Activity

  • Aulifia Regina Mulya Andani posted an update 1 week, 5 days ago

    Nama : Aulifia Regina Mulya Andani
    NIM : 185030900111021
    Matkul : Sistem Informasi Manajemen Pendidikan
    GENERASI DIGITAL
    Generasi digital? Orang tua jaman sekarang banyak yang memiliki kekhawatiran terhadap anak-anak mereka yang lebih memilih bermain menggunakan gadget daripada permainan yang melatih psikomotor mereka. Banyak permainan atau kegiatan yang sebelum adanya teknologi menjadi kesukaan anak-anak, menjadi sarana sosialiasi, menjaga kesehatan karena kebanyakan berbentuk permainan fisik. Kecanggihan teknologi yang terus berkembang membuat anak-anak, khususnya generasi digital menjadikan teknologi sebagai keseharian.
    Berbicara generasi digital ialah mereka yang tumbuh dalam kemudahan akses informasi digital dan teknologi informasi. Generasi yang lahir setelah tahun 2014 ini sangat dekat dengan perkembangan teknologi komputasi digital. Paparan terhadap teknologi ini menyebabkan mereka merasa nyaman dengan keberadaan teknologi, bahkan menjadikannya seperti kebutuhan primer. Perlu pengawasan akan penggunaan teknologi apalagi pada anak-anak, kewajiban orang tua untuk memanfaatkan teknologi sebagai alat bantu untuk menjadikan anak masa depan bangsa yang memiliki keahlian. Berikut ini penjelasan tentang generasi digital
    Lahirnya generasi digital
    Kita yang lahir di era 2000 an bisa dikatakan sebagai generasi digital pertama, generasi digital merupakan generasi yang bisa berkomunikasi dengan generasi muda diseluruh dunia tanpa ada batasan jarak dan waktu. Bisa bertukar bahasa, kebudayaan, sosial, gaya hidup maupaun bidang pendidikan. Semua dapat di akses secara cepat informasi diseluruh belahan dunia bahkan dalam hitungan detik. Dimanapun kapanpun, melalui gadget masing-masing segala macam informasi dapat diakses dengan sangat mudah.
    Peradaban manusia diharapkan akan menjadi maju berkat pekembangan teknologi. Namun teknologi yang berkembang bukan tanpa resiko bagi penggunanya, sebainya kita dapat mengawasi penggunaan teknologi pada orang-orang terdekat kita atau kita menggunakan teknologi lebih baik dapat menyaring sisi positif dan membuang yang negatif. Hal tersebut menjadi salah satu kekhawatiran para orang tua khususnya.
    Khususnya untuk bangsa Indonesia yang penduduknya besar diharapkan generasi digital dapat melek teknologi dan dapat berguna untuk bangsa dan negaranya. Saat ini, boleh saja hanya Harvard University dan kampus-kampus lain di Amerika Serikat yang bisa melahirkan manusia sekaliber Bill Gates atau mendiang Steve Job. Namun, di masa mendatang, universitas-universitas di Indonesia juga harus bisa melahirkan manusia-manusia hebat seperti itu. Seperti sebuah gurauan, kalau Barrack Obama yang hanya dua tahun saja sekolah di Indonesia bisa menjadi Presiden Amerika, mestinya kita yang menghabiskan waktu 12 tahun atau bahkan 16 tahun mengenyam pendidikan mestinya bisa menjadi orang yang lebih hebat dari Obama.
    CIRI-CIRI GENERASI DIGITAL YANG SANGAT MUDAH DIAMATI
    Cenderung menuntut rentang kebebasan yang lebih
    Generasi digital dapat menggunakan teknologi selama mungkin 24 jam dalam sehari tanpa adanya batasan.
    Senang mengekspresikan diri
    Bisa mengakses, menggunakan informasi dan menciptakan pengetahuanbaru. Melalui teknologi yang ada di ponsel, laptop mereka bisa menunjukkan siapa, dimana dan bahkan bisa memanipulasi informasi pribadinya.
    Hidup dalam kecepatan tinggi
    Dengan internet semua bisa diakses dengan cepat dalam waktu sekejap secara online. Kita menginginkan barang, makanan, informasi dapat dicari dengan cepat. Generasi digital dapat belajar walaupun hanya dalam internet, sehingga bisa dibilang bahwa generasi digital tidak mau diajari. Guru dan orang tua hanyalah fasilitator dalam belajar.
    Suka berbagi dan berkolaborasi
    Ada banyak jenis sosial media yang digunakan generasi digital untuk berbagi dengan netizen. Ini merupakan sisi positif teknologi untuk kesuksesan pencapaian di dunia nyata.