Aruma

Informatif dan Edukatif

3 Cara Membuat Situs Web yang Mudah dan Profesional

Jika anda masih bingung cara membuat situs web, maka beruntung sebab anda membaca artikel ini. Artikel ini akan sedikit mengurai kebingungan anda tentang cara dan proses pembuatan situs web.

Tidak bisa dipungkiri bahwa sekarang kebutuhan memiliki situs web menjadi hal yang cukup penting, baik itu individu biasa, individu pebisnis, maupun sebuah grup bisnis. Bagi individu, situs web bisa dimanfaatkan sebagai sarana promosi, menyantumkan contact dan CV untuk apply pekerjaan dan pengembangan karir, atau sekadar menyalurkan hobi berbagi dan menulis. Bagi individu pebisnis, memiliki situs web menjadikan bisnis yang dijalani bisa dikenal dan diketahui secara luas, peluang untuk mendapat pelanggan yang banyak terbuka lebar, dan menambah brand awarness di mata pelanggan. Fungsi ini semakin luas, jika situs web tersebut dimiliki oleh grup bisnis, selain sebagai profesionalisme, memiliki situs web juga menjadi sebuah keharusan bagi bisnis era industri 4.0.

membuat-situs-web

3 Cara Membuat Situs Web yang Mudah dan Profesional

1. Menentukan Ide Situs Web

Ide mengenai situs web, pada dasarnya berkutat pada tujuan, peruntukan, dan siapa yang mengelola situs web nantinya. Secara sederhana, ide situs web bisa dibedakan menjadi dua, yakni sebagai situs pribadi (personal) dan situs bisnis (komersial).

Bagi kalangan bisnis, memiliki situs web toko online atau toko toko eCommerce adalah langkah yang sangat bagus. Memiliki situs web toko online sendiri setidaknya memiliki keuntunngan lebih dibanding mengikut dengan platform eCommerce besar. Keuntungan ini makin terasa, jika segmentasi pelanggan yang anda miliki sangat spesifik. Dengan memiliki situs web toko online menjadi asset besar sekaligus media promosi yang sangat kuat.

2. Menentukan Nama Domain

Menentukan nama domain dan eksistensinya merupakan langkah kedua yang perlu dilakukan. Untuk nama domain, carilah nama domain yang sederhana, mudah diingat, pendek (tidak terlalu panjang sehingga menyulitkan untuk diingat), dan masih memiliki kaitan dengan jenis bisnis atau produk yang anda miliki.

Untuk eksitensi domain, anda bisa memilih apakah mau menggunakan eksistensi .com, .net, .org, .tech, dan lain sebagainya. Saran dari kami bahwa nama dan eksistensi domain mudah diingat dan terkait dengan bisnis yang anda jalankan.

3. Setup, Edit dan Kostumisasi Situs

Untuk masalah setup, edit, maupun kostumisasi situs web sekarang ini bukanlah hal yang sulit. Monopoli lankah ini tidak lagi harus dilakukan oleh anak jebolan IT, saat ini banyak sekali platform tersedia yang memudahkan cara ini, bahkan bisa dengan mudah dipelajari dan dilakukan oleh seorang newbie sekalipun.

Untuk bagian ini, ada beberapa saran yang dapat kami berikan diantaranya mengenai ketersediaan fitur SSL, fitur email, dan desain template/tema situs web. Fitus SSL berguna untuk menjaga keamanan data dan transaksi pelanggan. Fitur email berguna untuk menjaga profesionalitas web anda. Sementara, desain template yang sederhana, menyesuaikan dengan jenis dan tujuan situs web, dan akses mobile-friendly menjadi faktor yang teramat penting dalam era penggunaan smartphone hari ini.

Penutup

Demikianlah tiga cara membuat situs web seperti paparan kami di atas. Khusus untuk cara ketiga, jika anda tidak punya waktu atau memiliki kendala lain, maka ide untuk mencoba platform pembuat jasa web adalah opsi yang baik. Sebagai sebuah referensi, kami perkenalkan Sitebeat bagi anda. Sitebeat adalah platform perancang situs web yang memudahkan dalam membuat situs web dan toko eCommerce. [aruma]

Dasar-dasar Manajemen

Dasar-dasar manajemen – Manajemen adalah proses mengelola sumber daya yang dimiliki (baik sumber daya manusia maupun sumber daya modal untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien.

Untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien ini, maka seorang manajer atau perusahan harus menerapkan dasar-dasar manajemen dengan baik. Apa saja dasar-dasar manajemen, berikut ini merupakan penjelasan singkat kami.

Dasar-dasar Manajemen

Untuk memudahkan memahami dan menghafal dasar-dasar manajemen, ada akronim yang bisa digunakan yakni POACE; Planning, Organization, Actuating, Controlling, dan Evaluation.

Planning

Planning atau perencanaan adalah tahap awal dalam proses manajemen. Menentukan rencana diawal sangat urgen, karena akan dipertimbangkan tujuan yang hendak dicapai dan disesuaikan dengan kebutuhan sumber daya yang ada (sumber daya manusia dan modal).

Dalam menentukan tujuan, bisa menggunakan kaidah SMART. Ini merupakan akronim dari:

  • Specific atau spesifik. Penentuan tujuan dilakukan dengan spesifik atau jelas. Tujuan yang tidak spesifik akan cenderung membingungkan dan susah untuk dicapai. Semakin spesifik suatu tujuan, maka peluang untuk dicapai semakin besar.
  • Measurable atau dapat diukur. Tujuan yang baik adalah tujuan yang terukur, artinya memiliki variabel-variabel yang bisa dicapai. Ukuran keberhasilan proyek dalam sebuah manajemen bisa dilihat dari besarnya penggunaan dana yang digunakan dan berapa lama yang dibutuhkan agar tujuan tersebut dapat tercapai.
  • Achievable atau dapat diraih. Penentuan tujuan harus sebisa mungkin dicapai. Usaha untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan dengan maksimal menggunakan semua sumber daya. Jika tujuan diperkirakan tidak bisa dicapai, maka perlu direncanakan dengan lebih baik.
  • Realistic atau realistis. Tujuan yang direncanakan haruslah realistis atau masuk akal. Hal-hal yang tidak masuk akal, akan sangat susah untuk dicapai.
  • Timely. Dalam menetapkan tujuan harus jelas berapa lama waktu yang dibutuhkan, misalnya dapat dicapai dalam sehari, seminggu, atau bahkan sampai beberapa tahun.

Baca juga: Pengertian Turnover adalah

Organization

Organization atau pengorganisasian adalah tahap kedua dalam manajemen. Pengorganisasian dilakukan dengan menempatkan sumber daya pada waktu dan posisi yang tepat.  Biasanya ada istilah the right man, on the right place.

Proses pengorganisasian mengharuskan seorang manajer memahami kemampuan sumber daya yang ia miliki. Tujuannya jelas untuk menempatkan pada posisi yang sesuai dengan kemampuan. Ketepatan dalam menetapkan tugas dan job sangatlah penting dalam proses ini.

Actuating

Actuating atau pelaksanaan.

Untuk mendapatkan informasi lebih banyak mengenai informasi manajemen dan seputar bisnis, bisa mengunjungi website indorsie.com []

5 Cara Mencuci Baju Sablon dengan Mudah

Bahan kaos sering dipakai lantaran nyaman dan banyak memiliki desain gambar atau tulsan yang keren-keren. Gambar atau tulisan pada kaos tersebut biasanya menggunakan teknik sablon. Penggunaan sablon di baju membuatnya agak sulit untuk dibersihkan agar tidak memudarkan gambarnya.

Mencuci baju sablon mempunyai cara tersendiri agar sablon tersebut tidak gampang luntur. Ketika mencuci baju sablon kita seringkali malah merusak bahan, tekstur dan warna serta sablon pada baju atau kaos. Saat kita mencuci pun apabila mengucek dan menyikat kaos terlalu lama maka kaos akan menjadi melar atau molor. Lalu, bagaimana cara mencuci baju ini? Berikut 10 cara mencuci baju sablon agar tidak mudah luntur, di antaranya:

Cara Mencuci Baju Sablon

1. Saat Perendaman
Kaos memiliki strukur benang berupa pintalan sehingga elasitas bahan dan kelembutan bahan dengan sistem rajut akan berubah oleh unsur air dan deterjen. Sehingga usahakan kaos yang baru pertama kali dicuci tidak direndam lebih dari 30 menit dan untuk kaos lama tidak lebih dari 1 jam. Kemudian saat merendam gunakan deterjen secukupnya, karena deterjen berlebih dapat mengakibatkan sablon pada kaos cepat rusak / terkelupas.

2. Hindari Pemutih
Mencuci kaos bersablon yang mengandung pemutih harus dihindari karena reaksi kimia pemutih dapat mengakibatkan sablon menjadi luntur / terkelupas. Di samping itu juga membuat kaos lebih cepat tipis dan kasar.

3. Pisahkan Saat Dicuci
Pisahkan kaos Anda dengan pakaian lain, khususnya yang berwarna kuat seperti hitam, merah, biru dan sebagainya dengan kaos berwarna putih. Hal ini guna mencegah seandainya warna kuat tersebut luntur tidak mengakibatkan kaos putih terkena dampaknya. Pisahkan juga antara pakaian yang kotor dengan yang kurang kotor agar kotoran tidak berpindah.

4. Hindari Sikat
Kaos berbahan cotton memiliki tekstur kain yang lembut. Hindari menyikat kaos tipe ini, karena dapat merusak tekstur kain. Hindari juga kucekan dan perasan yang kuat karena selain merusak pori-pori baju juga dapat mengonyak sablon, khususnya pada kaos selain warna putih dan abu.

5. Cuci Terbalik
Usahakan pada saat mencuci, posisi kaos yang ada sablon-nya berada di bagian dalam. Hal ini agar menghindari mencuci secara langsung pada bagian sablon.

6. Mencuci Menggunakan Tangan
Mencuci dengan mesin cuci dapat mengakibatkan kaos menjadi melar, sablon cepat rusak dan pori – pori kain kasar. Hal ini karena saat berputar kaos akan menerima beban tarik – ulur dan gesekan dengan kain lain disekitarnya. Sebaiknya cuci kaos Anda secara manual dengan tangan.

5. Noda
Apabila kaos terkena noda, segera cuci pada bagian yang bernoda. Gunakan shampoo/detergen, oleskan pada bagian noda. Gosok dengan halus dan bilas dengan air bersih hingga noda menghilang. [sablonkaosmksr.com]