Activity

  • Rama Aditya Wilarso posted an update 3 months, 4 weeks ago

    SISTEM INFORMASI UNTUK COMPETITIVE ADVANTAGE

    Pengertian sistem informasi manajemen pendidikan
     Sistem adalah suatu pengorganisasian yang saling berinteraksi, saling tergantung dan terintegrasi dalam kesatuan variable atau komponen (Lucas, 1922).
     Menurut Gordon B. Davis sistem informasi manajemen adalah sistem manusia atau mesin yang menyediakan informasi untuk mendukung operasi manajemen dan fungsi pengambilan keputusan dari suatu organisasi.
     Sistem informasi manajemen pendidikan merupakan perpaduan antara SDM dan aplikasi teknologi informasi untuk memilih, menyimpan, mengolah, dan mengambil kembali data dalam rangka mendukung kembali proses pengambilan keputusan bidang pendidikan.

    Mengelola aliran sumber daya
     MAN (Peserta didik, guru, dan tenaga kerja kependidikan serta usur kependidikan lainnya)
    Sehubungan dengan masalah ini, Aliminsyah dan Padji (2004) menyebutkan bahwa Manpower adalah:
    a. Tenaga kerja yaitu karyawan-karyawan, baik majikan maupun pekerja, baik pemberi maupun penerima pekerjaan.
    b. Tenaga kerja adalah angkatan kerja yang secara riil bekerja, setengah kerja, atau sedang mencari pekerjaan, yang menerima pekerjaan dengan mendapat gaji, upah atau laba sebagai imbalan.
    c. Tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan, baik di dalam maupun di luar lingkungan kerja, guna menghasilkan jasa atau barang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
     Material (Sarana dan Prasarana)
    Menurut Komariah dan Cepi Triatna (2005) Sarana dan prasarana adalah “barang-barang (materials) yaitu bahan-bahan fisik yang dipergunakan untuk mendukung PBM di sekolah guna membentuk siswa seutuhnya”. Barang-barang tersebut berupa sarana dan prasarana, alat-alat pendidikan, dan media pendidikan. Sarana umumnya disebut tanah (site), bangunan (building), dan perlengkapan (equipment).
     Machine (Teknologi)
    menurut Komariah dan Cepi Triatna (2005) adalah “seperangkat alat yang mendukung terjadinya PBM, hal ini dapat berupa teknologi komputer, radio, televisi, mobil, atau media-media yang menggunakan teknologi. Alat-alat tersebut dipergunakan sekolah, baik sebagai sumber daya pendukung maupun objek pembelajaran”.
     Money(Dana atau Anggaran )
    Zymelmen (1975) menyatakan bahwa “Manajemen pembiayaan pendidikan tidak hanya menyangkut analisis sumber-sumber saja, tetapi juga penggunaan biaya-biaya tersebut secara efektif dan efisien”. Semakin efektif dan efisien sistem pendidikan yang dilaksanakan, maka akan efisen pula biaya yang diperlukan untuk mencapai tujuan, sehingga tujuan lebih maksimal dapat dicapai.
     Method (Kurikulum)
    Menurut Komariah dan Cepi Triatna (2005) “Metode dalam pendidikan lebih dikhususkan pada metode pembelajaran, yaitu cara-cara, teknik-teknik dan strategi yang dikembangkan di sekolah dalam melaksanakan proses pendidikan, hal ini diimplementasikan dalam bentuk kurikulum yang selalu berkembang dalam priode tertentu”.

    Informasi
    1. Mendukung proses dan operasional pendidikan
    Sistem Informasi dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses dan operasional sekolah/kampus dengan berbagai macam fungsi.
    2. Mendukung proses pengambilan keputusan
    Dengan Sistem Informasi dapat dikumpulkan sejumlah informasi dengan mudah, sehingga Kepala Sekolah/Pimpinan dapat mengambil sejumlah kebijakan penting. Sebagai contoh, pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Sekolah untuk membuat jadwal kegiatan pembelajaran sesuai dengan jumlah pengajar dan jumlah kelas yang tersedia.
    3. Dukungan strategi untuk keunggulan kompetitif
    Dengan adanya Sistem Informasi di bidang pendidikan, menjadikan organisasi sekolah/kampus dapat lebih bersaing, meningkatkan kualitas serta pelayanan kepada masyarakat dan mampu bersaing dengan dunia global.
    Competitive Advantage
     David Hunger dan ThomasWheelen menyatakan bahwa keunggulan bersaing (competitive advantage) merupakan kumpulan strategi untuk menentukan keunggulan suatu perusahaan dari persaingan diantara perusahaan lain.
     Keunggulan kompetitif atau keunggulan bersaing merupakan suatu usaha untuk meningkatkan kualitas daya saing lembaga pendidikan sehingga mampu menjadi lembaga pendidikan yang berkualitas dan diminati oleh para peserta didik.
     Keunggulan kompetitif dalam lembaga pendidikan adalah adanya inovasi,kretifitas, kualitas pendidikan, dan menjadi rujukan peminat para siswa selain lembaga tersebut juga memiliki diferensiasi program unggulan sehingga mampu memberikan daya tarik bagi mereka yang menginginkan pendidikan yang berbeda dan berkualitas.

    Knowledge Management
    1. Capturing, dapat meliputi salah satu atau beberapa di antara hal-hal berikut ini: pemasukan data, pemindaian, wawancara, serta brainstorming.
    2. Organizing dapat meliputi salah satu atau beberapa di antara hal-hal berikut ini: pembuatan katalog, pengindeksan, penyaringan, penghubungan, dan pengkodean.
    3. Refining dapat meliputi salah satu atau beberapa di antara hal-hal berikut ini: kontekstualisasi, kerjasama, kompresi, serta pembuatan proyeksi.
    4. Transfer dapat meliputi salah satu atau beberapa di antara hal-hal berikut ini: pembagian dan peringatan.