RSS
 

Perkembangan IT di Indonesia dibanding dengan negara lain

26 Jun

Perkembangan IT di Indonesia dibanding dengan negara lain

          Perkembangan IT saat ini semakin lama semakin berkembang. Teknologi Informasi sendiri adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, pendidikan, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara global. Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi dan teknologi komunikasi ini adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani. Kemudian untuk profesi seperti sains, teknologi, perdagangan, berita bisnis, dan asosiasi profesi. Sarana kerjasama antara pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok yang lainnya tanpa mengenal batas jarak dan waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor lainnya yang dapat menghambat pertukaran pikiran.

Sekarang ini peranan IT dalam keidupan manusia sudah semakin penting. Karena seiring dengan perkembangan IT tersebut manusia banyak melakukan pekerjaannya di depan komputer maupun dengan menggunakan handphone untuk komunikasi. Dengan adanya kemajuan teknologi semakin mempermudah pekerjaan manusia dan serasadunia ada di genggaman kita. Selain itu, perkembangan IT juga sangat cepat, sehingga harus selalu mengikuti perkembangannya. Perkembangan teknologi informasi di Indonesia sangat dipengaruhi oleh kemampuan sumber daya manusia dalam memahami komponen teknologi informasi ( perangkat keras, perangkat lunak, komputer sistem jaringan, dan sistem telekomunikasi). Untuk membangun fasilitas TI, Indonesia masih sangat mengandalkan investor. Banyak sekali anak-anak yang menggunakan perkembangan IT untuk kebutuhan sehari-hari misalnya saja penggunaan facebook, twitter dan lain sebagainya. Kemajuan teknologi informasi dan telekomunikasi begitu pesat, sehingga memungkinkan diterapkannya cara-cara baru yang lebih efisien untuk produksi, distribusi dan konsumsi barang dan jasa. Proses inilah yang membawa manusia ke dalam Masyarakat atau Ekonomi Informasi. Masyarakat baru ini juga sering disebut sebagai masyarakat pasca industri. Apapun namanya, dalam era informasi, jarak fisik atau jarak geografis tidak lagi menjadi faktor dalam hubungan antar manusia atau antar lembaga usaha, sehingga jagad ini menjadi suatu dusun semesta atau “Global village”. Sehingga sering kita dengar istilah “jarak sudah mati” atau “distance is dead”, yang makin lama makin nyata kebenarannya. Dalam kehidupan kita dimasa mendatang, sektor teknologi informasi dan telekomunikasi merupakan sektor yang paling dominan. Siapa saja yang menguasai teknologi ini, maka dia akan menjadi pemimpin dalam dunianya.

Saat ini, kita telah memasuki era globalisasi dengan perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat. Di Indonesia pun informasi-informasi dari berbagai belahan dunia sudah dapat diakses dengan cepat dan mudah. Fasilitas internet  telah mengubah paradigma masyarakat menjadi semakin modern dan praktis. Internet saat ini semakin mudah diakses. Selain fasilitas warnet yang semakin banyak, orang-orang juga dapat mengakses internet melalui PC atau laptopnya di rumah, atau dengan memanfaatkan fasilitas hotspot, atau bahkan dengan menggunakan handphone.  Tidak hanya itu, internet saat ini telah dimanfaatkan sebagai media pembelajaran, bisnis, kemiliteran, dan berbagai bidang lain. Pemerintah Indonesia telah menjadikan internet sebagai salah satu bagian penting dalam berbagai bidang. Dengan memanfaatkan internet, Indonesia telah melakukan satu langkah maju untuk semakin berkembang dan maju pada masa yang akan datang. Selain itu dalam bidang pendidikan sudah adanya E-learning adalah salah satu wujud perkembangan TI. Apabila di bandingkan dengan negara lain, menurut saya Indonesia tidak kalah. Semoga teknologi semakin lama semakin berkembang.

Pada saat ini konektivitas PJI ke Internet melalui INP Indosat, sebagian melalui INP Satelindo, sebagian terhubung langsung super ISP di luar negeri. Secara teknis sudah ada interkoneksi antar pelanggan INP Indosat melalui Indosat dan antar pelanggan INP SatelindomelaluiSatelindo. Meski demikian belum ada inisiatif untuk membuat interkoneksi naasional. Untuk membantuk interkoneksi nasional ini, APJII berinisiatif meluncurkan program Indonesia Internet Exchange (IIX), yang diharapkan dapat dijadikan titik awal pengembangan lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan pertumbhan Internet Indonesia.

Indonesia Network Information Center. Dengan pertumbuhan jaringan Internet yang cukup pesat, kebutuhan untuk mengorganisir informasi jaringan secara baik dan berkesinambungan sangan diperlukan. Tanpa adanya basis informasi jaringan yang dikelola dengan baik, pertumbuhan Internet di Indonesia akan terhambat, bahkan dapat menimbulkankekacauan yang mengganggu stabilitas jaringan Internet secarakeseluruhan. Pengelolaan informasi nasional adalah tanggungjawab yang harus kita pikul demi nama baik bangsa Indonesia. Di negara-negara lain, pusat informasi jaringan yang lebih di kenal sebagai “Country NIC” telah banyak dikembangkan. Karena latar belakang pertumbuhan Internet yang cukup beragam disetiap negara, pusat informasi jaringan di suatu negara bisa saja dikelola oleh swasta, akademi atau pemerintah. Di kawasan Asia telah dikenal adanya JP-NIC (Jepang) yang didukung oleh PJI PJI di Jepang, TW-NIC (Taiwan) yang dikelola oleh Pusat Komputer Kementrian Pendidikan Taiwan, KR-NIC (Korea) yang disponsoro oleh National Computerization Agency, dan SG-NIC(Singapura) yang dikelola oleh National Computer Board milik Pemerintah Singapura. Peranan dan lingkup kerja dari country NIC juga bisa berbeda di setiap negara. Ada yang terfokus pada pembagian alamat IP, pendaftaran dan pengelolaan domain, ataupun informasi-informasi lain yang relevan. Untuk Indonesia, fungsi pendaftaran dan pengelolaan domain TLD-ID Country (Top Level Domain yang menandakan negara Indonesia) sudah dipelopori oleh Pusat Ilmu Komputer Universitas Indonesia (PUSILKOM UI). Indonesia Network Information Center (ID-NIC) adalah inisiatif yang didukung sepenuhnya oleh APJII dengan tujuan tersedianya pengelolaan informasi jaringan nasional yang mandiri dan berkelanjutan. I D-NIC akan mengembangkan fungsi dan peranannya dalam penyediaan informasi jaringan di Indonesia, sesuai dengan kebutuhan di dalam negeri maupun untuk kepentingan masyarakat Internasional. D irektori Internet Indonesia adalah fasilitas untuk mencarai informasi mengenai jaringan-jaringan di Indonesia, namanamapersonalia yang bertanggungjawab atas pengelolaan jaringan tersebut, serta informasi yang dapat membantu berbagai pihak mengetahui lebih lanjut mengenai jaringan Internet di Indonesia. Dalam terminology popular, basis data ini lebih dikenal sebagai ‘whois database’. A P JII, melalui program ID-NIC akan membuat ‘whois database’ sebagai langkah awal inventarisasi informasi jaringan internet di Indonesia.

Pusat informasi yang akan dikembangkan dalam program IDNIC akan terus dikembangkan sehingga mencakup fasilitasfasilitas yang lebih luas, misalnya search engine, direktori industri, pusat pertukaran informasi, dan layanan lain yang bermanfaat bagi seluruh PJI dan pengguna Internet di Indonesia. Program-program lanjutan akan dikomunikasikan ke masyarakat untuk mendapatkan umpan balik, sehingga prioritas dapat diberikan pada hal-hal yang mempunyai dampak terbesar bagi publik.

Annual Indonesian Scholars Conference in Taiwan (AISC-Taiwan) Di abad ini dunia memasuki era ekonomi berbasis pengetahuan (knowledge based economy), dimana pertumbuhan ekonomi, kemakmuran, dan kesejahteraan suatu bangsa amatdipengaruhi oleh kemampuannya menguasai & mengkapitalisasi ilmu pengetahuan & teknologi. Era ini juga diwarnai oleh makin kuatnya kecenderungan sistem terbuka yang menimbulkan persaingan global, sehingga syarat mutlak suatu bangsa agar survive dan unggul di setiap lini persaingan adalah meningkatkan daya saing bangsanya (national competitiveness). Salah satu faktor utama yang bisa meningkatkan daya saing bangsa adalah peningkatan investasi dan perbaikan kualitas pengembangan SDM dan penelitian. Indonesia sebagai negara berkembang dengan kekayaan alam yang melimpah membutuhkantenaga terampil berbasis pengetahuan yang mampu mengelola, meningkatkan nilai ekonominya, dan memberi solusi terhadap permasalahan yang dihadapi dalam hal keamanan, kesehatan, pendidikan, lingkungan, pertanian, industri, infrastruktur, dan sektor lainnya. Namun permasalahan besar yang berkaitan dengan peningkatan kualitas SDM dan penelitian masih dihadapi Indonesia hingga kini. Indikator itu terlihat dari masih rendahnya investasi pengembangan SDM dan penelitian jika dilihat dari indikator jumlah penelitian dan pengembangan beserta outcomes-nya sebagaimana dilaporkan ADB tahun 2003.

Kondisi diatas berkorelasi positif terhadap peringkat daya saing bangsa yang masih rendah dibanding dengan negara-negara lain. Rendahnya daya saing bangsa Indonesia itu juga bisa dilihat dari angka Human Development Index (HDI) yang dikeluarkan UNDP, dimana menempatkan Indonesia di urutan 107 dari 177 negara. Persoalan ini perlu segera dipecahkan jika bangsa Indonesia tidak ingin tertinggal dan tergilas oleh perubahan jaman yang begitu cepat. Langkah strategis telah dilakukan pemerintah dalam upaya peningkatan daya saing bangsa, diantaranya adalah peningkatan anggaran pendidikan hingga mencapai 20% (APBN 2009-2010), penyempurnaan sistem pendidikan nasional, dan peningkatan anggaran penelitian, walaupun angkanya masih jauh dari nilai anggaran riset yang dikeluarkan oleh negara-negara tetangga. Meskipun kebijakan yang diambil pemerintah masih jauh dari kata ideal sebagaimana diharapkan seluruh elemen bangsa, tapi sebagai anak bangsa kita tidak boleh hanya mengkritik pada setiap kebijakan yang dijalankan tanpa ikut berkontribusi pada berbagai peran & posisi yang memungkinkan. Sebagai kalangan akademis diluar negeri, baik itu pelajar maupun yang bekerja pada sektor-sektor strategis, memiliki peran yang penting untuk ikut memacupeningkatan daya saing bangsa. Salah satunya adalah berpartisipasi dalam penguatan dan akselerasi riset nasional sehingga mampu menjadi penyokong perkembangan industri nasional yang berbasis ilmu pengetahuan & teknologi yang dikembangkan oleh bangsa sendiri.

Aksi itu telah dimulai, diantara dengan munculnya Ikatan Ilmuwan Indonesia International (I-4), dan berbagai kajian keilmuan yang dimotori oleh para pelajar Indonesia dibelbagai negara tempat mereka menuntut ilmu. Sebagai bagian dari elemen bangsa yang punya rasa tanggungjawab dan komitmen tinggi terhadap kemajuan dan kesejahteraan bangsa, maka Forum Mahasiswa Muslim Indonesia di Taiwan (FORMMIT) bertekad mengambil bagian dalam gerakkan itu dengan menginisiasi sebuah forum ilmiah yang diharapkan hasilnya mampu menjadi pemicu peningkatan kualitas riset nasional dan percepatan kapitalisasi ilmu pengetahuan yang berujung pada naiknya pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan danpemerataan kesejahteraan rakyat Indonesia. Dan ikut membangun bangsa Indonesia menjadibangsa yang bermartabat dan diperhitungkan dalam percaturan dunia.

Menurut saya, perkembangan IT di Indonesia sangat cepat. Anak kecil zaman sekarang ini sudah bisa menggunakan IT mulai dari anak SD bahkan TK dan bahakan anak umur 2 tahun pun bisa, entah itu Hp ataupun laptop dan internet,  berbeda dengan zaman saya kecil dulu pengenalan IT baru diperkenalkan ketika menginjak kelas 5 SD. Dan sekarang hampir semua anak Indonesia mengerti bagaimanan menggunakan IT, hampir semuanya punya salah satu alat IT, baik kalangan atas-menengah-bahkan kecil, dewasa-muda-anak-anak. Namun dalam pemanfaatannya menurut saya kurang, karena kebanyakan hanya sering digunakan untuk membuka akun-akun jejaring sosial saja, hanya orang-orang tertentu saja yang memanfaatkannya untuk sebuah bisnis, meskipun terkadandg penipuan terjadi dan itu yang mengharuskan kita untuk mengerti IT dan berhati-hati dalam penggunaannya. Banyak manfaat yang dapat saya rasakan dengan adanya perkembangan IT diantaranya membantu saya dalam mengerjakan tugas-tugas kuliah, dengan mudah mentransfer uang, menambah teman melalui jejaring sosial, berkomunikasi dengan sangat mudah dan cepat. Selain itu, dengan berkembangnya IT maka dapat memajukan perekonomian Indonesia, sekarang juga terdapat bisnis online, transaksi melalui internet, serta banyak lagi manfaat yang lainya. Selain itu dengan adanya teknologi dapat menambah teman misalnya melalui jejaring sosial misalnya facebook dan twitter. Dengan adanya teknologi saya sudah memanfaatkannya walaupun belum banyak yang dapat saya kuasai namun setidaknya dengan perkembangan teknologi dapat membantu saya dalam mengerjakan tugas kuliah.

 

 
 

Leave a Reply

 
*