Laporan Praktikum BIODAS#Jaringan

2012
02.15

I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Tumbuhan tersusun atas berbagai jaringan. Banyaknya pengetahuan tentang struktur jaringan menyebabkan kesulitan dalam memberi definisi yang tepat suatu jaringan. Definisi jaringan adalah sekelompok sel dengan asal-usul, struktur, dan fungsi yang sama. Definisi ini tidak tepat untuk semua kasus. Diperlukan definisi yang lebih lentur untuk jaringan tumbuhan tingkat tinggi. Berbagai jaringan penyusun tubuh tumbuhan yang meliputi jaringan meristem, parenkim, kolenkim, sklerokim, jaringan penutup, pengangkat dan pembuluh getah dapat menjelaskan keterkaitan antara struktur dan fungsi setiap jaringan tumbuhan (Mulyani, 2006).
Jaringan pada tubuh tumbuhan diklasifikasikan atas dasar berikut : Menurut posisinya dalam tumbuhan, tipe sel penyusun, fungsinya cara dan tempat asal-usul dan tempat perkembangan jaringan. Jaringan juga dibagi menjadi dua yaitu jaringan sederhana dan jaringan kompleks bergantung pada jumlah tipe sel penyusunannya (Fohn, 1982).
Salah satu metode klasifikasi tumbuhan tingkat tinggi yaitu membagi seluruh jaringan permanent atau terdeferensiasi. Jaringan meristematik pada umumnya ditemukan pada bagian ujung akar danbatangyang sedang tumbuh serta didaerah-daerah tepi batang (Fried, 2005).
1.2 Maksud dan Tujuan
Maksud dari diadakannya praktikum Biologi Dasar tentang Jaringan Hewan dan Tumbuhan ini adalah supaya para praktikan mengetahui pengertian serta beberapa macam jaringan yang terdapat pada tumbuha dan hewan.
Tujuan dari diadakannya praktikum Biologi Dasar tentang Jaringan Hewan dan Tumbuhan ini adalah untuk mengamati struktursel yang menyusun jaringan tubuh hewan dan tumbuhan serta mengetahui perbedaan jaringan hewan dantumbuhan.
1.3 Waktu dan Tempat
Praktikum Biologi Dasar tentang Jaringan Hewan dan Tumbuhan ini dilaksanakan pada hari selasa, tanggal 4 oktober 2011 pada pukul 07.00-08.40 WIB yang bertempat di Laboratorium IIP (Ilmu-Ilmu Perairan) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya, Malang.

II. TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Definisi Jaringan
Tumbuhan tersusun atas berbagai jaringan. Banyaknya pengetahuan tentang struktur jaringan menyebabkan kesulitan dalam memberi definisi yang tepat satu jaringan. Definisi jaringan adalah sekelompok sel dengan asal-usul, struktur, dan fungsi yang sama. Definisi ini tidak tepat untuk semua kasus. Diperlukan definisi yang lebihlentur untuk jaringan tumbuhan tingkat tinggi. Bentuk-bentuk tumbuhan menimbulkan kesulitan dalam pengelompokkan jaringan.percobaan dengan suatu perlakuan dapat menyebabkan suatu tipe sel berubah menjadi tipe sel yang lain. Sebagai contoh sel parenkim dapat dirangsang untuk berduferensiasi menjadi unsure pembuluh. Jaringan mungkin juga terdiri atas sel yang berbeda bentuk, bahkan fungsinya,tetapi susunannya selalu sama (Mulyani, 2006)
Definisi jaringan yang dapat diambil adalah sekumpulan sel dengan asal-usul, struktur dan fungsi yang sama. Jaringan pada tumbuhan dibedakan menurut posisi pada tumbuhan, tipe sel penyusun, fungsi dan tingkat perkembangan. Jaringan juga bisa dibedakan menjadi jaringan sederhana dan jaringan kompleks. Sedangkan pada jaringan hewan, jaringan dibedakan menjadi jaringan ephitelium, jaringan syaraf, jaringan otot, dan jaringan tulang rawan (Fohn, 1992)
Setiap mahluk hidup berasal dari perkembangbiakan secara kawin (generatif) dan secara tak kawin (vegetatif). Secara kawin terjadi percampuran antara ovum dan sperma membentuk zigot. Zigot membelah berkali-kali membentuk sel. Sel-sel ini belum memiliki fungsi khusus. Pada saat perkembangan embrio, sel-sel tersebut berkembang menjadi berbagai jenis sel yang bentuknya sesuai dengan fungsinya. Sel tadi juga mengalami diferensiasi dan spesialisas. Jadi dari sel yang seragam berubah menjadi berbagai jenis sel yang membentuk sesuai dengan fungsinya (Searechin, 2011)
2.2 Deferensiasi Jaringan
Pada taraf sel, deferensiasi diartikan sebagai perkembangan turunan meristem kedalam unsure berbagai system jaringan tubuh tumbuhan dewasa yang mencakup keseluruhan sifat proses yang saling berkaitan yakni, proses kimia, Fisiologi dan Morfologi yang menyebabkan spesialisasi sel, karena taraf dan macam spesialisasi beragam dalam sel yang berbeda, maka deferensiasi sel akhirnya menghasilkan keaneka ragaman histology yang khas bagi tubuh tumbuhan tinggi (1999)
Pada saat deferensiasi jaringan, keanekaragaman histologis terjadikarena adanya perubahan dalam sifat sel dank arena penyesuaian dalam hubungan antar sel. Pada umumnya perubahan isi sel mencakup peningkatan jumlah cairan vakuola, pengumpulan berbagai zat ergastik,perkembangan plastida dan perolehan warna oleh plastida (Hidayat, 1999)
Penyebab deferensiasi adalah pengkordinasian dan pengaturan dengan cara tertentu sehingga tumbuhan yang dihasilkan memperoleh bentuk khas dengan perkasaan lain tumbuhan yang berkembang menunjukkan peristiwa morfogenesis yang berarti bentuk dan kelahiran (Hidayat, 1999)
2.3 Macam-macam Jaringan Hewan dan Gambarnya
Jaringan Hewan menurut George, H Friend dkk, 2005
a. Jaringan epithelium
Jaringan epitel tersusun atas sel-sel yang dikemas dengan rapat dan melapisi permukaan-permukaan tubuh. Jaringan ini berfungsi sebagai sawar (barrier), pengatur penyerapan zat-zat ataupun pelindung dari dehidrasi, dingin, serangan mikroba, dan lain-lain. Contohnya yakni kulit.
b. Jaringan Syaraf
Jaringan yang berfungsi sebagai penghantar rangsangan atau memberi rangsangan dari alat penerima rangsang ke otak, kemudian diteruskan ke otot. Jaringan syarat terdiri dari neuron (sel-sel syaraf) yang panjangnya mencapai 1 meter yaitu neuron motorik dan neuron sensorik
c. Jaringan Otot
Merupakan jaringan yang berfungsi sebagai penggerak. Jaringan otot adalah jaringan kontraktil yang tersusun atas tiga jenis otot yang berbeda yaitu otot lurik, yang menghasilkan gerakan sadar, otot polos, yang mempengaruhi hamper semua gerakan tak sadar, dan otot jantung, yang membentuk otot pada jantung.
d. Jaringan Ikat
Merupakan jaringan yang menghubungkan antara jaringan satu dengan yang lainnya. Jaringan ikat terdapat dalam berbagai bentuk, tetapi dialirkan oleh matriks ekstraselular tempat sel-selnya berbeda. Misalnya tulang terdiri atas sebuah matriks ekstraselular.
Jaringan Hewan Menurut Haryono, 2009
a. Jaringan Ephitel
Jaringan epitel adalah jaringan yang melapisi atau menutup permukaan tubuh, organ tubuh, rongga tubuh, atau permukaan saluran tubuh hewan. Fungsi dari jaringan epitel antara lain : sebagai pelindung atau proteksi, sebagai kelenjar atau menghasilkan getah, sebagai penerima rangsangan, dan sebagai jalur lalu lintas transportasi sel. Berdasarkan bentuk dan susunannya, jaringan epitel dibedakan menjadi epitel pipih terlapis tunggal, epitel pipih terlapis banyak, epitel silinders berlapis banyak semu dan epitel transsional.
b. Jaringan Otot
Jaringan otot tersusun atas sel-sel otot yang menggerakkan berbagai tubuh. Jaringan otot dibedakan menjadi tiga macam, yaitu : Jaringan otot lurik, jaringan otot polos, dan jaringan otot jantung.
c. Jaringan Syaraf
Jaringan syaraf tersusun atas sel-sel syaraf atau neutron. Ada tiga macam sel syaraf, yaitu sel syaraf motorik, sel syaraf sensorik, dan sel syaraf penghubung. Jaringan syaraf terletak padaotak, sumsung tulang belakang, dan urat syaraf. Sel syaraf mempunyai iritabilitas dan konduktifitas ( kemampuan jaringan syaraf membawa implus-implus saraf atau pesan).
d. Jaringan Penguat
Jaringan penguat sering disebut juga jaringan penyokong atau jaringan penunjang. Jaringan ini terdiri atas :
a. Jaringan pengikat fungsinya mengikat atau mempusatkan jaringan-jaringan menjadi organ dan berbagai organ menjadi system organ.
b. Jaringan tulang rawan fungsinya untuk meyokong rangka pada embrio dan bagian-bagian dari rangka hewan atau orang dewasa.
c. Jaringan tulang, tersusun atas sel-sel tulang atau osteon yang tersimpan dalam matrik.
d. Jaringan darah, jaringan ini berupacairan dengan komponen utama sel-sel darah (eritrosit dan leukosit0
e. Jaringan limpa adalah darah yang keluar dari pembuluh darah. Komponen utamanya adalah air.

2.4 Macam-macam Jaringan Tumbuhan dan Gambarnya
• Jaringan Tumbuhan menurut Astiti, 1999
a. Jaringan Meristem yaitu jaringan yang sel-selnya selalu mengalami pembelahan. Pertumbuhan dan perkembangan sel lebih lanjut menunjukkan adanya diferensiasi menjadi bagian khusus tumbuhan dan juga masih ada sel yang tetap bersifat embrio, yaitu mampu mengadakan pembelahan terus-menerus. Jaringan meristem dibagi menjadi dua yaitu meristem primer dan meristem sekunder.
b. Jaringan Epidermis yaitu jaringan yang fungsinya sebagai pelindung jaringan yang lainnya, dan letaknya paling luar.
c. Jaringan Parenkim yaitu jaringan yang memperkuat kedudukan jaringan lainnya. Jaringan ini terdapat diseluruh tubuh tumbuhan yang kekhususannya relative kecil dan mempunyai fungsi fisiologi yang sangat beragam dalam tumbuhan.
d. Jaringan Penguat yaitu jaringan yang menunjang agar tanaman dapat berdiri kokoh. Jaringan penguat terdiri dari dua bagian yaitu jaringan kolenchym dan jaringan sklerenchym.
e. Jaringan Pengangkut merupakan jaringan yang terdiri atas xylem dan phloem. Dimana xylem berfungsi untuk mengatur unsure hara dari akar ke daun untuk proses fotosintesis dan phloem berfungsi mengedarkan hasil fotosintesis dari daun keseluruh bagian tubuhnya.
• Jaringan Tumbuhan menurut A. Fahn 1982
a. Jaringan meristem adalah jaringan embrionik pada tubuh tumbuhan dewasa. Pembelahan sel dapat juga berlangsung dalam jaringan selain meristem, misalnya pada kortek batang dan pada jaringan pembuluh muda yang sedang mengalami perkembangan. Jaringan meristem dibagi menjadi 2 yaitu meristem primer dan meristem sekunder.
b. Jaringan Dewasa, jaringan ini dibagi menjadi 6 yaitu sebagai berikut :
a) Parenkim, sel parenkim mempertahankan kemampuannya membelah diri bahkan ketika dewasa.
b) Kolenkim,terdiri atas sel-sel hidup yang lebih kurang memanjang, yang umumnya mempunyai dinding yang menebal tidak rata.
c) Skerenkim adalah jaringan yang terjadi dari sel-sel dengan penebalan dinding sekunder.
d) Xylem berfungsi untuk mengangkut air dan solut
e) Phloem berfungsi sebagai penyalur air hasil fotosintesis.
f) Epidermis merupakan lapisan sel terluar dari daun, bagian bunga, buah dan biji, serta dari batang dan akar sebelum menjalani penebalan sekunder.
Jaringan Tumbuhan Menurut Irshadi Bagus 2011
a. Jaringan Meristem, terdiri dari sekelompok sel yang memiliki sifat selalu membelah diri. Terdapat pada lembaga atau embrio,ujung batang, kuncup,cambium,dan ujung akar.
b. Jaringan Epidermis merupakan jaringan yang menutupi seluruh permukaan tubuh tumbuhanyaitu akar, batang, daun. Fungsinya sebagai pelindung.
c. Jaringan Parenkim, jaringan yang menempati diberbagai organ atau jaringan lain dalam tubuh tanaman baik pada akar, batang, daun, biji maupun buah.
d. Jaringan Penyokong merupakan jaringan yang menyokong dan mengokohkan tubuh tumbuhan. Jaringan ini terdiri atas 2 macam jaringan yaitu kolenkim dan sklerenkim.

III. METODOLOGI
3.1 Alat dan Bahan
Alat-alat yang digunakan pada praktikum Biologi Dasar tentang Jaringan Hewan dan Tumbuhan adalah sebagai berikut :
• Mikroskop : Untuk Mengamati Obyek
• Cover glass : Untuk Menutup Obyek glass
• Obyek glass : Untukmeletakkan obyek yang akan diamati
• Silet : Untuk menyayat jaringan yang akan diamati
3.2 Bahan dan Fungsi
Bahan yang digunakan dalam praktikum Biologi Dasar tentang Jaringan Hean dan Tumbuhan ini adalah sebagai berikut :
• Tumbuhan dikotil dan Monokotil : Sebagai obyek yang akan diamati
• Organ hewan yang segar dan awetan : Sebagai obyek yang akan diamati
3.3 Skema Kerja
• Pengamatan Pada Ketela Pohon


• Pengamatan Pada Akar bawang

• Pengamatan Pada Umbi Bawang

• Pengamatan Pada Akar Paku-pakuan

• Pengamatan Pada Hati

• Pengamatan Pada Daun Bawang

IV. PEMBAHASAN

4.1 Analisa Prosedur
Setelah melakukan praktikum Biologi Dasar tentang Jaringan Hewan dan Tumbuhan, adapun analisa prosedurnya sebagai berikut
• Gabus (ketela pohon)
Pertama-tama menyiapkan alat-alat yang akan digunakan serta bahan yang akan diamati, kemudian meletakkan preparat (ketela pohon) pada meja preparat. Setelah itu diamati menggunakan mikroskop,kemudian menggambar obyek yang sudah diamati.
• Akar Bawang
Pertama-tama mempersiapkan alat-alat yang akan digunakan serta bahan yang akan diamati. Kemudian meletakkan preparat (akar bawang) pada meja preparat. Selanjutnya diamati menggunakan mikroskop.setelah itu menggambar hasilnya.
• Umbi Bawang
Pertama-tama menyiapkan alat-alat yang digunakan serta bahan yang akan diamati. Kemudian meletakkan preparat (umbi bawang) diatas meja preparat. Selanjutnya diamati menggunakan mikroskop lalu menggambar hasilnya.
• Akar Paku-Pakuan
Pertama-tama menyiapkan alat-alat yang akan digunakan serta bahan yang akan diamati. Setelah itu meletakkan preparat (akar paku-pakuan) diatas meja preparat. Kemudian diamati menggunakan mikroskop lalu menggambar hasilnya.
• Hati
Pertama-tama menyiapkan alat-alat yang akan digunakan serta bahan yang akan diamati. Kemudian meletakkan preparat (hati) diatas meja preparat. Setelah itu diamati dengan menggunakan mikroskop.kemudian menggambar hasilnya.
• Daun Bawang
Pertama-tama menyiapkan ala-alat yang akan digunakan serta bahan yang akan diamati. Setelah itu meletakkan preparat (daun bawang) diatas meja preparat. Kemudian diamati menggunakan mikroskop lalu menggambar hasilnya.
4.2 Analisa Hasil
Dari pengamatan yang telah dilakukan didapatkan bentuk-bentuk gambar yang berbeda-beda yaitu :
• Irisan melintang gabus (ketela pohon)
Jika diamati menggunakan mikroskop, gambarnya terlihat seperti titik-titik yang menyebar.
• Irisan Melintang Akar Bawang
Jika diamati menggunakan mikroskop, gambarnya seperti bintik-bintik lingkaran yang setiap bintik-bintik lingkarannya menyambung menjadi seperti rantai.
• Irisan Melintang umbi bawang
Jika diamati menggunakan mikroskop, gambarnya berbentuk bintik-bintik yang berwarna merah dan abu-abu agak kecoklatan.
• Irisan Melintang Akar paku-pakuan
Jika damati menggunakan mikroskop, gambarnya berbentuk seperti daun yang melintang dimana disitu terdiri dari tangkai dan juga daun.
• Irisan Melintang Hati
Jika diamati menggunakan mikroskop, gambarnya membentuk seperti gelendong-gelendong berbentuk lonjong.
• Irisan Melintang Daun Bawang
Jika diamati menggunakan mikroskop, gambarnya berupa bintik-bintik yang berbentuk seperti lingkaran yang menyebar diseluruh bagian yang diamati ( baik di tepi maupun di tengah).

4.3 Data dan Hasil Pengamatan
Jaringan Gambar Tangan Gambar Literatur
Umbi bawang

Daun bawang

Akar
paku-pakuan

Ketela pohon

Hati

Akar umbi

V. PENUTUP

5.1 Kesimpulan
Dari praktikum yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan yaitu sebagai berikut :
1. Jaringan Merupakan kumpulan dari beberapa sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama
2. Jaringan pada hewan terdiri dari
• Jaringan Ephitelium
• Jaringan Syaraf
• Jaringan Dewasa
• Jaringan Otot
• Jaringan Ikat
• Jaringan Meristem
3. Jaringan pada tumbuhan terdiri dari
• Jaringan meristem (meristem primer dan sekunder)
• Jaringan Epidermis
• Jaringan Parenkim
• Jaringan Penguat (kolenchym dan sklerenchym)
• Jaringan Pengangkut (Xylem dan Phloem)
5.2 Saran
Saran yang dapat saya sampaikan untuk praktikum ini adalah seharusnya terlebih dahulu memahami materi tentang jaringan baik jaringan hewan maupun jaringan tumbuhan, sehingga lebih mudah memahaminya.

DAFTAR PUSTAKA

Bagus,Irshadi.2011.Jaringan Tumbuhan.Bandung:Erlangga
Estiti.1999.Biologi.Anatomi Tumbuhan Berbiji.Bandung:ITB
Fahn, A.1992.Biologi edisi ke tiga. Plant Anatomy. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
Fried,George H. 2005.Biologi edisi kedua.Jakarta:Erlangga
George,dkk.2005.Biology second edition.Jakarta:Erlangga
Hariyono.2009.Jaringan hewan dan fungsinya.Jakarta:Kanisius
Hidayat.1999.Biologi.Anatomi Tumbuhan Berbiji.Bandung:ITB
Mulyani,Sri.2006.Anatomi Tumbuhan.Yogyakarta:Kanisius
Edukasi,2011.Bahan belajar.http://edukasi.net/index.php?mod=Scipt&cmd=Bahan Belajar/Modul Online/View7id=25&uniq=418.Diakses pada tanggal 7 oktober 2011 pukul 15:48 WIB
Searchin.2011.Definisi Jaringan.http://hearchin.blogpot.com/2011/09/20/html.diakses pada tanggal 7 oktober 2011 pukul 15:48 WIB

 

Untuk Lebih jelasnya silahkan Klik ini ==> Jaringan

6 Responses to “Laporan Praktikum BIODAS#Jaringan”

  1. w9 form says:

    i love your blog, i have it in my rss reader and always like new things coming up from it.

  2. Hey there! I know this is kind of off topic but I was wondering which blog platform are you using for this site? I’m getting fed up of WordPress because I’ve had issues with hackers and I’m looking at options for another platform. I would be great if you could point me in the direction of a good platform.

  3. slots says:

    Thank you for sharing superb informations. Your web site is so cool. I am impressed by the details that you have on this blog. It reveals how nicely you perceive this subject. Bookmarked this website page, will come back for more articles. You, my pal, ROCK! I found just the info I already searched all over the place and just couldn’t come across. What an ideal web-site.

  4. Howdy very nice website!! Guy .. Beautiful .. Wonderful .. I’ll bookmark your blog and take the feeds also…I am satisfied to search out a lot of useful info right here within the put up, we’d like work out extra techniques in this regard, thank you for sharing. . . . . .

  5. I was able to find good info from your blog posts.

Your Reply

CAPTCHA Image
*