Sistem Informasi Manajemen SMP Negeri 2 Malang

Hai teman -teman, berjumpa lagi dengan saya alvia, kali ini saya akan membahas tentang bagaimana pemanfaatan sistem informasi manajemen yang telah dilakukan di SMP Negeri 2 Malang!

Pemanfaatan teknologi pada sekolah bertujuan untuk menunjang segala kegiatan yang ada pada sekolah. Selain itu penggunaan teknologi menjadi salah satu tuntutan sekolah dalam memperlancar segala bentuk kegiatan terutama dalam hal pengelolaan dan proses belajar mengajar. Dalam pengimplementasiannya SMP Negeri 2 Malang memiliki beberapa peralatan antara lain komputer yang digunakan sebagai penunjang kegiatan pembelajaran yang ada pada laboraturium yang dilengkapi dengan internet, dalam hal ini sekolah tidak memiliki software khusus yang digunakan melainkan hanya software bawaan komputer saja yang digunakan seperti dalam pembelajaran TIK ada Microsoft yang digunakan untuk belajar mengetik, menghitung, selain itu ada Corel Draw yang menunjang pembelajaran TIK yaitu mendesain, pemanfaatan lain juga digunakan pada bagian tata usaha yang digunakan sebagai kegiatan pengelolaan sekolah. Selain itu terdapat speaker yang digunakan sebagai penyalur informasi pihak sekolah terhadap siswa siswi sekolah.

Ruang utama dari teknologi tersebut berada tidak jauh dari ruang tata usaha, yang telah didesain khusus agar dalam pemanfaatannya dapat optimal.

Dalam pengimplementasiannya teknologi ini dikoordinasi oleh tim IT sekolah diantaranya 2 guru dengan background TIK dan 1 guru dari bidang lain yang ikut bertanggung jawab atas pemanfaatan teknologi tersebut. Dengan adanya pemanfaatan TIK sekolah dapat lebih mudah dalam melakukan segala bentuk kegiatan seperti halnya dalam kegiatan penilaian, sekolah dapat lebih mudah mengukur tingkat kemampuan siswa secara real, dengan adanya teknologi siswa dituntut lebih jujur dalam mengerjakan setiap soal yang diberikan oleh pihak sekolah. Selain itu dalam hal pembelajaran, sekolah dapat lebih mudah mendapatkan materi yang dibutuhkan. Dengan penggunaan teknologi ini SMP Negeri 2 Malang tidak merasakan adanya dampak negatif melainkan hanya dampak positif saja, karena dalam proses belajar mengajar sekolah tidak mengijinkan siswa siswinya untuk membawa handphone pada area sekolah dan pada jam sekolah. Dalam pemanfaatannya SMP Negeri 2 Malang memiliki hambatan yaitu kurangnya sarana teknologi pendidikan pada sekolah tersebut, seperti dalam halnya proses penilaian yang dilakukan melalui ujian sekolah masih tergantung oleh siswanya yaitu dengan cara meminjam laptop para siswa agar ujian tersebut dapat dilaksanakan. Dalam pelaksanaan ujian tersebut sekolah membutuhkan 5 ruangan yang dilengkapi dengan komputer namun saat ini SMP Negeri 2 Malang hanya memiliki 4 ruangan yang dilengkapi komputer. Rencana kedepan dari pihak SMP Negeri 2 Malang yaitu mengembangkan sarana yang dibutuhkan dengan cara melalui pembuatan proposal maupun melalui bantuan pemerintah (BOS). Bantuan tersebut berupa unit komputer yang masing masing berbeda, apabila melalui bantuan pemerintah sekolah memperoleh 5 unit komputer sedangkan apabila melalui pengajuan proposal mampu memperoleh 20 unit komputer.