan vulkanik. Gunung berapi memiliki lubang untuk keluarnya magma dan terletak tidak selalu di puncaknya. Magma sendri dapat bersifat asam maupun basa, magma yang bersifat asam adalah magma yang berada dalam wujud yang ketal sedangkan magma akan bersifat basa ketika keadaan cair. Magma memiliki ragam macamnya, seperti magma granitic, balistik dan lain sebagainya. Gunung berapi setiap wilayah memiliki keragaman dalam aktifitasnya, selain itu setiap letusannya pun tak sama. Berikut adalah tipe-tipe letusan gunung berapi menurut Lacroix (1908) : 1. Icelanic 2. Hawaiian 3. Strombolian 4. Vulcanian 5. Pelean 6. Plinium

Saturday, February 24th, 2018

Hello world!

Saturday, February 24th, 2018

Selamat datang di Student Blogs. Ini adalah posting pertamaku!