Activity

  • Siska rahmawati posted an update 3 months, 2 weeks ago

    A. Pengertian barang dan jasa
    Barang merupakan suatu produk yang sifatnya terlihat atau memiliki fisik atau berwujud sehingga dapat di berikan pada si pembeli, dapat di pindah tangankan antara si penjual dengan pembeli. Sedangkan ciri-ciri dari barang sendiri ialah berwujud, bermanfaat dan bernilai. Sehingga untuk manfaat dari barang ini dapat dirasakan secara langsung saat di gunakan. Jika digunakan maka benda, manfaat serta nilainya dapat berkurang bahkan bisa habis.
    Sedangkan, jasa dapat di artikan sebagai aktivitas atau pekerjaan jasa yang di tawarkan oleh suatu pihak tertentu ke pihak lainnya berdasarkan prinsip intangibel. Sifat lain dari jasa adalah tidak menjadikannya perpindahan atas kepemilikan apapun. Untuk hasil produksinya sendiri bisa tidak terikat baik itu berupa produk fisik ataupun bisa terikat dalam produk non fisik.
    B. Perbedaan barang dan jasa
    1. Tentunya barang dapat di sentuh, di pegang, raba karena ada wujudnya, hal ini sangat berbeda dengan jasa yang tidak memiliki fisik dan tentunya tidak bisa di pegang. Maka ketika sebuah pabrik pakaian menemukan cacat pada produknya, maka dengan mudah akan mengamati dari rusaknya baju tersebut dan akan menemukan langsung pemecahan masalahnya. Sedangkan pada jasa, saat seorang pelanggan mengkomplain ke salah satu karyawan salon, maka pihak manajemen salon tersebut tidak bisa langsung menemukan apa yang menjadi penyebab masalah dari pelanggan. Sehingga di perlukan pengamatan terlebih dahulu apa yang menjadi masalah ketika karyawan salon malayani pelanggan tersebut.
    2. Jasa lebih banyak memudahkan interaksi baik pada pihak penyedia jasa dengan pihak customer atau pelanggannya. Sangat berbeda dengan barang, misalnya saat akan membeli pakaian atau makanan maka kita tidak akan tahu siapa yang membuat makanan dan pakaian tersebut secara langsung.
    3. Secara tidak langsung, jasa lebih mengutamakan adanya keterlibatan antara pelanggan pada produksi jasa tersebut. Misalnya saja jasa potong rambut, maka menjadikan si pelanggan untuk terlibat langsung dalam proses pemotongan rambut tersebut. Berbeda halnya ketika akan membeli sebuah produk elektronik, maka kita hanya cukup membeli dari internet sehingga tidak perlu harus terlibat secara langsung pada proses produksi alat elektronik tersebut.
    C. Tipologi barang dan jasa
    Savas (2000) mengklasifikasi lebih rinci barang dan jasa karena berkaitan dengan hakikat dari barang dan jasa tersebut menentukan kondisi yang dibutuhkan dalam penyediaannya.
    1. Barang dan jasa swasta (private goods): barang dan jasa swasta adalah barang dan jasa yang murni dikonsumsi secara individu dimana pengecualian sangat mungkin – private goods are pure individually consumed goods for which exclusion is completely feasible (contoh: pakaian, buah apel, minuman botol soft-drink).
    2. Barang dan jasa komersial (toll goods): barang dan jasa komersial adalah barang dan jasa yang murni dikonsumsi secara bersama dimana pengecualian sangat mungkin – toll goods are pure jointly consumed goods for which exclusion is completely feasible (contoh: pipa air, bioskop, taman hiburan).
    3. Barang dan jasa umum (common-pool goods): barang dan jasa umum adalah barang dan jasa yang murni dikonsumsi secara individu dimana pengecualian adalah sangat tidak mungkin – common pool goods are pure individually consumed goods for which exclusion is completely infeasible (contoh: udara, ikan di sungai, gas bawah tanah).
    4. Barang dan jasa publik/kolektif (public/collective goods): barang dan jasa kolektif adalah barang dan jasa yang murni dikonsumsi secara bersama dimana pengecualian adalah sangat tidak mungkin – collective goods are pure jointly consumed goods for which exclusion is completely infeasible (contoh: pertahanan nasional, perlindungan polisi, kontrol polusi udara).

    Sumber : https://www.ruangguru.co.id/perbedaan-barang-dan-jasa-berdasarkan-pengertian-dan-ciri-cirinya-lengkap/