Activity

  • Kuncoro Wahyudjati posted an update 2 months, 1 week ago

    Nama : Kuncoro Wahyudjati
    Prodi : Ilmu Komunikasi
    NIM : 195120201111022

    Analisis Filsafat Komunikasi

    1. Filsafat secara etimologi berasal dari bahasa yang terdiri dari dari philos dan sophia yang berarti cinta kebijaksanaan yang berarti dalam memecahkan suatu masalah atau mencari jawaban terhadap suatu gejala. Bijaksana di sini mengandung makna bahwa segala keputusan mesti mempertimbangkan hakikat terdalam dari suatu gejala atau hal-hal yang tersirat atau yang laten, bukan semata-mata hal-hal yang tersurat aau melihat dari yang tampak saja.
    Berdasarkan terminologi bahwa filsafat bukan hal yang bersifat pasti seperti ilmu lainnya, ilmu filsafat akan memberikan banyak pendapat sesuai pemikiran seseorang. Menurut Liang Gle, 2004 bahwa tidak ada satu kesatuan bahkan bertentangan. Setiap fulsuf pasti memiliki pandangan yang berbeda-beda sesuai aliran filsafat yang mereka anut dan apa yang mereka fokuskan.
    Berpikir adalah hekikat manusia dan karena berpikirlah ia menjadi manusia. Berpikir adalah sebuah kegiatan mengorganisasi simbol untuk mewakili suatu objek dan peristiwa sehingga tidak perlu lagi melakukan kegiatan tertentu secara langsung. Dengan berpikir, kita mencoba mencari jawaban dari gejala-gejala alam dan akan menghasilkan jawaban yang baru dan pengalaman yang baru. Berpikir adalah salah atu perintah dari Allah SWT.
    Berfilsafat memiliki manfaat untuk memecahkan masalah yang ada dalam kehidupan manusia, dengan berfilsafat manusia dapat menemukan jawaban atau dapat menyelasaikan masalah dalam kehidupannya. Selanjutnya, Hasil kegiatan berpikir filsafat yang mengedepankan proses penalaran, data, dan analisis objektif serta menjunjung nilai kemanusiaan merupakan landasan berargumentasi yang kuat dalam mengambil keputusan. Selanjutnya, berfilsafat dapat memberikan gambaran tentang alam semseta dan keseluruhannya yang tampak dan tidak tampak. Melalui filsafat membuat manusia akan sadar dan akan dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT.
    Karakteristik manusia, Actus humanus bahwa manusia melakukan sesuatu sesuai tindakan kemanusiaan. Actus homini bahwa manusia melakukan tindakan yang biasa dilakukannya.

    Contoh Kaitan dari filsafat, berpikir, manfaat, dan karakteristik manusia bahwa dengan anugerah yang telah diberikan allah berupa pikiran membuat manusia dapat berpikir filsafat untuk menyelesaikan masalah yang ada didalam hidupnya dengan, seperti masalah yng berhubungan dengan orang banyak dengan mengedepankan unsur kemanusiaan.

    2. Fakta adalah segala sesuatu yang ada di dunia suatu pernyataan yang menentukan benar atau salah. Fakta adalah sesuatu yang ada apakah manusia berpikir demikian atau tidak. Tidak semua fakta benar. Atau tidak harus benar.
    Teori kebenaran empirisme (John Locke)
    Sesuatu dikatakan benar jika berdasarkan pengalaman yang kita alami. Fakta juga sesuatu yang tidak dapat dilihat.
    Teori kebenaran konsistensi (Aristoteles)
    Sesuatu disebut benar jika sesuatu yang lain sebelumnya yang disebut benar, sebelum dia mengatakan sesuatu tersebut.
    Teori kebenaran Rasionalisme (Plato dan Rene Derscartes)
    Sesuatu dianggap benar jika itu berasal dari raisonalisme manusia, yang berarti kebenaran rasionalisme manusia dianggap sesuatu kebenaran.
    Teori kebenaran pragmatisme (Charles Pierce)
    Sesuatu kebenaran dianggap benar jika itu mengandung manfaat atau maslahat bagi banyak manusia. Jika sesuatu bisa memberikan dampak yang positif untuk banyak manusia, maka sesuatu itu bisa dianggap suatu kebenran.
    Teori kebenaran metafisika (Lincoln dan guga)
    Suatu dianggap kebenaran jika kebenaran yang harus diterima segitu saja meskipun tidak dapat dibuktikan secra empiris.
    Yang memiliki kebenaran mutlak hanyalah Allah SWT. Sedangkan manusia hanya bisa mendekati kebenaran mutlak, bukan kebenaran mutak itu sendiri.
    Contih dari

    3. Objek material setiap ilmu bisa saja sama, karena yang membedakan kajian dari ilmu ilmu adalah objek formalnya.
    Objek formal komunikasi adalah produksi, proses dan pengaruh.
    Produksi adalah proses membuat pesan yang akan disampaikan kepada komunikan..
    Proses adalah penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan.
    Pengaruh adalah proses dimana pesan akan memberikan efek kepada komunikan agar bisa menuruti kemauan komunikator.
    Objek formal memiliki 2 makna/ciri : membendakan ilmu yang satu dengan yang lainnya yang objek materialnya sama.
    Membedakan ilmu yang sama tapi landasan filsuf masyarakatnya yang berbeda.
    Sebagai contoh bahwa ilmu komunikasi dan ekonomi bisa memilki kajia objek material yang sama seperti iklan. Mahasiswa komunikasi dengan mahasiswa ekonomi bisa meneliti objek material yang sama seperti iklan. Yang membedakan kejin nya dengan objek material yang sama adalah dimana ilmu komunikasi lebih memfokuskan pada bagaimana produksi, proses dan pengaruh yang aan berjalan. Seperti apakah yang pesan yang disam[aikan dari iklan tersebut, bagaimana proses iklan tersebut menyampaikan produknya kepada masyarakat agar dapat dimaknai dan dipahami. Dan bagaiamana pengaruh yang akan diberikan kepada masyarakat. Jika dibidang ekonomi akan menitik beratkan fokusnya terhadap mekanisma keuangan iklan, bagaimana pengaruh iklan kepada keuangan perusahan, bagaimana

    4. perbedaan yang mempengaruhi adalah seperti aspek budaya dari Indonesia dan Amerika Serikat dimana budaya akan mempengaruh aspek komunikasi. Seperti budaya di Indonesia seorang tamu akan ditawarkn makanan dengan halus dan baik, jika tamu tidak mau akan ditawarkan terus sampai dia mau, itulah busaya yang dianut Indoensia yang akan berbeda dengan Amerika serikat yang busaya nya lebih kearah cuek, jika seorang tamu ditawarkan makanan dan dia tidak mau, tamu tidak akan di tawarkan lagi.
    Walau ilmu komunikasi diseluruh dunia sama, tapi pandangan filsuf masyarakat yang berbeda akan mmeberikan pandangan yang berbeda-beda.
    Keterkaitan pancasilan dan ilmu komunikasi adalah bahwa komunikasi dapat menjadi suatu cara untuk suatu bangsa dapat mencapai keharmonisan yaitu pancasila. Pancasila sebagai pedoman, sebagai landasan filsuf bangsa Indonesia yang memberikan arahan atau aturan untuk masyarakat dalam menjalankan segal aspek negara, agar sesuai dengan landasan atau pedoman pancasila dan dapt mencapai keharmonisan. Bahwa pancasila adalah puncak nilai luhur dari negara Indonesia. Pancasila, dan titik kulminasi pemikiran dari masyarakat tentang diri dan keberadaannya sebagai objek dan subjek dengan alam semesta.
    Pancasila adalah kondisi ideal dan kondisi yang mandasar (falsafah pemikiran) bangsa Indonesia yang tercermin dalam 36 butirnya. Pancasila adalah titik dari keharmonisan, yang dapat disebut sebagai ideologi bangsa. Pancasila, engan demikian, adalah kebenaran Ilmu Komunikasi.

    5. Sebagai makhluk yang bertuhan, kita diciptakan Allah SWT diberikan anugerah sebuah pikiran. Dimana kita harus berpikir dengan memikirkan banyak aspek lain, jangan sampai kita melanggar kodrat kita sebagai ciptaan Allah SWT yang paling sempurna. Dengan berpikir kita bisa mencari sebuah kebenaran, diaman kita hanya bisa mendekati kebenaran mutlak, bukan menjadik kebenaran itu sebagai kebenaran mutlak. Karena kebenaran mutlak hanyalah milik Allah SWT. Kita harus selalu menyertakan agama dalam menyelesaikan suatu masalah kerana agama lah tempat dari segala masalah yang ada dalam kehidupan kita. Dengan selalu menyertakan agaman, kita akan selalu dimudahkan dalam mencari sebuah jawaban dan kita tidak akan disusahkan, kita akan bisa merenungi bahwa Allah SWT. Yang memiliki semua yang ada di dunia ini, kita harus bisa mempelajarinya dengan baik dan dengan sesuai kodrat kita sebagai manusia. Dengan agama kita akan menemukan semua jawabn yang menjadi pertanyaan dalam hidup kita.

    Daftar Pustaka
    Kriyantono, Rachmat. 2019. Pengantar Lengkap Ilmu Komunikasi: Filsafat dan Etika Ilmunya serta Perspektif Islam. Prenada Media Group, Jakarta.