Hello world!

October 25th, 2020

METODE PENGUKURAN FISIKA

Percobaan Bandul Matematis

Amhar Nabil Makarim 205090807111030

Alga Pradipta Ananda Putra 205090801111017

Fisika

Instrumentasi

METODE PENGUKURAN FISIKA

JURUSAN FISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS BRAWIJAYA

2020

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang

Di kehidupan sehari-hari kita tidak terlepas dari ilmu fisika, dimulai dari yang ada pada diri kita seperti gerak yang kita lakukan setiap saat, energi yang kita pergunakan setiap hari sampai pada sesuatu yang berada di luar diri kita, salah satu contoh permainan ditaman kanak- kanak, yaitu ayunan. Sebenarnya ini juga dibahas dalam ilmu fisika, dimana dari ayunan tersebut kita dapat menghitung perioda yang diperlukan untuk melakukan getaran lengkap dan juga kita dapat menghitung berapa besar gravitasi bumi di suatu tempat.Pada percobaan ini, ayunan yang dipergunakan adalah ayunan yang dibuat sedemikian rupa dengan bebannya adalah bandul fisis. Pada percobaan percobaan dengan bandul ini tidak berasal dari getaran, getaran itu sendiri yaitu gerak bola secara perioda melalui titik kesetimbangan. Getaran bersifat sederhana dan dapat bersifat kompleks. Getaran yang dibahas tentang bandul adalah getaran harmonik yang getaran getaran yang bekerja pada titik sembarangan selalu mengarah ke titik kesetimbangan dan hasil yang besar gaya yang sebanding dengan jarak yang sembarang ketitik kesetimbangan tersebut. Maka dari itu kami mencoba mengukur percepatan grafitasi yang ada di rumah apakah hasilnya sama seperti yang ada pada sumber-sumber buku atau literatur.

 

  • Tujuan Percobaan

Dari percobaan ini diharapkan dapat diterapkannya perhitungan perioda, regresi, deviasi standard, deviasi local, tingkat kepercayaan data, dan dicari gravitasi pada lingkungan sekitar, serta diharapkan dapat dioperasikan dan diterapkan penggunaan  dan teori bandul dalam kehidupan sehari-hari.

 

  • Dasar Teori

 

Periode adalah waktu yang dibutuhkan untuk menempuh satu getaran atau satu cycle. Gerak osilasi yang paling sederhana adalah Gerak Harmonik atau Simple Harmonic Motion (SHM). SHM merupakan gerak periodik yang terjadi dalam selang waktu yang sama. Gerak harmonik teredam adalah jenis lain dari gerak harmonik. Tertariknya suatu benda terhadap benda lain disebut gravitasi (Halliday, 2010).

 

 

 

 

 

BAB II

METODOLOGI

 

2.1       Alat dan Bahan

            Alat dan Bahan yang digunakan adalah mistar yang berfungsi sebagai alat ukur tali, stopwatch yang berfungsi sebagai alat penghitung waktu dan periode ayunan, tali yang berfungsi memiliki panjang 28 cm, 32 cm, 36 cm, 40 cm sebagai alat penggantung beban, dan beban itu sendiri.

2.2       Tata Laksana Percobaan

  • Ukurlah tali dengan panjang tali 28 cm, 32 cm, 36 cm, dan 40 cm.
  • Beban diikat pada tali
  • Tali digantung pada benda diam dalam keadaan vertikal.
  • Simpangkan tali sekitar 10 cm kemudian lepaskan bandul.
  • Catat dan hitung berapa banyak periode yang dihasilkan bandul selama 90 detik.
  • Lakukan percobaan di atas sebanyak 10 kali.
  • Percobaan kedua bandul diberikan perlakuan 10 kali ayunan.
  • Lakukan percobaan kedua sebanyak 10 kali.
  • Lakukan percobaan dengan ukuran tali yang berbeda-beda.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

        BAB III

ANALISA DAN PEMBAHASAN

3.1 Data Hasil Percobaan

Percobaan 1

Jika t mendapat perlakuan yang sama. Yaitu t=1,5 menit(90 sekon)

X Y (28 cm) Y (32 cm) Y (36 cm) Y (40 cm)
1 78 74 71 67
2 76 75 72 65
3 76 74 69 65
4 77 72 69 68
5 78 74 70 66
6 78 73 71 65
7 76 73 70 67
8 79 74 72 64
9 76 75 71 66
10 77 72 69 67
slope = -0,9125
y intercept = 102,8
y = mx+b
y = -3,65x + 80,9
R^2 = 0,9875
g = (grata rata ± ∂g)
g = (8,430717554 ± 0,242140869)


 

 

 

 

 

 

Percobaan 2

Jika ayunan diberikan perlakuan sama

X Y (28 cm) Y (32 cm) Y (36 cm) Y (40 cm)
1 11,3 12 12,5 13,5
2 11 12,2 12,8 13,1
3 11,3 11,9 12,5 13,3
4 11,4 12 12,8 13,5
5 11,2 12,2 12,4 13,3
6 11 12,1 12,1 13,1
7 11,4 12 12,5 13,4
8 11 12,3 12,8 13,5
9 11,3 12,3 12,5 13,2
10 11,2 12 12,8 13,4
slope = 0,17075
y intercept = 6,497
y = mx+b
y = 0,683 x + 10,595
R^2 = 0,9875
g = (grata rata ± ∂g)
g = (8,822692585 ± 0,15662965)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3.2       Perhitungan

3.2.1 Percobaan Pertama

Slope               = -0,9125

Intercept-Y     = 102,8

Gravitasi          = 8,430717554

3.2.2 Percobaan Kedua

Slope               = 0,17075

Intercept-Y     = 6,497

Gravitasi          = 8.822692585

3.3       Pembahasan

3.3.1    Analisa prosedur

Percobaan ini dibutuhkan alat seperti stopwatch untuk pencatatan waktu dari percobaan. Bandul yang diikat pada tali yang panjangnya 28 cm, 32 cm, 36 cm, 40 cm. Bandul diperlakukan 2 macam perlakuan. Percobaan pertama bandul diayunkan dengan diberi perlakuan t sama yaitu 90 sekon lalu dicatat berapa kali ayunan. Percobaan kedua bandul diayunkan dengan diberi perlakuan ayunan 10 kali lalu dicatat waktunya.

3.3.2    Analisa Hasil

Dari percobaan yang telah dilaksanakan, hasil yang didapatkan berbeda-beda tetapi hampir sama dengan nilai asli. Hasil inilah dapat digunakan untuk mencari gravitasi di lingkungan sekitar, perioda, regresi, deviasi standard, deviasi local, dan tingkat kepercayaan data.

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IV

PENUTUP

4.1       Kesimpulan

Percobaan ini memiliki kesimpulan bahwa semakin panjang tali semakin sedikit ayunan atau getarannya. Semakin pendek tali semakin banyak ayunan atau getarannya. Percobaan ini mendapatkan hasil yang bisa digunakan untuk mencari tingkat kepercayaan data, mencari gravitasi di lingkungan sekitar, perioda, regresi, deviasi standard, dan deviasi local.

4.2       Saran

Diperlukan pemahaman materi gerak harmonis dalam percobaan ini. Perlu ketelitian dan kecermatan agar dapat dicapai hasil yang akurat.

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

 Halliday, D.,R. Resnick dan J. Walker. 2010. Fundamentals of Physics, Edisi Ketujuh Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

 

 

Link Video Percobaan

https://drive.google.com/drive/folders/1JF6Lmq1rDgSi78Yw26xvCxJOqYWEG9kv