Activity

  • Yuliviana Andika Lestari posted an update 2 weeks ago

    Perbedaan Manajemen Pelayanan Sektor Publik dan Privat
    Pelayanan publik
    Pengertian pelayanan publik adalah berbagai aktivitas yang bertujuan memenuhi kebutuhan masyarakat akan barang dan jasa. Dan keputusan menteri pendayagunaan aparatur Negara No. 63 tahun 2003 mendefinisikan pelayanan publik sebagai “segala
    bentuk pelayanan yng dilaksanakan oleh instansi pemerintah di Pusat, di daerah dan dilingkungan Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Milik Daerah dalam bentuk barang atau jasa, baik dalam rangka upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat maupun dalam rangka pelaksanaan ketentuan peratutan perundang-undangan”. Karakteristik pelayanan public adalah sebagai berikut :
    1.Pelayanan publik berorientasi kepentingan publik
    2.Dikarenakan pelayanan publik berorientasi pada kepentingan public, makampemberi pelayanan bukanlah seseorang yang value free atau tidak berpihak/bebas.
    3. Proses pelayanan publik harus partisipatif, memberdayakan, fast, flexible dan friendly.
    4.Tindakan para pemberi layanan publik tetap dibatasi oleh etika.
    5. Sistem dan proses dalam pelayanan publik dibangun atas dasar aturan, hukum dan kesepakatan.
    Pelayanan privat/swasta
    Pelayanan privat adalah pelayanan yang diberikan oleh pihak swasta, yang berorientasi pada pelanggan (stakeholder) yang tujuannya adalah mencari keuntungan/profit. Pelayanan swasta mempertanggung jawabkan kinerjanya pada stakeholder.
    Ada beberapa karakteristik dari pelayanan privat/swasta, diantaranya yaitu :
    1.Sektor swasta lebih mendasarkan pada pilihan individu (individual choice) dalam pasar.
    2.Karakteristik sektor swasta adalah dipengaruhi hukum permintaan dan penawaran(supply and demand).
    3. Manajemen di sektor swasta bersifat tertutup terhadap akses publik, sedangkan sektor publik bersifat terbuka untuk masyarakat.
    4. Sektor swasta berorientasi pada keadilan pasar (equity of market). Keadilan pasar berarti adanya kesempatan yang sama untuk masuk pasar.
    Peran Pemerintah dalam Pelayanan Publik
    Pemerintah pada hakekatnya adalah pelayan masyarakat, ia tidaklah diadakan untuk melayani dirinya sendiri, tapi juga untuk melayani masyarakat serta menciptakan kondisi yang memungkinkan setiap anggota masyarakat mengembangkan kemampuan dan kreatifitasnya demi mencapai tujuan bersama ( Rasyid 1998 : 139), karenanya birokrasi publik berkewajiban dan bertanggung jawab untuk memberikan layanan publik yang baik dan profisional. Dengan demikian pelayanan publik dapat diartikan sebagai pemberian layanan (melayani) keperluan orang atau masyarakat yang mempunyai kepentingan pada organisasi itu sesuai dengan aturan pokok dan tata cara yang telah ditetapkan. Dengan demikian Masyarakat semakin berani untuk mengajukan tuntutan keinginan dan inspirasi kepada pemerintah. Masyarakat semakin kritis untuk melakukan kontrol terhadap apa yang dilakukan pemerintah. Dalam kondisi yang seperti halnya pegawai negri mengungkapkan ketidak maksimalan dalam melayani masyarakat dalam hal pendidikan, birokrsi publik harus dapat memberikan layanan publik yang lebih profisional, efektif, efesien, sederhana, transparan, terbuka, tepat waktu, responsive, dan adaptif dan sekaligus dapat membangun “kualitas manusia” dalam arti meningkatakan kapasitas individu dan masyarakat untuk secara aktif menentukan masa depannya sendiri, (Efendi, 1986 : 213).
    Referensi
    Naiulerdha Hermanto. 2013. Pelayanan Publik “Karakteristik Pelayanan Publik Dan Pelayanan Privat”. Makalah. Dikutip dari http://www.academia.edu/6205072/Makalah_Perbedaan_Pelayanan_Publik_dan_Pelayanan_Privat 11 Maret 2019.