Tugas Makalah Manajemen Pemasaran Kelas i

2012
10.09

TUGAS

MANAJEMEN PEMASARAN

OLEH KELOMPOK V

 

  1. 1.       ANDRIANI SUKMA WITARI      (115100307111016)
  2. 2.      ARFA BETY MAYORGA                         (115100701111002)
  3. 3.      ERWIN MAULANA                       (115100301111050)
  4. 4.      FITRIYATUR ROSYIDA C. N     (115100313111004)
  5. 5.      MARCELLA CHRISTANTI         (115100701111024)
  6. 6.      MUSTIKA AYU SETYAPUTRI   (115100307111014)
  7. 7.      RAMLAH HARDIANI                    (115100307111006)

 

DOSEN : IKA ATSARI DEWI STP, M.Sc

 

JURUSAN TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN

FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN

UNIVERSITAS BRAWIJAYA

MALANG

2012

IDENTITAS KELOMPOK V

 


BAB I

PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang

Film The Social Network ini menceritakan sebuah Website yang dibuat di sebuah asrama Universitas Harvard tahun 2004. Website ini merumuskan kembali cara orang berkomunikasi dan berinteraksi pada abad 21 yang serba canggih. Tetapi pada intinya film ini tidak hanya bercerita tentang bagaimana website tersebut dibangun melainkan bagaimana meraih sebuah keberhasilan yang dipenuhi dengan perangkap kegagalan, egoisme dan keserakahan. Film ini diasumsi dari sebuah buku yang bejudul “THE ACCIDENTAL BILLIONARES” karya Ben Mezrich.

Film  ini diawali dengan adegan percakapan 5 menit antara Mark Zuckerberg dengan pacarnya. Mark berbicara dengan topik yang berpidah-pindah secara cepat tanpa memperhatikan lawan bicaranya, kemudian pacarnya beranjak meninggalkannya sambil berkata “Kencan dengan mu sama seperti, kencan dengan “StairMaster”.

Dari percakapan tersebut menjadikan motif dibalik proyek pembuatan FaceMash, cikal bakal dari FaceBook. Dengan FaceMash, mahasiswi di Universitas Harvard bisa melihat dirinya sendiri, apakah mereka termasuk mahasiswa yang populer dikalangan yang lain atau tidak. Mark membawa ciptaannya tersebut ke Universitas, membuatnya punya masalah dengan pihak administrasi dikampus serta membuatnya menjadi mahasiswa yang terasing.

The Winklevosses dan temannya Divya Narendra berencana membuat jejaring sosial untuk semua mahasiswa Universitas Harvard. Mark ingin membuat situs jejaring sosial yang lebih  besar, dan ide tersebut adalah FaceBook. Bersama dengan sahabat karibnya Eduardo Saverin yang juga seorang investor, mark membangun FaceBook.

Mark bersama teamnya melakukan berbagai macam promosi agar FaceBook lebih dikenal oleh kalangan ramai. Salah satu hal yang menarik, saat awal promosi,  FaceBook lebih banyak diperkenalkan dikalangan pendidikan seperti sekolah maupun Universitas.

Sean Parker pemilik sebuah situs yang disebut Napster berperan penting dalam menjadikan FaceBook sebagai ladang untuk mencari uang. Fakta yang tak terbantahkan mengenai FaceBook adalah bahwa dibulan Mei tahun 2005, hanya lebih dari 15 bulan setelah THE FACEBOOK DOT COM diluncurkan, perusahaan telah memilki 2,8 juta pengguna aktif yang telah memiliki ketersediaan dana sebesar 13 juta USD. Dan dalam waktu 6 tahun  situs tersebut telah beralih dari tujuan awal untuk membantu mahasiswa dalam kegiatan pembelajaran menjadi situs jejaring sosial yang mempunyai ratusan juta pengguna dari seluruh penjuru dunia.

Nilai tambah dari film ini yaitu hampir semua orang yang terlibat dalam proses pembuatan situs jejaring social merupakan orang-orang yang masih berusia muda. Mereka memiliki jiwa semangat yang tinggi, membuat sebuah karya yang bisa diakui dan membawa manfaat bagi umat manusia diseluruh dunia.

 

1.2  Strategi Pemasaran pada film The Social Network

Film The Social Network menceritakan tentang usaha seorang MarkZuckerberg menciptakan situs jejaring sosial-facebook dari awal sampai akhirnya mendunia. Dalam perjalanannya, Mark menggunakan beberapa strategi pemasaran sehingga situs ciptaannya sukses diterima masyarakat dunia.

Strategi pemasaran yang digunakannya yaitu dengan mencari tahu apa yang dibutuhkan masyarakat sekarang, khususnya remaja-remaja. Dia menemukan bahwa remaja-remaja sekarang ini membutuhkan suatu media yang dapat digunakan sebagai perantara untuk dapat berhubungan satu sama lain tanpa harus bertatap muka secara langsung dan tidak terbatas wilayah.  Selain itu masyarakat juga dapat mengetahui info-info tentang orang yang mereka kenal.

Strategi yang kedua adalah mengetahui target pasar. Dalam film ini target pasar Mark adalah remaja, khususnya mahasiswa. Pada awalnya Mark memperkenalkan situsnya di kalangan mahasiswa Universitas Harvard yang merupakan kampusnya sendiri. Seiring dengan berjalannya waktu situs buatan Mark semakin menyebar ke universitas-universitas lain yang ada di dunia. Selain itu, pengguna situs facebook pun tidak hanya kalangan remaja dan usia muda, namun juga orang usia matang bahkan orang tua.

Strategi pemasaran yang ketiga adalah membuat inovasi-inovasi baru yang unik dan menimbulkan rasa penasaran bagi masyarakat sehingga mereka tertrik untuk mencoba situs facebook tersebut. Situs facebook yang dibuat Mark menawarkan fitur-fitur yang berbeda dibandingkan dengan situs jejaring sosial yang lain, misalnya pada facebook terdapat informasi mengenai status hubungan seseorang dan  juga konten “interested in” yang dapat digunakan untuk menunjukkan ketertarikan seseorang terhadap sesuatu sehingga lewat facebook, seseorang dapat menemukan orang lain yang juga memiliki ketertarikan atau hobi yang sama.

Ide inovasi Mark diperoleh dari orang-orang di sekitarnya yang berawal dari percakapan sepele Mark dengan temannya. Berikut adalah beberapa gambar yang menunjukkan cuplikan percakapan mereka.

Teman Mark saat menanyakan tentang status hubungan seorang mahasiswi yang satu kelas dengan Mark.

Mark tiba-tiba mendapatkan ide untuk menambahan konten “status hubungan” pada situs facebook yang dibuatnya.

 Seorang pemasar seharusnya memiliki kepekaan dalam melihat hal-hal kecil di sekitarnya yang pada awalnya sepele, kemudian diberikan inovasi sehingga menjadi sesuatu yang unik, bernilai, dan dapat diterima masyarakat luas.

1.3  Perbandingan dengan teori lain

1.3.1   Segmentasi Pasar

  1. Segmentasi Pasar Menurut Teori

Segmentasi Pasar adalah kegiatan membagi-bagi pasar yang bersifat heterogen dari suatu produk kedalam satuan-satuan pasar (segmen pasar) yang bersifat homogen. Pada dasarnya segmentasi pasar adalah suatu strategi yang didasarkan pada falsafah manajemen pemasaran yang orientasinya adalah konsumen. Dengan melaksanakan segmentasi pasar, kegiatan pemasaran dapat dilakukan lebih terarah dan sumber daya yang dimiliki perusahaan dapat digunakan secara lebih efektif dan efisien dalam rangka memberikan kepuasan bagi konsumen.

Macam-macam segmentasi pasar diantaranya:

  • Segmentasi atas dasar Geografis, Segmentasi pasar ini dilakukan dengan cara membagi pasar kedalam unit-unit geografis seperti negara, propinsi, kabupaten, kota, desa, dan lain sebagainya. Dalam hal ini perusahaan akan beroperasi disemua segmen, akan tetapi, harus memperhatikan perbedaan kebutuhan dan selera yang ada dimasing-masing daerah.
  • Segmentasi atas dasar Demografis, Segmentasi pasar ini dapat dilakukan dengan cara memisahkan pasar kedalam kelompok-kelompok yang didasarkan pada variabel-variabel demografis, seperti umur, jenis kelamin, besarnya keluarga, pendapatan, agama, pendidikan, pekerjaan, dan lain-lain.
  • Segmentasi atas dasar psychografis, Segmentasi pasar ini dilakukan dengan cara membagi-bagi konsumen kedalam kelompok-kelompok yang berlainan menurut kelas sosial, gaya hidup, berbagai ciri kepribadian, motif pembelian, dan lain-lain.
  1. Segmentasi Pasar yang Terdapat di Film
  • Segmentasi atas dasar Geografis dalam Film The Social Network yaitu Mark awalnya menyebarkan situs facebook di lingkungan Universitas Harvard yang terletak di Cambridge, Amerika Serikat. Kemudian situs tersebut menyebar ke Universitas-Universitas yang lain. Setelah itu Mark memperluas segmentasi pasarnya dengan pindah dan mendirikan kantor baru di New York.
  • Segmentasi atas dasar Demografis dalam Film The Social Network yaitu berdasarkan usia dimana target awal sasaran adalah remaja (mahasiswa). Kemudian seiring dengan perkembangan facebook, penggunanya tidak hanya remaja, namun juga anak-anak bahkan usia dewasa.
  • Segmentasi atas dasar Psychografis dalam Film The Social Network yaitu berdasarkan gaya hidup dimana sebelum facebook diperkenalkan oleh Mark, mahasiswa Harvard University cenderung konsumtif terhadap media sosial seperti my space dan friendster. Sehingga ketika Mark memperkenalkan facebook yang datang dengan tampilan berbeda dan kelebihan-kelebihan yang dimilikinya dibandingkan dengan my space dan friendster, Mark tidak mengalami kesulitan malahan mendapatkan respon yang sangat baik dari mahasiswa Harvard University.

 

1.3.2        Penempatan Pasar Sasaran (Target Market)

Adalah kegiatan yang berisi dan menilai serta memilih satu atau lebih segmen pasar yang akan dimasuki oleh suatu perusahaan. Apabila perusahaan ingin menentukan segmen pasar mana yang akan dimasukinya, maka langkah yang pertama adalah menghitung dan menilai porensi profit dari berbagai segmen yang ada tadi. Maka dalam hal ini pemasar harus mengerti betul tentang teknik-teknik dalam mengukur potensi pasar dan meramalkan permintaan pada masa yang akan datang. Teknik-teknik yang dipergunakan ini sangat bermanfaat dalam memilih pasar sasaran, sehingga pemasar dapat menghindarkan kesalahan-kesalahan yang bakal terjadi, atau paling tidak menguranginya sekecil mungkin dalam prakteknya. Maka untuk tujuan tersebut perusahaan harus membagi-bagi pasar menjadi segmen-segmen pasar utama, setiap segmen pasar kemudian dievaluasi, dipilih dan diterapkan segmen tertentu sebagai sasaran. Dalam kenyataannya perusahaan dapat mengikuti salah satu diantara lima strategi dalam memilih pasar sasaran, yaitu:

1. Konsentrasi pasar tunggal, ialah sebuah perusahaan dapat memusatkan kegiatannya dalam satu bagian daripada pasar. Biasanya perusahaan yang lebih kecil melakukan pilihan ini.

2. Spesialisasi produk, sebuah perusahaan memutuskan untuk memproduksi satu jenis produk. Misalnya sebuah perusahaan memutuskan untuk memproduksi hanya mesin tik listrik bagi sekelompok pelanggan.

3. Spesialisasi pasar, misalnya sebuah perusahaan memutuskan untuk membuat segala macam mesin tik, tetapi diarahkan untuk kelompok pelanggan yang kecil.

4. Spesialisasi selektif, sebuah perusahaan bergerak dalam berbagai kegiatan usaha yang tidak ada hubungan dengan yang lainnya, kecuali bahwa setiap kegiatan usaha itu mengandung peluang yang menarik.

5. Peliputan keseluruhan, yang lazim dilaksanakan oleh industri yang lebih besar untuk mengungguli pasar. Mereka menyediakan sebuah produk untuk setiap orang, sesuai dengan daya beli masing-masing.

Dalam Film The Social Network strategi pemilihan pasar yang digunakan adalah strategi spesialisasi produk, yaitu Mark hanya membuat dan memperkenalkan satu situs jejaring sosial (facebook)

1.3.3        Penempatan Produk (Product Positioning)

Penempatan produk mencakup kegiatan merumuskan penempatan produk dalam persaingan dan menetapkan bauran pemasaran yang terperinci. Pada hakekatnya Penempatan produk adalah tindakan merancang produk dan bauran pemasaran agar tercipta kesan tertentu diingatan konsumen.

Bagi setiap segmen yang dimasuki perusahaan, perlu dikembangkan suatu strategi penempatan produk. Saat ini setiap produk yang beredar dipasar menduduki posisi tertentu dalam segmen pasamya. Apa yang sesungguhnya penting disini adalah persepsi atau tanggapan konsumen mengenai posisi yang dipegang oleh setiap produk dipasar.

Dalam Film The Social Network, penempatan produk situs facebook ini terdapat pada inovasi-inovasi baru yang membedakannya dengan situs jejaring sosial lainnya seperti my space dan friendster. Dalam situs facebook terdapat konten “status hubungan” dan “related in” yang menimbulkan kesan mendalam sehingga konsumen lebih tertarik dengan situs facebook.

 

BAB II

UNSUR-UNSUR DALAM FILM THE SOCIAL NETWORK

 

Marketing mix dalam Film The Social Network

Konsep marketing mix merupakan salah satu konsep dalam pemasaran modern pada saat sekarang ini. Dimana konsep tersebut adalah salah satu kegiatan pemasaran yang sangat menentukan keberhasilan perusahaan dalam mengejar maksimum profit.  Selanjutnya Kotler (1985) mengemukakan bahwa marketing mix dapat dibagi menjadi 4 P sebagai berikut:

  • Product (Produk)

Produk adalah sesuatu yang dapat ditawarkan pada suatu pasar guna mendapatkan perhatian untuk dimiliki, digunakan, dikonsumsi yang dapat memuaskan kebutuhan. Suatu produk dapat berupa suatu benda, jasa dan keinginan lain-lain untuk melukiskan sesuatu yang dapat memenuhi keinginan. Untuk itu setiap pengusaha harus mengetahui perkembangan kebutuhan konsumen melalui penelitian pasar agar dapat mengetahui dan dapat menyesuaikan diri dalam menciptakan produk (Richter, 2012).

Dalam Film The Social Network dikisahkan sebuah cerita tentang bagaimana sejarah munculnya facebook,yaitu sebuah jejaring sosial yang sangat berguna bagi semua kalangan orang di seluruh penjuru dunia untuk berinteraksi melalui media internet.

  • Price (Harga)

Harga merupakan alat untuk mengukur nilai suatu barang, harga bagi produsen merupakan penentu bagi permintaan pasar dan mempengaruhi posisi pesaing perusahaan dalam merebut konsumen. Harga merupakan indicator dari pada barang, dalam menetapkan harga perlu hati-hati dalam memperhatikan potensi pasar (Richter, 2012). Oleh sebab itu, menentukan harga perlu diperhatikan agar harga yang ditetapkan dapat dijangkau oleh konsumen disamping itu dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan.

Dalam Film The Social Network diceritakan pada hasil persidangan, Winklevoss menerima 65 juta dollar dan menandatangani perjanjian kerahasiaan. Eduardo menerima bagiannya dan kembali menjadi Co-founder dalam pernerbit Facebook.

  • Place (distribusi/tempat)

Distribusi berkaitan dengan kemudahan memperoleh produk di pasar dan tersedia saat konsumen mencarinya. Distribusi memperlihatkan berbagai kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk menjadikan produk atau jasa dipe roleh dan tersedia bagi konsumen sasaran (Richter, 2012).

Facebook dalam perkembangannya menjadi salah satu situs internet terbesar di dunia.

  • Promotion (promosi)

Promosi adalah kegiatan mengkomunikasikan informasi dari penjual kepada konsumen atau pihak lain dalam saluran penjualan untuk mempengaruhi sikap dan perilaku. Melalui periklanan suatu perusahaan mengarahkan komunikasi persuasif pada pembeli sasaran dan masyarakat melalui media-media yang disebut dengan media massa seperti Koran, majalah, tabloid, radio, televise dan direct mail. Penentuan media promosi yang akan digunakan didasarkan pada jenis dan bentuk produk itu sendiri (Richter, 2012).

Dalam Film The Social Network diceritakan saluran penyebaran pun dilakukan dengan cara yang sangat baik yaitu dengan cara mengirimkan kepada email dari mahasiswa Harvard dan itu semakin menyebar karena dengan keunikan jaringan social tersebut. Beberapa hari setelah itu Facebook pun jadi dan siap untuk dipromosikan oleh Mark dan rekan-rekannya. Mereka lebih banyak memperkenalkan facebook di kalangan pendidikan,seperti Sekolah maupun Universitas.

 

BAB III

PENUTUP

 

Kesimpulan

Pemasaran adalah kegiatan pemasar untuk menjalankan bisnis (profit atau nonprofit) guna memenuhi kebutuhan pasar dengan barang atau jasa, menetapkan harga, mendistribusikan, serta mempromosikan melalui proses pertukaran agar memuaskan konsumen dan mencapai tujuan perusahaan. Dalam setiap bisnis, hanya pemasaran dan inovasi yang menghasilkan pendapatan, yang lain hanya menciptakan biaya. Dalam dunia bisnis persaingannya memang begitu ketat, dari beberapa perusahaan tersebut juga mempunyai beberapa tujuan dan sasaran, sehingga perusahaan harus benar-benar mempunyai strategi yang dapat diandalkan agar kelangsungan perusahaan semakin baik dan tujuan
perusahaan bisa terealisasikan.

Dalam Film the Social Network ini, kesimpulan yang dapat diambil adalah untuk memasarkan suatu product yang dapat berupa barang atau jasa seorang pemasar harus dapat memilih dan menerapkan strategi pemasaran yang tepat, sehingga productnya mendapat respon yang baik dari masyarakat.

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Cateora, Philip R.. 2007. Pemasaran Internasional.  Salemba Empat. Jakarta

Nugraha, Dion Alexander.2008. Revolusi sikap menjadi entrepreneur.PT Elex Media Komputindo Anggota IKAPI. Jakarta

Rangkuti, Freddy. 2001. Teknik membuat rencana pemasaran. PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

Richter, Tobias. 2012. International Marketing Mix Management.Logos Verlag Berlin, Germany

Simamora, Bilson. 2001. Memenangkan pasar dengan pemasaran efektif dan profitable.  PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta

Suyanto, M. 2004. Analisis dan desain aplikasi multimedia untuk pemasaran.Andi offset. Yogyakarta

 

Your Reply

*