Activity

  • fauzannr posted an update 1 week, 2 days ago

    KONSEP CLEAN AND SOUND GOVERNANCE
    Sound governance merupakan tindak lanjut dari konsep Good Governance yang mana terlihat dari penambahan aktor. Aktor yang ada di Good Governance hanya ada 3 lalu di dalam konsep Sound Governance ada penambahan yaitu aktor internasional. Bukti bahwa konsep ini merupakan tindak lanjut dari konsep Good Governance adalah konsep Sound Governance tidak jauh beda dengan konsep Good Governance.
    Sound governance merupakan tata kepemerintahan yang diliputi aspek tradisi atau inovasi lokal tentang bagaimana sebuah negara dan pemerintahan harus ditata, sesuai dengan kebiasaan, budaya, dan konteks lokal. Sound Governance jauh lebih komprehensif dari pada Good Governance, terutama dalam melihat aktor-aktor kunci yang harus dipertimbangkan dalam sebuah proses tata pemerintahan.
    Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa, di konsep Sound Governance ada penambahan aktor yaitu aktor internasional. Sound Governance juga melihat besarnya peran konkret dari aktor-aktor ekonomi politik internasional. Aktor-aktor internasional di sini mencakup kebijakan luar negeri dari negara-negara maju, organisasi-organisasi multi lateral, korporasi global multinational corporation/transnational corporation (MNC/TNC) dan lembaga donor dan keuangan internasional dan big NGOs.
    Sound Governance juga mengedepankan adanya penghormatan atas keragaman konsepsi birokrasi dan tata pemerintahan. Orientasi Sound Governance yang lebih kepada keseimbangan dan fleksibilitas antara proses dan output dari sebuah proses tata pemerintahan.
    Lalu, karena Sound Governance menambahkan aktor internasional ahirnya di dalam konsep Sound Governance selaras dengan hukum, perjanjian, dan norma internasional. Hal ini merupakan konsekuensi dari perubahan besar yang dilakukan Sound Governance dalam dunia administrasi publik yang ‘sadar globalisasi’. Proses tata pemerintahan seharusnya sinkron dengn arah dan strategi global jangka panjang yang tertuang dalam hukum, perjanjian atau norma internasional. Ini merupakan gerakan sentrifugal dari tata pemerintahan di tingkat lokal, yang juga pada gilirannya akan berkontribusi pada perbaikan tata pemerintahan global (global governance). Di samping ada nilai-nilai lokal yang harus tetap dijaga dalam konteks Sound Governance, dunia harus juga makin terkoneksi secara produktif untuk menciptakan kemakmuran bersama.
    Untuk persoalan dimensi dan strategi didlam konsep Sound Governance tidak jauh berbeda dari dimensi dan strategi di dalam konsep Good Governance, hanya saja ditambahkan aspek internasional di dalam konsep Sound Governance.

    sumber : http://blog.ub.ac.id/irfan11/files/2013/02/Sound-Governance-Berakhirnya-Good-Governance-oleh-Fadillah-Putra.pdf