Kota Balikpapan

Posted: 24th September 2014 by Ayuhaeni Achsani in Praktikum MSIP Kelas A
Tags: , ,
Comments Off on Kota Balikpapan

ayu-depanayu

Balikpapan mempunyai fasilitas lokasi Wisata yang minim,  lokasi yang benar-benar di sebut tempat wisata dan patut dikunjungi sangat sedikit. Pemerintah daerah sangat lamban memikirkan tempat wisata yang baru. Pada Hari libur panjang orang berduit umumnya berwisata ke pulau Jawa yang banyak menyediakan lokasi wisata seperti lokasi Batu Malang, Bromo, Borobudur,  Puncak Bogor, kebun Raya, kebun Binatang, Dufan Jakarta, dan yang baru Trans Studio di Makasar, dll.

Lokasi Wisata Balikpapan :

1. Penangkaran Buaya Teritip

2. Pantai Manggar Segarasari

3. Pantai Kemala

4. Pantai Lamaru

5. Jembatan Gantung Bangkirai

6. Wanawisata KM 10

Wisata Belanja

1. Pasar Inpres Kebun Sayur ( menjual pernak-pernik khas Kaltim)

Wisata Militer

1. Angkasa Air Soft Gun Area

Lokasi Santai (karena lokasinya kecil, cocok untuk bersantai saja) :

1. Monumen Perjuangan Rakyat

2. Taman Bekapai

3. Pantai Melawai & Lapangan Merdeka

Lokasi yang patut di Photo bagi yg suka dunia jepret-menjrepet :

1. Pantai Melawai, Pantai Banua Patra, Pantai Manggar

2. Kontur Bukit Gn. Dubbs

3. Lokasi Pancur Gn. Dubbs

4. Kilang Minyak Pertamina (bisa juga di jepret dari Gn. Dubbs)

5. Monumen Perjuangan Rakyat

6. Taman Bekapai

7. Panorama Kota Balikpapan dari Gn. Dubbs

8. Hutan Lindung Sungai Wain

9. dan lokasi-lokasi Pantai

Sumber : http://kotabalikpapan.wordpress.com/pariwisata/

Tugas PRAKTIKUM MSIP

Posted: 15th January 2014 by Ayuhaeni Achsani in Uncategorized
Comments Off on Tugas PRAKTIKUM MSIP

Tugas praktikum excel 2010 Exam 1 bisa didownload Excel 2010 Exam 1 – Data base Profil Kota Malang

Tugas praktikum excel 2010 Exam 1 bisa didownload Excel 2010 Exam 2 – Lembar Kerja Pembukuan Keuangan

Mengenal MS Accsess 2010

Posted: 12th December 2013 by Ayuhaeni Achsani in Technology
Comments Off on Mengenal MS Accsess 2010

imagesmkhb

 

1. Definisi MC Accsess 2010, Kegunaan, dan Fitur

Microsoft Access (atau Microsoft Office Access) adalah sebuah program aplikasi basis data komputer relasional yang ditujukan untuk kalangan rumahan dan perusahaan kecil hingga menengah. Aplikasi ini merupakan anggota dari beberapa aplikasi Microsoft Office, selain tentunya Microsoft WordMicrosoft Excel, dan Microsoft PowerPoint. Aplikasi ini menggunakan mesin basis data Microsoft Jet Database Engine, dan juga menggunakan tampilan grafis yang intuitif sehingga memudahkan pengguna.

Microsoft Access dapat menggunakan data yang disimpan di dalam format Microsoft Access, Microsoft Jet Database Engine, Microsoft SQL ServerOracle Database, atau semua kontainer basis data yang mendukung standar ODBC. Para pengguna/programmer yang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang kompleks, sementara para programmer yang kurang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang sederhana. Access juga mendukung teknik-teknikpemrograman berorientasi objek, tetapi tidak dapat digolongkan ke dalam perangkat bantu pemrograman berorientasi objek.

Microsoft Access digunakan kebanyakan oleh bisnis-bisnis kecil dan menengah, di dalam sebuah organisasi yang kecil bahkan mungkin juga digunakan oleh perusahaan yang cukup besar, dan juga para programmer untuk membuat sebuah sistem buatan sendiri untuk menangani pembuatan dan manipulasi data. Access juga dapat digunakan sebagai sebuah basis data untuk aplikasi Web dasar yang disimpan di dalam server yang menjalankan Microsoft Internet Information Services (IIS) dan menggunakan Microsoft Active Server Pages (ASP). Meskipun demikian, penggunaan Access kurang disarankan, mengingat telah ada Microsoft SQL Server yang memiliki kemampuan yang lebih tinggi.

Beberapa pengembang aplikasi profesional menggunakan Microsoft Access untuk mengembangkan aplikasi secara cepat (digunakan sebagai Rapid Application Development/RAD tool), khususnya untuk pembuatan purwarupa untuk sebuah program yang lebih besar dan aplikasi yang berdiri sendiri untuk para salesman.

Microsoft Access kurang begitu bagus jika diakses melalui jaringan sehingga aplikasi-aplikasi yang digunakan oleh banyak pengguna cenderung menggunakan solusi sistem manajemen basis data yang bersifat klien/server. Meskipun demikian, tampilan muka Access (formreportquery, dan kode Visual Basic) yang dimilikinya dapat digunakan untuk menangani basis data yang sebenarnya diproses oleh sistem manajemen basis data lainnya, seperti halnya Microsoft Jet Database Engine (yang secara default digunakan oleh Microsoft Access), Microsoft SQL Server,Oracle Database, dan beberapa produk lainnya yang mendukung ODBC.

Salah satu keunggulan Microsoft Access dilihat dari perspektif programmer adalah kompatibilitasnya dengan bahasa pemrograman Structured Query Language (SQL); query dapat dilihat dan disunting sebagai statemen-statemen SQL, dan statemen SQL dapat digunakan secara langsung di dalam Macro dan VBA Module untuk secara langsung memanipulasi tabel data dalam Access. Para pengguna dapat mencampurkan dan menggunakan kedua jenis bahasa tersebut (VBA dan Macro) untuk memprogram form dan logika dan juga untuk mengaplikasikan konsep berorientasi objek.

Microsoft SQL Server Desktop Engine (MSDE) 2000, yang merupakan sebuah versi mini dari Microsoft SQL Server 2000, dimasukkan ke dalam Office XP Developer Edition dan dapat digunakan oleh Microsoft Access sebagai alternatif dari Microsoft Jet Database Engine.

Tidak seperti sebuah sistem manajemen basis data relasional yang komplit, Microsoft JET Database Engine tidak memiliki fitur trigger dan stored procedure. Dimulai dari Microsoft Access 2000 yang menggunakan Microsoft Jet Database Engine versi 4.0, ada sebuah sintaksis yang mengizinkan pembuatan kueri dengan beberapa parameter, dengan sebuah cara seperi halnya sebuah stored procedure, meskipun prosesur tersebut dibatasi hanya untuk sebuah pernyataan tiap prosedurnya. Access juga mengizinkan form untuk mengandung kode yang dapat dieksekusi ketika terjadi sebuah perubahan terhadap tabel basis data, seperti halnya trigger, selama modifikasi dilakukan hanya dengan menggunakan form tersebut, dan merupakan sesuatu hal yang umum untuk menggunakan kueri yang akan diteruskan (pass-through dan teknik lainnya di dalam Access untuk menjalankan stored procedure di dalam RDBMS yang mendukungnya.

Dalam berkas Access Database Project (ADP) yang didukung oleh Microsoft Access 2000 dan yang selanjutnya, fitur-fitur yang berkaitan dengan basis data berbeda dari versi format/struktur data yang digunakan Access (*.MDB), karena jenis berkas ini dapat membuat koneksi ke sebuah basis data MSDE atau Microsoft SQL Server, ketimbang menggunakan Microsoft JET Database Engine. Sehingga, dengan menggunakan ADP, adalah mungkin untuk membuat hampur semua objek di dalam server yang menjalankan mesin basis data tersebut (tabel basis data denganconstraints dan triggerviewstored procedure, dan UDF). Meskipun demikian, yang disimpan di dalam berkas ADP hanyalah formreportmacro, dan modul, sementara untuk tabel dan objek lainnya disimpan di dalam server basis data yang membelakangi program tersebut.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Microsoft_Access

2. Mengenal Workspace MS Accsess 2010

[youtube]http://www.youtube.com/watch?v=hMzf6u8hWqk[/youtube]

 

3. Istilah-Istilah dalam MS Accsess 2010

 Mengenal bagian – bagian penting dalam Ms. Access. Bagian – bagian tersebut antara lain :

  • Tabel –>  merupakan bagian dalam Ms. Access yang berisi database keseluruhan dari tiap kategori. Tabel terdiri dari bebeapa kolom yang disebutField.  Contoh: Tabel data mahasiswa Universitas Bakrie, Tabel Dosen Universitas Bakrie, dll.
  • Query –> merupakan bagian dari Ms. Access yang dapat digunakan untuk menampilkan field – field tertentu dari bebrapa tabel. Field dari bebeapa tabel tersebut kemudian dibuat menjadi tabel baru.
  • Form –> merupakan bagian dari Ms. Access yang digunakan dalam proses menginput data ke tabel/ database
  • Report –> merupakan bagian dalam Ms. Access yang dapat digunakan dalam proses pelaporan database  dan dapat di print out.

Dalam setiap tabel kita harus memiliki sebuah Primary Key yang digunakan sebagai identitas utama tiap data yang diinput dalam tabel tersebut. Sifat dari Primary Key adalah No duplicates,artinya tidak mungkin ada data dalam sebuah tabel yang memiliki Primary Key yang sama.
Selain bagian – bagian penting seperti yang telah dijelaskan diatas, terdapat satu fungsi utama yang sering digunakan dalam Ms. Access yaitu, Relationship. Relationship dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa tabel dengan “Tabel Penghubung”. “Tabel Penghubung” dapat dihubungkan dengan tabel lainnya karena salah satu field dalam “Tabel Penghubung” merupakan Primary Key dari tabel lain. Contohnya: Tabel Data konsumen dan Tabel Movie dapat dihubungkan dengan Tabel Pemesanan (“Tabel Penghubung”) karena field yang tersedia dalam tabel pemesanan berupa : ID Pemesanan, ID konsumen ( Primary Key dari tabel data konsumen ), ID Movie (Primary Key dari tabel Movie), Jumlah Pemesanan dan biaya pemesanan.

Pertama harus kita ketahui dulu pengertian dari Database itu sendiri. Database adalah  kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu Program komputer untuk memperoleh informasi dari Database tersebut.
Konsep dasar dari Database adalah kumpulan data rancu yang dijabarkan secara sistematik sehingga data-data yang rancu tersebut menjadi sebuah informasi bagi orang atau user yang melihatnya.
Berikut adalah berbagai macam dari Database Management System ( DBMS )    :
1. MySQL
2. ORACLE
3. FIREBIRD
4. Microsoft SQL server 2000
5. Visual Foxpro 6.0
6. Database Desktop Paradox
dll.
Keuntungan menggunakan Database    :
1. Kontrol data terpusat
2. Data dapat dipakai bersama (share)
3. Redundansi data ( kerancuan data ) dapat dihindari dan dikontrol
4. Independensi data
5. Integritas data yang terpelihara
dll.
Microsoft mulai mengukuhkan standar baru dalam menampilkan menu suatu program terapan milik perusahaannya. Inovasi baru tersebut dikenal dengan istilah “Ribbon”. Ribbon merupakan daerah di bawah Title Bar yang digunakan untuk menampilkan tab dan menu perintah yang terdapat dalam tab tersebut. Dalam tiap tab terdiri dari kelompok-kelompok menu perintah berdasarkan kesamaan fungsinya, disebut dengan istilah “group”.  Dengan demikian access  tidak lagi dikuasai “kaum Barbar’” (menu bar, Toolbar Formatting, dll).
Adapun icon perintah yang terdapa di tab Home dikelompokkan menjadi 7 group: (1) Views, (2) Clipboard, (3) Font (4) Rich Text, (5) Record, (6 ) Short & Filter, dan (7) Find.
A. Group Views
Group Views terdiri dari sejumlah icon perintah yang digunakan untuk memilih jenis tampilan data.

1.      Datasheet View: digunakan untuk menampilkan data dalam bentuk standar. Dalam bentuk tampilan ini data ditampilkan sesuai nama field yang sudah didesain pada tahap awal pembuatan database. Dalam bentuk seperti ini tampilan mirip dengan tampilan lembar kerja di Excel.

2.      PivotTable View: digunakan untuk menampilkan database dalam bentuk kompilasi, dimana pada tampilan ini hanya memungkinkan untuk menampilkan nama field data saja. Saat diperlukan, user hanya perlu meng-klik salah satu field yang diinginkan, maka deretan data akan ditampilkan.

3.      Pivot Chart View: digunakan untuk menampilkan data ke dalam bentuk diagram, untuk data yang berkaitan dengan perhitungan angka yang dimanipulasi melalui Query.

4.      Design View: digunakan untuk tampilan data yang memungkinkan user untuk merancang field serta mengatur tipe data pada setiap field. Pada tampilan jenis ini nama field disusun secara vertikal, sedang di sebelah kanannya berisi tabel yang digunakan untuk memilih tipe data tertentu pada setiap nama field di sebelah kirinya.

B. Group Clipboard

Umumnya icon perintah di group Clipboard ini berfungsi untuk mengolah seputar papan klip. Secara awam, setiap data yang di-cut dan di-copy akan tersimpan di dalam Random Access Memory (RAM). Tak sekedar urusan copy-paste. Group ini juga menyediakan fasilitas bagi user yang memungkinkannya untuk memilih data tertentu yang ingin di-paste atau ditempel. Bahkan user diberi peluang untuk mem-paste bagian intisari data, sedang atribut format tidak akan disertakan ke dalam tempelannya.
C. Group Font
Icon perintah di group Font secara umum digunakan untuk mengatur format huruf dalam suatu database aktif. Format yang dimaksud, seperti masalah jenis huruf, ukuran huruf, ketebalan huruf, perataan teks, dll.
Sedangkan perintah-perintah yang terdapat di group Font ini adalah:
1.      Font: digunakan untuk memilih jenis huruf. Pilih data dalam datasheet, klik menu ini, dan pilih salah satu jenis huruf yang tersedia. Namun yang perlu dicatat bahwa janis huruf yang dipilih hendaknya jenis huruf yang mudah untuk dibaca, mengingat ini bukanlah desain undangan pernikahan yang lebih mementingkan artistik dan estetik. Database umumnya identik dengan sesuatu yang formal yang menuntut untuk disinkronisasi dengan nuansa tersebut. Pilih jenis huruf yang bagus, mudah dibaca, namun tanpa mengurangi kesan formal.
2.      Font Size: digunakan untuk memilih mengatur ukuran huruf. Dalam urusan database mungkin merasa perlu untuk mengklasifikasikan data tertentu. Salah satunya dapat dilakukan dengan mengubah ukuran huruf terhadap database.
3.      Bold: digunakan untuk menebalkan teks terpilih dalam database. Ketebalan huruf juga bisa menjadi sebuah klasifikasi. Sekelompok data yang diset dengan huruf tebal dianggap sebagai kelompok data dengan kriteria yang sama.
4.      Italic: digunakan untuk memiringkan huruf. Dalam aspek kebahasaan, tulisan yang diformat miring dapat memiliki arti penekanan atau sebagai kata asing yang belum banyak dikenal kalangan. Mungkin tak jauh berbeda dengan dunia database. Data yang diset miring bisa memiliki maksud tertentu, misal, sebagai tanda atau mark, atau mungkin memiliki arti penekanan terhadap kriteria tertentu.
5.      Underline: digunakan untuk memberi tanda garis bawah pada data terpilih. Pilih data yang diinginkan, klik kiri icon ini, maka data terpilih akan tergaris-bawahi.
6.      Align Text Left: digunakan untuk mengatur teks rata kiri.
7.      Align Center: digunakan untuk mengatur teks rata tengah.
8.      Align Text Right: digunakan untuk mengatur teks rata kanan
9.      Font Color: digunakan untuk mengatur warna huruf
10.  Gridlines: digunakan untuk mengatur garis grid di bagian tepi kotak data. Disini user diberi peluang untuk memilih salah satu jenis garis tepi kotak data, meskipun secara default, datasheet sudah memiliki gridlines semu untuk memisah antar kotak data, namun user bisa memberikan garis tepi yang kontas untuk semakin mempertegas klasifikasi data secara manual.
11.  Alternatif Fill/Back Color: digunakan untuk mengatur serta memilih warna latar setiap cell data. Secara standar, suatu datasheet sudah memiliki back color dengan warna yang bersusun secara periodik, untuk kemudahan klasifikasi data. Namun bagi user yang punya kemauan lebih dari sekedar standar, disini jalan menuju kustomisasi memang terbuka lebar.
D. Record
Perintah-perintah di group Records ini digunakan untuk pengaturan seputar isian data yang terdapat dalam datasheet. Icon perintah yang terdapat dalam group ini adalah:
1.      Refresh All: digunakan untuk menata-ulang susunan data. Perintah ini sangat berguna dalam suatu database yang berasal dari data eksternal, misal data sinkronisasi, data dari database di internet, bila terjadi perubahan pada data asal (misal ada penambahan ataupengurangan record), maka di data hasil import tidak ikut berubah. Untuk mengetahui ada-tidaknya perubahan di data asal, maka klik icon Refresh ini, maka semua perubahan di data eksternal akan diterapkan di data import.
2.      New: digunakan untuk memasukkan record baru. Tanpa icon ini, user bisa menambahkan record baru dengan cara mengaktifkan cell di paling kahir datasheet. namun dengan icon New tersebut, user tidak perlu menggeser scroll ke bawah atau bahkan menekan tombol panah ke bawah di saat terdiri dari ribuan record yang melelahkan. Cukup klik icon ini, maka secara otomatis cell di paling akhir datasheet akan siap untuk diisi dengan record baru.
3.      Save: digunakan untuk menyimpan record dari datasheet yang sedang aktif.
4.      Delete: digunakan untuk menghapus record dari data yang terpilih.
5.      Total: digunakan untuk menjumlah record yang terdapat dalam datasheet aktif.
6.      Spelling: digunakan untuk mengecek ejaan kata dari suatu data.
7.      More: berisi menu-menu yang mendukung pengaturan datasheet, seperti mengubah ukuran datasheet, dll.
E. Group Short & Filter
Perintah-perintah yang terdapat di Group Short & Filter ini digunakan untuk keperluan penyortiran serta penyaringan data. Perintah-perintah yang terdapat di group ini adalah:
1.      Ascending: digunakan untuk mengurut data berdasarkan urutan abjad dari A-Z. Pilih data yang diinginkan, kemudian klik perintah ini, maka data akan tersusun berdasarkan urutan abjad dari A sampai Z.
2.      Descending: digunakan untuk mengurut data berdasarkan urutan abjad dari Z sampai A. Disini merupakan fungsi kebalikan dari Short Ascending.
3.      Clear All Short: digunakan untuk membersihkan semua kriteria penyortiran, disini susunan data akan kembali seperti sedia kala, sebelum dilakukan penyortiran.
4.      Filter: digunakan untuk menyaring data sesuai dengan kriteria tertentu.
5.      Selection: digunakan untuk memilih tampilan data yang sesuai dengan data terpilih saja. Aktifkan suatu data, klik icon Selection ini, data yang ditampilkan hanya yang berdasarkan data terpilih saja.
6.      Advanced: digunakan untuk memilih pengaturan lanjutan yang berkaitan dengan masalah penyaringan data.
7.      Toggle Filter: digunakan untuk menerapkan semua pengaturan penyaringan data.

Sumber : http://20sie12.blogspot.com/2013/01/mengenal-microsoft-access-2010.html

http://geojordan.blogspot.com/2012/12/fungsi-menu-dan-ikon-yang-ada-pada_14.html