Activity

  • Yuliviana Andika Lestari posted an update 2 weeks ago

    Perbedaan Konsep Barang dan Jasa
    Konsep Barang
    Pengertian Barang – Barang adalah alat pemuas kebutuhan manusia yang berwujud dapat dilihat dan juga diraba. Pengertian Barang menurut Fandy Tjiptono (1999:98) adalah produk yang berwujud fisik sehingga dapat bisa dilihat, disentuh, dirasa, dipegang, disimpan, dan perlakuan fisik lainnya.
    Kegunaan Barang Dalam Hubungannya Dengan Barang Lain
    Konsep Jasa
    Menurut Dharmesta (1999) menyebutkan bahwa jasa adalah suatu kegiatan yang dapat berwujud maupun tidak berwujud yang dilakukan untuk melayani konsumen. Sedangkan dalam buku Darmadi (2004) definisi mutu atau kualitas adalah, fungsi dari suatu produk yang bersangkutan yang dapat memenuhi selera serta kebutuhan konsumen dengan memuaskan sesuai nilai uang yang dikeluarkan Karakteristik Jasa Kotler dan Keller (2006) mengatakan bahwa perusahaan harus mempertimbangkan empat karakteristik jasa yaitu :
    Perbedaan Barang dan Jasa
    Perbedaan Barang dan Jasa adalah sebagai berikut:
    • Barang sifatnya berwujud, sedangkan jasa tidak berwujud
    • Barang dapat disimpan, sedangkan jasa tidak
    • Barang harus diproduksi lebih dahulu agar dapat Pengertian dan Perbedaan Barang dan Jasa dikonsumsi, sedangkan jasa diproduksi bersamaan dengan konsumsinya
    • Barang dapat dijual kembali, sedangkan jasa tidak dapat dijual kembali
    • Barang mudah distandardisasikan, sedangkan jasa sulit
    • Dalam aktivitas ekonomi barang komunikasi dengan konsumen relatif rendah, sedangkan jasa komunikasi tinggi
    • Kualitas barang bersifat obyektif, sedangkan jasa bersifat subyektif
    • Produksi barang banyak menggunakan proses mesin, sedangkan jasa banyak menggunakan proses manusia
    Tipologi Barang dan Jasa
    a) BARANG PUBLIK
    Barang publik (public goods) adalah barang yang dapat dinikmati oleh semua orang. Barang publik tidak dapat dibatasi siapa penggunanya dan sebisamungkin tidak perlu mengeluarkan biaya untuk dapat menggunakan barang publiktersebut. Barang publik adalah barang yang apabila dikonsumsi oleh individutertentu tidak akan mengurangi konsumsi orang lain akan barang tersebut.
    b) BARANG PRIVAT
    Barang privat secara tipikal adalah barang yang diperoleh melaluimekanisme pasar, dimana titik temu antara produsen dan konsumen adalah mekanisme harga. Oleh karena itu, kepemilikan barang privat biasanya dapat teridentifikasi dengan baik. Privat goods merupakan suatu barang ekonomi yang telah umum, contoh privat goods yaitu pakain, makanan, handphone, mobil, motordan lain sebagainya. Untuk memperoleh barang privat goods maka diperlukan pengorbanan dan dikosumsi secara individu atau kelompok, karena hal itulah privat goods lebih mudah ditentukan nilai atau harganya. Penentuan nilai barang privat goods terdiri dari biaya produksi, marketing dan transportasi.
    c) TOLLS GOOD
    Toll goods adalah barang dan jasa yang bersifat dapat dipisahkan (excludable) tetapi tidak dapat dibagi (non-divisibel) misalnya adalah tiket masuk kawasan di mana hanya yang membayar yang dapat masuk tetapi barang dan jasatersebut tidak habis dibagi. Toll Goods Barang ini merupakan barang yang nonrival namun tetapdigolongkan sebagai excludable. Ketika orang memasang TV kabel, orang tersebut berhak menonton channel manapun, namun tak dapat menghalangi oranglain yang memasang TV kabel juga untuk menonton channel yang sama
    d) Common Pool Good
    Common pool goods adalah barang atau jasa yang dapat diperoleh tanpa harus membayar dan atau tanpa ada halangan yang berarti. Contoh adalah ikan di laut. Mekanisme pasar tidak efektif jika digunakan untuk mensuplai barang-barang tersebut karena pemanfaatannya bersifat individual dan mudah untuk mendapatkannya. Common pool goods tidak diproduksi oleh para supplier melainkan tersedia dengan sendirinya secara alamiah. Untuk mengatur dan menjamin ketersediaan barang-barang yang bersifat common pool goods dalam waktu yang relatif lama maka ada tindakan-tindakan bersama untuk mengatur secara tegas tentang batas-batas pemanfaatan dan cara-cara yang digunakan untuk memperoleh barang.

    Referensi
    Christo Napitupulu. 2013. Good and Service. Makalah. Dikutip dari http://www.academia.edu/7314963/MPPkelompok5kelas_J. 11 Maret 2019
    Yuliana, Rahmi. 2012. “Analisis Pengaruh Strategi Service Recovery Yang Dilakukan Perbankan Terhadap Kepuasan Nasabah Di Kota Semarang”. Jurnal Stie Semarang. 4(2): 39-52