RSS
 

TUGAS 1 PEMROGRAMAN DASAR

10 Sep

Angela Islamey Arista Putri

156150601111028

 

ALGORITMA

Algoritma adalah langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah secara terstruktur/berurutan dengan baik dari awal hingga akhir dengan waktu yang paling efisien. Algoritma disusun sebelum pembuatan program, sering juga disebut blueprint dari program. Dalam pembuatan algoritma sebaiknya disusun secara efektif dan efisien. Kriteria dari suatu algoritma adalah ada input dan output, efektif dan efisien, terstruktur.

Contoh algoritma “Mengirim surat kepada teman” :

1. Tulis surat pada secarik kertas.
2. Ambil sampul/amplop surat.
3. Masukkan surat ke dalam amplop.
4. Tutup amplop menggunakan perekat/lem.
5. Jika kita ingat alamat teman, maka tulis alamat pada bagian depan amplop.
6. Jika tidak, tanyakan pada teman atau lihat pada buku alamat, kemudian tulis alamat pada bagian depan amplop.
7. Tempel perangko pada amplop.
8. Bawa surat ke kantor pos untuk dikirim.

FLOWCHART

Flowchart adalah diagram alur atau bagan-bagan yang mempunyai arus yang menggambarkan langkah-langkah penyelesaian suatu masalah. Flowchart merupakan visualisasi dari algoritma(cara penyajian algoritma). Ada 2 macam flowchart :

  1. System flowchart = urutan proses dalam sistem dengan menunjukkan alat media input, output serta jenis media penyimpanan dalam proses pengolahan data.
  2. Program flowchart = urutan intruksi yang digambarkan dengan simbol tertentu untuk memecahkan masalah dalam suatu program.

Simbol-simbol yang ada dalam flowchart :

  • Flow Directions Symbols (simbol penghubung alur)
  • Processing Symbols (simbol proses)
  • Input-Output Symbols (simbol input-output)

Beberapa contoh simbol flowchart :

Screenshot_2 Screenshot_3

BAHASA PEMROGRAMAN

Bahasa pemrograman adalah teknik komunikasi standar untuk mengekspresikan instruksi kepada komputer. Layaknya bahasa manusia, bahasa pemrograman juga memiliki tata tulis dan aturan tertentu. Bahasa pemrograman memfasilitasi seorang programmer secara tepat menetapkan data apa yang akan dilakukan oleh komputer selanjutnya, bagaimana data tersebut disimpan dan dikirim, dan apa yang akan dilakukan ketika terjadi kondisi variatif. Bahasa pemrograman memiliki 3 tingkatan, yaitu rendah, menengah dan tinggi. Semakin menuju ke tingkat tinggi menunjukkan kedekatan/kemiripan dengan bahasa manusia.

  1. Bahasa pemrograman tingkat rendah
    Merupakan generasi pertama. Bahasa jenis ini sangat sulit dimengerti karena instruksinya menggunakan bahasa mesin. Disebut juga bahasa assembly dan setiap instruksi assembly diterjemahkan dengan menggunakan assembler. Semakin rendah tingkat bahasa pemrograman, semakin cepat proses compile. Contoh : biner.
  2. Bahasa pemrograman tingkat menengah
    Instruksi dengan bahasa ini sudah sedikit mendekati bahasa manusia, walaupun masih cukup sulit untuk dimengerti karena menggunakan singkatan seperti STO untuk menyimpan (STORE) dan MOV untuk pindah (MOVE). Yang tergolong dalam bahasa ini adalah Fortan, Pascal.
  3. Bahasa pemrograman tingkat tinggi
    Tingkat ini lebih mudah dimengerti karena kedekatan/kemiripan terhadap bahasa sehari-hari. Sebuah pernyataan program diterjemahkan kepada sebuah atau beberapa mesin dengan menggunakan compiler. Contoh : C++, Java, .NET

JAVA

Mulanya bahasa ini diciptakan dengan nama “OAK” namun saat ‘pencipta’nya sedang menikmati secangkir kopi di sebuah kedai dan ada salah satu dari mereka menyebut “JAVA” yang merupakan asal dari biji kopi itu kemudian mereka sepakat untuk memberikan nama JAVA pada bahasa pemrograman yang mereka ciptakan.

Apa itu JAVA?

  1. Sebuah bahasa pemrograman
    Java adalah bahasa pemrograman yang berorientasi objek (OOP) dan dapat dijalankan pada berbagai platform sistem operasi. Perkembangan Java tidak hanya terfokus pada satu sistem operasi, tetapi dapat dikembangkan untuk berbagai sistem operasi dan bersifat open source.
  2. Sebuah development environment
    Sebagai peralatan pembangun, Java menyediakan banyak tools seperti compiler, intrepreter, penyusun dokumentasi paket kelas, dsb.
  3. Sebuah aplikasi
    Aplikasi dengan teknologi Java secara umum adalah aplikasi serbaguna yang dapat dijalankan pada seluruh mesin yang memiliki Java Runtime Environment (JRE)
  4. Sebuah deployment environment
    Terdapat dua komponen utama, yang pertama adalah JRE yang terdapat pada paket J2SDK, mengandung kelas-kelas untuk semua paket teknologi Java yang meliputi kelas dasar dari Java, komponen GUI dsb. Komponen yang lain terdapat pada Web Browser. Hampir seluruh Web Browser komersial menyediakan intrepreter dan runtime environment dari teknologi Java.
 
 

Tags:

Leave a Reply

 
CAPTCHA Image
*