[Tugas TIK] Implementasi Tekhnologi Informasi dalam Organisasi

Tekhnologi informasi dewasa ini mengalami perubahan yang sangat pesat baik dalam fungsi dan model yang semakin beragam, yang berdampak pada semakin mudahnya akses pertukaran informasi dan komunikasi. Inovasi dalam tekhnologi ini secara sadar atau tidak, memaksa semua orang untuk mengikuti perubahan tersebut karena tuntutan lingkungan. Karena, maju atau tidaknya suatu organisasi juga diukur dali pemanfaatan tekhnologi informasi dalam organisasi tersebut.

Salah satu contoh inovasi tekhnologi dalam lingkungan organisasi misalnya penggunaan skype dalam meeting dimana anggota dapat berkomunikasi lewat video call secara conference tanpa harus bertemu langsung dan dilakukan di tempat yang jauh jaraknya. Namun, kekurangan inovasi tekhnologi jenis ini yaitu menuntut adanya koneksi internet yang cepat, dimana di Indonesia sendiri koneksi internet tiap tempat berbeda-beda, bahkan ada yang belum tersentuh internet sama sekali. Selain itu, contoh terdekat pemanfaatan tekhnologi informasi dalam organisasi misalnya penggunaan email atau bahkan website khusus untuk pertukaran data (wiggio.com) dalam kelas perkuliahan. Dimana, materi dari dosen bisa didistribusikan melalui situs tersebut ke semua anggota kelas tanpa harus repot mengopy ke flashdisk terlebih dahulu.

Pemanfaatan tekhnologi merupakan sarana penunjang organisasi dalam mencapai tujuannya dan berdampak pada aktivitas ekonomi organisasi tersebut, yaitu TI dapat membantu dalam pertukaran informasi yang akurat dan efisien, dimana para anggota atau antar-oganisasi tidak perlu lagi bertemu secara langsung sehingga hemat biaya dan pesan dapat disampaikan dan diterima dalam waktu sesinglat-singkatnya sehingga lebih efisien dalam penggunaan  waktu dan pengambilan keputusan juga akan lebih cepat. Bagi organisasi yang menggunakan tekhnologi tinggi dalam pekerjaannya, perkembangan TI juga menentukan maju atau tidaknya organisasi tersebut (contoh: otomotif).

Tekhnologi informasi mampu mengimbangi perubahan struktur dalam organisasi. Dimana bertemu secara langsung antar anggota tidak begitu penting lagi karena inovasi dalam TI memudahkan anggotanya untuk berinteraksi, kapanpun dan dimanapun. Namun, kemudahan tidak selamanya berefek baik. Efektivitas komunikasi justru bisa saja berkurang karena penggunaan TI ini, seperti jika menggunakan text messenger atau chatting, maka komunikan tidak dapat menangkap situasi emosi komunikator sepenuhnya, bahkan komunikator bisa saja menyampaikan pesan yang berbeda dengan apa yang dirasakan (seperti menggunakan emoticon tersenyum, padahal ketika mengetik pesan tersebut dia biasa saja). Keterbatasan TI juga mempengaruhi efektivitas pertukaran pesan dalam komunikasi.

Namun, berhasil atau tidaknya pemanfaatan TI dalam organisasi sebenarnya dilihat dari sukses atau tidaknya suatu organisasi dalam mencapai tujuannya dan TI merupakan alat bantu dalam pencapaian tujuan tersebut. Hal ini dikemukan oleh Romney (2006) bahwa pemanfaaatan teknologi informasi didalam organisasi bukan merupakan strategi dasar dari organisasi tersebut, implementasi teknologi informasi digunakan untuk membantu dalam pencapaian strategi organisasi.

Referensi : Rahmawati, Diana. Peran Teknologi Informasi dalam Hubungan Struktur Organisasi dengan Lingkungan (Suatu Kajian Teori). Diakses pada 27 Maret 2014 dalam http://staff.uny.ac.id/

Tags: , , , ,

Leave a Reply

CAPTCHA Image
*