Activity

  • sulafahfathin.blog posted an update 4 months, 1 week ago

    Pelayanan Publik
    Definisi Pelayanan Publik adalah segala bentuk jasa pelayanan, baik dalam bentuk barang publik maupun jasa publik yang pada prinsipnya menjadi tanggung jawab dan dilaksanakan oleh Instansi Pemerintah di Pusat, di Daerah, dan di lingkungan Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Milik Daerah, dalam rangka upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat maupun dalam rangka pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dari kamus besar bahasa indonesia pelayanan adalah usaha untuk melayani kebutuhan orang lain atau membantu menyiapkan(mengurus)apa yang diperlukan seseorang masyarakat tersebut.
    Menurut Sinambela (2006:5) pengertian pelayanan publik adalah, pemberian layanan (melayani) keperluan orang atau masyarakat yang mempunyai kepentingan pada organisasi itu sesuai dengan aturan pokok dan tata cara yang telah ditetapkan.
    Menurut Kepmen PAN Nomor 25 Tahun 2004 pelayanan publik adalah segala kegiatan pelayanan yang dilaksanakan oleh penyelenggara pelayanan publik sebagai upaya pemenuhan kebutuhan penerima pelayanan, maupun dalam rangka pelaksanaan penentuan peraturan perundang-undangan.
    Menurut Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Pelayanan publik adalah kegiatan atau kebutuhan pelayanan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik.
    Secara Umum pelayanan publik adalah merupakan suatu kegiatan pelayanan yang dilakukan oleh pemberi pelayanan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang harus digerakkan dan disosialisasikan secara terbuka.
    Selanjutnya menurut Moenir (2001: 13), pelayanan publik harus mengandung unsur-unsur dasar sebagai berikut:
    1) Hak dan kewajiban bagi pemberi maupun pelayanan umum harus jelas dan diketahui secara pasti oleh masing-masing pihak.
    2) Pengaturan setiap bentuk pelayanan umum harus disesuaikan dengan kondisi kebutuhan dan kemampuan masyarakat untuk membayar berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku dengan tetap berpegang teguh pada efisiensi dan efektivitas.
    3) Kualitas, proses dan hasil pelayanan umum harus diupayakan agar dapat memberi keamanan, kenyamanan, kepastian hukum yang dapat dipertanggungjawabkan.
    4) Apabila pelayanan umum yang diselenggarakan oleh pemerintah terpaksa harus mahal, maka instansi pemerintah yang bersangkutan berkewajiban memberi peluang kepada masyarakat untuk ikut menyelenggarakan.
    Menurut Brown dalam Moenir (1995:33) bahwa dimata masyarakat,
    kualitas pelayanan meliputi ukuran-ukuran sebagai berikut:
    1. Reability, yaitu kemampuan untuk memproduksi jasa sesuai yang
    diinginkan secara tepat.
    2. Assurance, yaitu pengetahuan dan kemampuannya untuk meyakinkan
    3. Empathy, yaitu tingkat perhatian dan atensi individual yang diberikan kepada pelanggan
    4. Responsiviness, yaitu kemampuan untuk membantu pelanggan
    memberikan pelayanan yang tepat.
    5. Tangibel, yaitu penyediaan fasilitas fisik dan kelengkapan serta
    penampilan pribadi.
    Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik memaparkan bahwa ruang lingkup pelayanan publik dapat digolongkan ke dalam dua bentuk, yaitu:

    1. Pelayanan Barang dan Jasa Publik. Pelayanan pengadaan dan penyaluran barang dan jasa publik bisa dikatakan mendominasi seluruh pelayanan yang disediakan pemerintah kepada masyarakat. Pelayanan publik kategori ini bisa dilakukan oleh instansi pemerintah yang sebagian atau seluruh dananya merupakan kekayaan negara yang tidak bisa dipisahkan atau bisa diselenggarakan oleh badan usaha milik pemerintah yang sebagian atau seluruh dananya berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan (Badan Usaha Milik Negara/BUMN).
    2. Pelayanan Administratif. Pelayanan publik dalam kategori ini meliputi tindakan administratif pemerintah yang diwajibkan oleh negara dan diatur dalam perundang-undangan dalam rangka mewujudkan perlindungan pribadi, keluarga, kehormatan, dan harta benda juga kegiatan administratif yang dilakukan oleh instansi nonpemerintah yang diwajibkan oleh negara dan diatur dalam perundang-undangan serta diterapkan berdasarkan perjanjian dengan penerima pelayanan.
    Adapun ciri khusus pelayanan publik menurut Ahmad dalam Sondang P.Siagian (1994:81) adalah :
    1. Tidak dapat memilih konsumen.
    2. Perencanaan dibatasi oleh peraturan.
    3. Pertanggungjawaban yang kompleks.
    4. Sangat teliti.
    5. Semua tindakan dapat justifikasi.
    6. Tujuan dan output sulit diukur dan ditentukan.
    dalam konteks pelayanan publik ini penggunaan istilah pelayanan publik(public service) dianggap memiliki kesamaan arti dengan istilah pelayanan umum/pelayanan masyarakat.oleh karena itu istilah-istilah tersebut dipergunakan secara interchangeable dan dianggap tidak memiliki perbedaan mendasar. dan hakekat dari pelayanan publik ini sendiri pelayanannya sangat erat dengan kehidupan manusia,dan tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan manusia,kehidupan seorang manusia dari lahir sampai mati tak dapat lepas dari pelayanan yang diberikan oleh organisasi publik.
    Daftar Pustaka
    buku manajemen pelayanan publik pengantar prof.Dr.H.Endin Nasruddin,M,Si.