Activity

  • Veninurcahyati posted an update 11 months, 2 weeks ago

    Judul : Pengembangan pelayanan pertanahan berbasis elektronik (E-laperta) guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas kinerja penyelenggara pelayanan publik di kabupaten malang
    Deskripsi :
    Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Malang sempat menjadi sorotan masyarakat karena keterlambatan penyelesaian pengurusan dokumen-dokumen pertanahan. Dewasa ini masyarakat Kabupaten Malang sudah memiliki kesadaran yang tinggi untuk mensertifikatkan kepemilikan tanah. Antusias yang tinggi dari masyarakat belum bisa diimbangi dengan kecepatan dan ketepatan layanan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Malang. Dalam mengatasi hal tersebut Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Malang sedang berusaha menambah tenaga pengukur tanah yang diduga menjadi penyebab keterlambatan proses sertifikat tanah dan pendokumentasian kepemilikan tanah. Namun hingga saat ini pelayanan yang diberikan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Malang masih jauh dari ekspekstasi masyarakat meskipun telah mengambil langkah solutif dengan menambah tenaga kerja. Sudah ada perencanaan e-layanan namun belum ada tindaklanjut dari pihak terkait dalam merealisasikan perencanaan tersebut. Disinilah penulis berfikir untuk menindaklanjuti perencanaan pemerintah Kabupaten Malang khususnya Badan Pertanahan Nasional untuk mengembangkan e-layanan dengan mengembangkan suatu sistem aplikasi dalam rangka mendukung e-government di Kabupaten Malang, yang mana nantinya akan menunjang kualitas pelayanan, efisiensi dan efektivitas kinerja pegawai di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Malang. Penulis yakin bahwa konsep e-laperta (layanan pertanahan elektronik) ini akan berhasil, dengan memperhatikan 3 elemen sukses dalam penerapan konsep digitalisasi, yaitu :
    1. Support : Dengan permasalahan keterlambatan yang dihadapi oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Malang diperlukannya suatu sistem aplikasi berbasis digital untuk menunjang kinerja pegawai agar penyelesaian pekerjaan lebih efektif dan efisien. Penulis yakin bahwa pihak Pemerintah Kabupaten Malang akan mendukung konsep e-laperta ini karena sebelumnya Pemerintah Kabupaten Malang sudah merencanakan untuk memberikan pelayanan pertanahan berbasis e-layanan, namun belum ada tindak lanjut dan inovasi dari pihak terkait.
    2. Capacity : Kapasitas atau kemampuan Pemerintah Kabupaten Malang dalam menerapkan dan mengembangkan suatu sistem aplikasi bisa dibilang cukup mampu, karena sebelumnya Pemerintah Kabupatrn Malang sudah menerapkan e-government di bidang-bidang tertentu, seperti perizinan online, si-Harkepo (sistem aplikasi harga dan ketersediaan bahan pokok), surat warga dan lain sebagainya.
    3. Value : Dengan konsep e-laperta ini penulis ingin membawa nilai-nilai efisiensi dan efektivitas dalam penyelenggaraan pelayanan publik seperti apa yang diharapkan oleh masyarakat. Masyarakat menginginkan pelayanan yang murah, mudah, dan cepat, maka konsep e-laperta ini akan membantu Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Malang untuk meningkatkan kualitas layanan dan perbaikan kinerja ke arah yang lebib baik.
    Selain mempertimbangkan 3 hal tersebut, penulis juga mempertimbangkan permasalahan-permasalahan publik yang diakibatkan pelayanan pertanahan yang belum baik, seperti banyaknya pungutan liar dan banyaknya makelar atau jasa pengurusan dokumen dengan berbagai tarif dengan iming-iming proses penyelesaian dokumen yang cepat. Hal tersebut dapat berpengaruh terhadap kinerja penyelenggara pelayanan, ketika makelar atau orang yang menawarkan jasa pengurusan mengenal orang dalam struktur birokrasi atau penyelenggara pelayanan yang diajak untuk bekerja sama maka pekerjaan dalam birokrasi tersebut akan semakin terbengkalai, yang membayar mahal akan didahulukan sedangkan yang melakukan pengurusan dokumen lebih awal tidak segera diselesaikan. Hal ini mengarah pada perilaku KKN (kolusi korupsi dan nepotisme), maka dari itu penulis mencoba menawarkan sebuah konsep digitalisasi guna membantu Pemerintah Kabupaten Malang dalam menindaklanjuti permasalaham pertanahan serta perencanaan penerapan. E-layanan dalam bidang pertanahan.