Proses Pembuatan Gorilla Glass

November 9, 2012 in artikel by ardi

Gorilla Glass dibuat melalui proses peleburan bahan pembuat kaca dengan tingkat ketelitian yang tinggi. Pengerjaannya dilakukan secara otomatis, sehingga mampu mendapat hasil permukaan kaca yang bersih, halus, rata dan jernih. Hebatnya lagi, Gorilla Glass dibuat tanpa proses grinding dan polishing. Selain itu, Gorilla Glass diolah melalui proses penukaran ion.Yaitu proses pemberian kekuatan pada kaca secara kimia. Caranya, kaca dicelupkan pada wadah papas yang berisi bahan garam leleh pada suhu 400°C.
Selanjutnya ion sodium dalam jumlah kecil akan terlepas dari kaca dan akan digantikan dengan ion potassium dalam jumlah yang lebih banyak yang berasal dari lelehan garam. Ion potassium ini selanjutnya akan melapisi kaca dan akan ditanam bersamaan dengan mendinginnya suhu kaca tersebut. Sehingga menghasilkan lapisan yang berfungsi layaknya ‘baju baja’ pada kaca.
Proses penukaran ion ini juga yang membuat Gorilla Glass dapat dibuat dalam ukuran yang tipis tapi tetap kokoh. Ukurannya yang tipis membuat Gorilla Glass tidak akan mengurangi respon sensitif pada layar sentuh. Keunggulan lain dari Gorilla Glass, yaitu bahannya mudah dibersihkan. Misalnya terhadap sidik jari, minyak atau debu, dan tanpa meninggalkan goresan. Gorilla Glass juga diklaim ramah lingkungan, karena tidak terbuat dari bahan besi berat yang bisa membahayakan lingkungan.
Gorilla Glass juga mampu menyuguhkan tampilan layar yang jernih dan tajam, sehingga ideal bagi image HD (High Definition) dan 3D (3 dimension).
berikut ini merupakan video pengetesan terhadap Gorilla glass
YouTube Preview Image