Activity

  • Berliana Radhini I posted an update 5 months, 3 weeks ago

    Electronic Government adalah penggunaan dan pemanfaatan teknologi informasi yang dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, pelaku bisnis, dan lembaga pemerintah yang lainnya. Dalam perkembangan electronic government, mengalami evolusi e=government yang terdiri dari
    1. Knowledge society
    2. Pembangunan infrastruktur teknologi dan informasi
    3. Pemberlakuan enabling policy
    4. Pengembangan dan pembangunan e-government
    Knowledge society merupakan tahap awal yang bercirikan bahwa kesadaran akan asset terbesar dari komunitas yang berupa kompetensi, keahlian dan keterampilan sumber dayanya, ciri kedua adalah memahami bahwa pengetahuan merupakan hasil dari berbagai data dan informasi, ketiga adalah melakukan inovasi bersifat tangiable dan intangiable berdasarkan pengetahuan yang mendasarinya, ciri terakhir dari sebuah knowledge society adalah memiliki standar kehidupan yang lebih baik, biasanya diikuti dengan cara pemikiran yang rasional dan modern ketimbang pemikiran yang konvensional, dikarenakan menyadari pengetahuan berbasis data atau informasi. Jadi secara konseptual, masyarakat berpengetahuan adalah suatu kelompok masyarakat dimana anggota masyarakatnya ikut berpartisipasi dalam proses pembangunan dengan menguasai keterampilan dasar yang diperlukan dan mempunyai akses informasi. Menurut Prof Zuhal dalam bukunya, kekuatan daya saing Indonesia diakses melalui www,okezone.com, terdapat 5 modal untuk membentuk masyarakat berbasis pengetahuan. Modal pertama adalah midal alam dan lingkungan, yaitu kemampuan menjaga kualitas lingkungan dan sumber daya alam untuk pembangunan yang berkelanjutan. Modal kedua adalah modal budaya, yang merupakan kemampuan untuk mengembangkan budaya sendiri serta menyaring dan melokalisasikan budaya global. Modal ketiga, modal social yaitu kemampuan membangun kepercayaan, solidaritas social, infrastruktur pendidikan, kesehatan, dan perekonomian rakyat. Sedangkan modal keempat adalah modal manusia yaitu individu yang mampu berinisiatif dan berkreasi melakukan hal-hal baru, dan yang memiliki tingkatan tertinggi dalam pembangunan kemajuan Indonesia, yaitu pengetahuan (knowledge), menggunakan pengetahuan untuk mencari terobosan teknologi bagi pembangunan ekonomi yang berdaya saing.
    Tahap kedua dari evolusi e government adalah pembangunan infrastruktur teknologi dan informasi, ditandai dengan semakin tersedianya fasilitas infrastruktur teknologi informasi yang canggih yang dapat dipakai oleh berbagai kalangan yang telah mengubah cara berbagai individu dan khalayak dalam berinteraksi dan menjalankan aktivitas kehidupan sehari-hari. Dan secara mereka perlahan-lahan mulai meningglakan beberapa mekanisme di dunia nyata dan melakukannya di dunia maya karena dianggap tidak efisien dan efektif. Penerapan dari tahap kedua di Indonesia semakin Nampak dengan adanya pelayanan publik yang berbasis e-government seperti e-ktp, e-toll, Ijus Melon (Semarang) yang memiliki tujuan untuk mewujudkan pemerintahan yang efisien dan efektif dengan memanfaatkan teknologi yang berkembang. Tahap ketiga, dari evolusi e-government adalah pemberlakuan enabling policy, Dengan adanya masyarakat berbasis pengetahuan (knowledge society) maka memaksa pemerintah untuk memikirkan berbagai kebijakan agar perubahan paradigma ini mengarah pada hal yang positif serta dapat menjawab tantangan-tantangan di masa mendatang. dengan diberlakukannya kebijakan yang mendukung maka secara tidak langsung membuat masyarakat memilih jenis pelayanan yang efisien dan efektif. Hal ini secara tidak langsung menciptakan suasana kompetitif antara instansi pemerintah untuk menyelenggarakan pelayanan seefisien dan efektif mungkin seiring dengan dinamisnya kehidupan masyarakat. Tantangan e-government di masa yang akan mendatang adalah menciptkaan dan menentukan kanal-kanal akses digital (maupun elektronik) yang dapat secara efektif digunakan masyarakat, tantangan kedua, bagaimana menjaga keamanan dari data atau informasi yang semakin dapat diakses oleh semua orang, bagaimana menjamin keterlibatan dlembaga-lembaga lain di luar pemerintah , serta berkaitan dengan Penyusunan strategi institusi terutama yang berkaitan dengan masalah biaya investasi dan operasional. Tahap terakhir dalam evolusi ini adalah pembangunan dan pengembangan E-Government, bahwa konsep e-Government tidak hanya berarti adanya perubahan kinerja yang baik dari kalangan pemerintah kepada rakyatmya, tetapi lebih jauh adanya transformasi pendekatan pemerintahan dari yang berpusat pada pemerintah menuju kepada yang berpusat pada masyarakat (demokrasi) dan menjadi fasilitasi serta media dalam pembangunan bangsa.
    DAFTAR PUSTAKA
    Basyarahil, Azmy. 2010. Menciptakan Masyarakat Berbasis Pengetahuan. Jogjakarta:Universitas Gajah Mada (news.okezone.com)
    Indrajit, Richardus Eko. 2002. Electronic Government: Strategi Pembangunan dan Pengembangan Sistem Pelayanan Publik Berbasis Teknologi Digital. Yogyakarta: Andi.