Activity

  • Umi Farah Az-Zahra posted an update 1 week, 6 days ago

    PERBEDAAN KONSEP BARANG DAN JASA
    Konsep barang dan jasa menurut UU No. 25 tahun 2009 yaitu pengadaan dan penyaluran barang publik yang dilakukan oleh instansi pemerintah yang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara dan/atau anggaran pendapatan dan belanja daerah, Barang publik yang ketersediaannya merupakan hasil dari kegiatan badan usaha milik negara dan/atau badan usaha milik daerah yang mendapat pelimpahan tugas untuk menyelenggarakan pelayanan publik (public service obligation). Sedangkan penyediaan jasa publik oleh instansi pemerintah yang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara dan/atau anggaran pendapatan dan belanja daerah, Jasa publik dalam ketentuan ini sebagai contoh, antara lain pelayanan kesehatan (rumah sakit dan puskesmas), pelayanan pendidikan (sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, dan perguruan tinggi), pelayanan navigasi laut (mercu suar dan lampu suar), pelayanan peradilan, pelayanan kelalulintasan (lampu lalu lintas), pelayanan keamanan (jasa kepolisian), dan pelayanan pasar.

    TIPOLOGI BARANG DAN JASA (SAVAS): BARANG PUBLIK, BARANG PRIVAT, BARANG COMMON POOL GOOD, DAN TOLL GOOD.
    Barang publik adalah barang yang apabila dikonsumsi oleh individu tertentu tidak akan mengurangi konsumsi orang lain akan barang tersebut dan Barang publik merupakan barang-barang yang tidak dapat dibatasi siapa penggunanya dan sebisa mungkin bahkan seseorang tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mendapatnkannya. Contoh: udara, cahaya matahari, papan marka jalan, lampu lalu lintas, pertahanan nasional, pemerintahan dsb. Public goods merupakan barang yang memiliki beberapa sifat antara lain: Non Rivalry yaitu dalam penggunaan barang publik berarti bahwa penggunaan satu konsumen terhadap satu suatu barang tidak akan mengurangi kesempatan konsumen lain untuk juga mengkonsumsi barang tersebut. Setiap orang dapat mengambil suatu manfaat dari barang tersebut tanpa mempengaruhi manfaat yang diperoleh orang lain. Kemudian adalah Non Excludable yaitu barang publik ini berarti bahwa apabila suatu barang publik tersedia, tidak akan dapat yang menghalangi siapapun untuk memperoleh manfaat dari barang tersebut atau dengan kata lain, setiap orang memiliki akses ke barang tersebut. Dalam konteks pasar, maka baik mereka yang membayar maupun tidak membayar dapat menikmati barang tersebut.
    Barang privat adalah barang yang diperoleh melalui mekanisme pasar, dimana titik temu antara produsen (penawaran) dan konsumen (permintaan) adalah mekanisme harga. Sebagian besar barang yang kita konsumsi adalah barang privat, yaitu barang yang hanya dapat digunakan oleh satu konsumen pada satu waktu. Contoh: ketika orang sedang makan kue miliknya, orang lain tidak bisa melakukan hal yang serupa. Privat goods memiliki sifat yaitu, Rivalrous Cosumption: dimana konsumsi oleh satu konsumen akan mengurangi atau menghilangkan kesempatan pihak lain untuk melakukan hal serupa. Terjadi rivalitas/kompetisi antar calon konsumen dalam mengkonsumsi barang ini. Ekscludable Consumption: dimana konsumsi suatu barang dapat dibatasi hanya pada mereka yang memenuhi pesyaratan tertentu, dan mereka yang tidak membayar atau tidak memenuhi syarat dapat dikecualikan dari akses untuk mendapatkan barang tersebut. Barang dan jasa komersial (toll goods) merupakan barang dan jasa komersial adalah barang dan jasa yang murni dikonsumsi secara bersama dimana pengecualian sangat mungkin – toll goods are pure jointly consumed goods for which exclusion is completely feasible (contoh: pipa air, bioskop, taman hiburan). Barang dan jasa umum (common-pool goods) adalah barang dan jasa umum adalah barang dan jasa yang murni dikonsumsi secara individu dimana pengecualian adalah sangat tidak mungkin – common pool goods are pure individually consumed goods for which exclusion is completely infeasible (contoh: udara, ikan di sungai, gas bawah tanah).
    REFERENCE:
    Artikel Niamas, Maila. 17 (Pengertian dan Perbedaan) Barang dan Jasa Menurut Para Ahli Ilmu Ekonomi. (online). (Diakses pada 12 Maret 2019.
    Joesoef, Iwan E. Perubahan Paradigma Barang dan Jasa. (online). (http://hukuminfrastrukturjalantol.blogspot.com/2012/08/perubahan-paradigma-barang-dan-jasa.html). Diakses pada 12 Maret 2019.
    Artikel Setiawan Azise. 2013. Karakteristik Public Goods dan Private Goods. (online). Diakses pada 12 Maret 2019.