Home > Uncategorized > Budidaya Cabai

Budidaya Cabai

Penanaman

Waktu yang paling baik adalah pagi atau sore hari. Sebelum penanaman dimulai, terlebih dahulu menyiapkan lubang-lubang tanaman dengan memberi pupuk kandang atau kompos. Membuat lubang-lubang tanaman usahakanlah lurus dengan jarak-jaraknya yang teratur. Caranya ialah menggunakan tali dengan menyiapkan ukuran jarak tanam yang dikehendaki.

Pemeliharan terhadap tanaman cabai ini meliputi

  1. Pemagaran

Pemagaran ini ialah untuk melindungi tanaman dari gangguan –gangguan binatang. Terutama bila lahan penanaman letaknya dekat perumahan penduduk, yang biasanya melepas binatang ternaknya, misalnya ayam .

2.   Penyiraman :

Maksud penyiraman ini ialah:

-          Memberi air sebagai kebutuhan tanaman

-          Mengganti air yang telah menguap pada siang hari

-          Mengembalikan kekuatan tanaman.

3.   Penyulaman

Penyulaman ini dilakukan untuk mengganti bibit-bibit yang mati atau kurang baik tumbuhnya. Pekerjaan ini dilakukan setelah + seminggu penanaman.

4.   Pemupukan

Panen Cabai

Panen cabai untuk sasaran pasar lokal dipilih buah -buah yang telah berwarna merah saja karena jarak pemasarannya relatif dekat. Persysratan layak panen untuk cabai adalah apabila buahnya telah mencapai ukuran maksimal, hampir matang tetapi warnanya masih hijau. Cabai yang di panen terlalu muda dapat mengakibatkan bobotnya menurun secara drastis dan kurang tahan ankut (cepat rusak). Sebaliknya, buah cabai yang dipanen terlalu matang atau warnanya sudah merah menyebabkan kurang disukai  pasar (konsumen) karena kualitasnya sudah menurun.

Cara panen cabai adalah memetik buah bersama tangkainya secara hati-hati di saat cuaca terang. Hasil panen di masukkan ke dalam wadah, kemudian dikumpulkan di tempat penanpungan.

Categories: Uncategorized Tags:
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.
You must be logged in to post a comment.