Activity

  • Kuncoro Wahyudjati posted an update 1 week, 4 days ago

    Nama Kuncoro Wahyudjati
    NIM : 195120201111022
    Kelas : D-2 Dasar-Dasar Public Relations

    1. PR dan publisitas adalah dua hal yang sangat berkaitan satu sama lain. Peran public relations adalah sebagai pembangun citra yang positif di mata publiknya. Cara membangun citra yang positif kepada publik adalah dengan cara memberikan ketercukupan informasi kepada publik mengenai perusahaan. Kegiatan untuk menyampaikan atau menyebarkan informasi kepada publik tersebut disebut publikasi (Kriyantono, 2008:40). Jadi melalui publikasi perusahaan akan menyebarkan informasinya sehingga dikenal. Sedangkan publisitas adalah publikasi yang menggunakan sarana media massa dalam jalan menyebarkan informasi yang akan disampaikan kepada publik. Jadi peran publisitas pada umumnya disini adalah sarana perusahaan melalui public relations untuk menyebarkan informasi.
    Masih banyak orang yang masih belum paham/keliru dalam memaknai arti publisitas dan publikasi. Merujuk pada (Kriyantono, 2008) Seringkali masyarakat pada umumnya memaknai publikasi dan publisitas adalah dua hal yang sama, yakni artiny adalah sama-sama menyampaikan informasi kepada publik/pihak luar mengenai infromasi perusahaan. Publisitas dan publikasi adalah dua hal yang berbeda. Perbedaannya terdapat pada media dari publikasi tersebut. “Publisitas adalah publikasi perusahaan yang dimuat media massa” (Kriyantono, 2008:41). Jadi, sebenarnya antara publisitas dan publikasi memang saling terkait satu sama lain. Publisitas merupakan bagian dari publikasi. Karena definisi dari publikasi adalah “ Kegiatan menyampaikan atau meyebarkan informasi..” (Kriyantono, 2008:40).
    Seperti yang kita tahu bahwa public relations memiliki peran untuk membantu membentuk citra dan presepsi yang baik perusahaan di mata msyarakat. Citra yang baik ini dapat memberikan informasi perusahaan kepada publiknya. Menurut Kriyantono (2008) menjelaskan ruang lingkup pekerjaan public relations dengan sebutan “PENCILS”. PENCILS merupakan singkatan dari Publication & Publicity, Event, News, Community Involvelment, Identity-Media, Lobbying, dan Social Investment. Disini publication & publicity merupakan salah satu cara yang digunakan oleh public relations untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Publik Relation akan mengupayakan menyebarkan berita-berita positif di media massa supaya publik memiliki kesan yang baik terhadap perusahaan. Sehingga, anggapan bahwa perusahan/organisasi tersebut memiliki kredibilitas tinggi dan terpercaya akan muncul. Kepercayaan dan citra baik tersebut tentu akan meningkatkan daya tarik publik hingga pembeli meningkat.

    2. Iklan atau dalam bahasa Indonesia formalnya pariwara adalah segala bentuk pesan promosi benda seperti barang, jasa, produk jadi, dan ide yang disampaikan melalui media dengan biaya sponsor dan ditunjukan kepada sebagian besar masyarakat.
    PR memiliki prinsip yaitu,
    a. Menyampaikan kebenaran atau tell the truth, tugas PR adalah harus menyampaikan semua tentang/informasi perusahaan dengan sebenar-benarnya kepada publik.
    b. Proof it with action, reputasi nya bagus
    c. Listen to the public, mendengarkan segala saran dan keluh kesah masyarakat/publi mengenai perusahaan.
    d. Act Public relations as if the hole organization depent on you.
    e. Remind calm, passion, and good humored.
    f. John Marston menyatakan sebuah prinsip ROPE ( Riset, organizing, planning, evaluasm).
    Contoh iklan yang sesuai atau mestinya dibuat oleh PR dengan mengedepankan prinsip dari PR:

    3. PR memiliki prinsip tell the truth yang berarti bahwa Public Relation bertugas menyampaikan informasi kepada publik dengan sesuai kebenaran dan tidak ada kebohongan. Dengan ini PR selain menyampaikan sesuatu sesuai kebenaran, kebenaran ini harus diserrai fakta yang ada atau yang valid dengan ini dapat dihibingkan dengan prinsip Public Relations based on fact yang berarti PR harus berdasarkan fakta.
    Ciri-ciri informasi :
    a. menghilangkan keraguan dalam suatu situasi.
    b. Informasi tidak harus benar, dan
    c. Informasi harus aktual.
    Fungsi utama komunikasi adalah menyampaikan pesan yang dapat memberikan makna bagi orang lain, bisa dipahami oleh orang lain. Makna yang dapat dipahami oleh orang lain inilah yang disebuh sebagai informasi.
    Pesan-pesan yang kotor adalah pesan yang membawa unsur hoax, kebohongan dan lain-lain. Dan komunikasi harus membentuk pesan-pesan yang baik.

    4. Berita adalah sesuatu informasi baru mengenai sebuah kejadian yang baru terjadi yang disajikan dalam bentuk media, jaringan, internet, atau dari mulut ke mulut masyarakat.
    Prinsip menulis berita adalah
    Objektivitas juga memiliki tiga unsur pokok yang pertama adalah, unsur keseimbangan yang meliputi keseimbangan jumlah kalimat stsu kata yang digunakan wartawan dalam menyampaikan fakta/informasi yang didapatnya. keseimbangan juga meliputi narasumber yang dikutip. Yang kedua, unsur kebenaran pokok yang meliputi empat hal, yakni adanya fakta atau peristiwa yang diberitakan, jelas asalnya atau sumbernya, kapan dan dimana terjadinya peristiwa tersebut. Dan yang ketiga, relevansi antara judul berita dengan isi serta kesesuaian antara narasumber yang dipilih dengan tema atau fakta yang akan diangkat.
    Contoh nya adalah dimna seorang wartawan harus mengedepankan kebeneran fakta yang dia dapatkan dan sumbernya, dan harus sesuai dengan keobjektivitas berita. Masyarakat tidak boleh mengubah judul yang tidak sesuai dengan isinya, wartawan juga harus membuat berita sesuai dengan fakta, tidak boleh membuat berita yang bohong atau lebih tepat disebut dengan informasi yang tidak benar (hoax).

    5. Membesarkan Perusahaan Dengan Media, perusahaan yang ada di zaman modern seperti sekarang ini tidak akan bisa berkembang dan bertahan tanpa adanya kekuatan dalammemanfaatkan media massa. Karena media adalah kekuatan yang paling utama dala perusahaan untuk membangun citra yang baik kepada publik.

    Menyenangkan hati editor dalam membuat berita adalah hal yang penting dalam sebuah perusahaan atau win tthe editor heart’s, dengan bisa mendapatkan hati editor, akan bisa memberikan berita yang aktual yang akan bisa memberikan dampak positif kepada perusahaan.

    Publisitas membutuhkan kerjasama yang baik dengan editor. Editor berfungsi untuk memeriksa keakuratan kalimat, memeriksa tata bahasa, struktur pelaporan, melihat gaya penulisan merencanakan naskah yang akan diterbitkan, menyetujui postingan naskah, pemberian saran pada desain cover, mengatur deadline. jika seorang public relation ingin melakukan publisitas tetapi editor tidak menyetujuinya atau tidak menyukai dengan dirinya, maka yang dikerjakan mempublikasi apa yang didapatkan oleh seorang public relation itu. Itulah mengapa pada klien harus “win the editor heart” untuk dapat melakukan publikasi kepada masyarakat dan khalayak umum. Strategi untuk mendapatkan hati editor adalah mengerti apa yang sedang dialami editor, menggunakan tata bahasa yang baik dan benar, melakukan persuasi yang baik kepada editor agar dapat melakukan publikasi.

    Daftar Pustaka
    Buku Public Relations Writing, 2016, Rachmat Kriyantono, Prenada Jakarta.
    Public Relations: The profession & the practice, 2010, Lattimore, dkk, Wadworth
    Public relations, 2011, Cutlip, Center, & Broom, Prentice Hall (Terjemahan oleh Prenada Jakarta)