Home » Uncategorized » susu biji durian

susu biji durian

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM

 

Susu Biji Durian “SuBiDur” Aneka Rasa

 

Bidang Kegiatan:

PKM-GT

 

Diusulkan oleh:

Ricca Halida Fermanda   115100901111024     angkatan 2011

Agus Susanto                  115100200111013      angkatan 2011

Mentari Kinasih              115100900111005      angkatan 2011

 

 

UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG

MALANG

2012

 

 

KATA PENGANTAR

            Syukur alhamdulillah kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan  rahmad serta hidayah yang telah diberikan, sehingga penulis dapat menyelesaikan gagasan tertulis yang berjudul Susu Biji Durian “SuBiDur” Aneka Rasa  dengan baik.

Oleh karena itu , penulis mengucapkan terima kasih kepada :

  1. Orang tua kami yang selalu mendukung dan memberikan doanya.
  1. Dewi Maya Maharani, STP, M.Sc selaku dosen pendamping Jurusan Keteknikan Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya yang telah memberikan bimbingan, sehingga gagasan tertulis ini bisa selesai dengan baik.
  2. Dr. Ir. Ruslan Wirosoedarmo, MS selaku Ketua Jurusan Keteknikan Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya.
  3. Semua pihak yang telah membantu terselesaikannya gagasan tertulis ini dan memberikan semangat.

Penulis menyadari bahwa tiada sesuatu yang sempurna di dunia ini, begitupun gagasan tertulis yang telah kami buat, baik dalam hal isi maupun penulisannya. Akhir kata, kami berharap semoga gagasan kecil ini dapat bermanfaat sebagai sumbangan pemikiran kecil bagi kemajuan ilmu pengetahuan, baik di Universitas maupun lingkungan masyarakat.

 

 

 

Malang, 9 Januari 2012

Penulis

 

 

 


DAFTAR ISI

 

                                                           

Halaman Judul ………………………………………………………………………………………… i

Lembar Pengesahan…………………………………………………………………………………. ii

Kata Pengantar……………………………………………………………………………………. …iii

Daftar Isi……………………………………………………………………………………………. ….iv

Daftar Gambar………………………………………………………………………………………… v

Ringkasan………………………………………………………………………………………………. vi

PENDAHULUAN

Latar Belakang……………………………………………………………………………… 1

Tujuan dan Manfaat………………………………………………………………………. 1

GAGASAN

Kondisi Kekinian………………………………………………………………………….. 1

Solusi yang Pernah Diterapkan Sebelumnya…………………………………….. 2

Gagasan yang Diajukan………………………………………………………………. …3

Pihak-Pihak yang Bersangkutan…………………………………………………… …4

Implementasi Gagasan……………………. ……………………………………………4

KESIMPULAN………………………………………………………………………………………. 7

DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………………….. ….8

LAMPIRAN         …………………………………………………………………………………… 9

 

 

 

 

 

 


DAFTAR GAMBAR

 

Gambar 1. Susu biji durian…………………………………………………………………….. 3

Gambar 2. Biji durian……………………………………………………………………………. 3

Gambar 3. Diagram alir pembuatan susu biji durian……………………………………5

Gambar 4. Cup Sealer……………………………………………………………………………. 6

Gambar 5. Produk susu dengan kemasan gelas…………………………………………. 6

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


RINGKASAN

SUSU BIJI DURIAN SuBiDur ANEKA RASA

 

Durian (Durio  zibethinus  Murr) adalah salah satu tanaman yang mampu tumbuh baik di Indonesia karena tanah yang subur dan iklim yang mendukung. Selama ini yang sering dimanfaatkan dari durian adalah daging durian, sedangkan bijinya sering terbuang atau tidak dimanfaatkan. Padahal biji durian bila ditinjau dari komposisi kimianya cukup berpotensi sebagai sumber gizi, yaitu mengandung protein 9,79%, karbohidrat 30% kalsium 0,27 % dan fosfor 0,9 % (Trubus, 2003).

Tujuan dari Program Kreativitas Mahasiswa bidang Gagasan Tertulis ini adalah mengolah biji durian menjadi susu dan menciptakan variasi rasa susu tersebut. Diharapkan gagasan tertulis ini dapat dijadikan salah satu alternatif  sumber gizi, yang dibutuhkan oleh tubuh karena memiliki kandungan gizi yang cukup baik.

Biji durian yang memiliki kandungan gizi yang cukup baik dapat kita manfaatkan menjadi susu. Biji durian yang dimanfaatkan akan diolah menjadi berbagai variasi rasa. Hal ini dikarenakan durian memiliki bau yang khas, yang tidak semua orang menyukainya. Oleh karena itu, dengan mengelola biji durian  menjadi susu berbagai variasi rasa dapat meminimalisir bau dan rasa yang dihasilkan oleh biji durian.

Metode penulisan yang diterapkan oleh penulis dalam gagasan tertulis ini adalah metode penalaran, kemudian merujuk pada hasil penelitian, referensi berbagai literatur dan mengidentifikasi dari berbagai sumber data serta informasi di internet. Adapun bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan susu biji durian ini adalah biji durian sebagai bahan utama sebanyak 1 kg, gula pasir 1 kg, daun pandan secukupnya, dan perasa (coklat atau strawberi). Sedangkan alat yang digunakan dalam proses pembuatan susu biji durian antara lain: pisau, baskom, sendok, kompor, saringan, blender, panci, dan pengaduk. Tahap pembuatan susu biji durian yang pertama adalah biji durian dibersihkan dari selaput yang ada di luar biji durian, kemudian biji durian direndam selama 12 jam agar kulit luar dapat terkelupas dengan bijinya yang ada di dalamnya, biji durian dicuci bersih, direbus sampai biji durian lembek dan matang. Setelah itu biji durian yang sudah matang diangkat. Biji durian dihaluskan menggunakan blender, disaring bubur biji durian agar biji yang masih besar tidak  tercampur. Selanjutnya bubur biji durian dimasak dengan dicampur gula, daun pandan, perasa, dan diaduk terus agar bubur biji durian tidak gosong. Tahap terakhir, kondisi api diatur agar susu biji durian yang kita masak tidak pecah. Apabila susu biji durian sudah harum dan mendidih, susu sudah dapat diangkat, dan didinginkan.

Pembuatan susu berbahan dasar biji durian ini merupakan alternatif asupan gizi yang baik dan dapat menciptakan lingkungan bersih serta nyaman karena dapat mengurangi dampak dari limbah biji durian yang dapat mengganggu masyarakat.

PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG
Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, baik itu yang dapat diperbaharui maupun yang tidak dapat diperbaharui. Berbagai tanaman bisa hidup dan tumbuh di Indonesia karena tanah yang subur dan iklim yang mendukung, salah satu tanaman yang mampu hidup adalah durian (Durio zibethinus murr). Buah durian tumbuh baik di Indonesia karena tanaman ini merupakan tanaman daerah tropis. Buah durian yang matang panjangnya sekitar 30-45 cm dengan lebar 20-25 cm, beratnya sebagian besar berkisar antara 1,5–2,5 kg. Setiap buah berisi 5 juring yang di dalamnya terletak 1-5 biji yang diselimuti daging buah yang berwarna putih, krem, kuning, atau kuning tua. Besar kecilnya ukuran biji, rasa, tekstur dan ketebalan daging tergantung varietas (Nazarudin, 1994). Selama ini yang sering dimanfaatkan dari durian adalah daging durian, sedangkan bijinya sering terbuang atau tidak dimanfaatkan, padahal biji durian apabila ditinjau dari komposisi kimianya, cukup berpotensi sebagai sumber gizi, yaitu mengandung protein 9,79%, karbohidrat 30% kalsium 0,27 % dan fosfor 0,9 % (Trubus, 2003).
Biji durian yang memiliki kandungan gizi yang cukup baik dapat kita manfaatkan menjadi susu. Akan tetapi susu biji durian ini memiliki bau yang khas, yang tidak semua orang menyukainya. Oleh karena itu, pengolahan biji durian menjadi susu harus diperbaiki dalam meminimalisir bau dan rasa yang dihasilkan oleh biji durian tersebut. Dengan melihat kondisi tersebut, penulis dalam Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Gagasan tertulis ini memilih judul Susu Biji Durian “SuBiDur” Aneka Rasa. Pembuatan susu berbahan dasar biji durian ini merupakan alternatif asupan gizi yang baik dan dapat menciptakan lingkungan bersih serta nyaman karena dapat mengurangi dampak dari limbah biji durian yang dapat mengganggu masyarakat.

Tujuan dan Manfaat
Tujuan
Tujuan dari pengolahan biji durian menjadi susu berbagai rasa adalah untuk memanfaatkan biji durian sebagai bahan dasar pembuatan susu dan menciptakan variasi rasa susu.
Manfaat
Manfaat gagasan tertulis ini adalah untuk menambah nilai guna dari biji durian. Selain itu, gagasan ini juga bermanfaat dalam menciptakan lingkungan bersih dan nyaman karena bisa mengurangi dampak dari limbah biji durian yang dapat mengganggu masyarakat.

GAGASAN
Kondisi Kekinian
Durian (Durio zibethinus Murr) merupakan salah satu tanaman hasil perkebunan yang telah lama dikenal oleh masyarakat yang pada umumnya dimanfaatkan sebagai buah saja. Sebagian sumber literatur menyebutkan tanaman durian adalah salah satu jenis buah tropis asli Indonesia. Tanaman durian di habitat aslinya tumbuh di hutan belantara yang beriklim panas (tropis). Pengembangan budidaya tanaman durian yang paling baik adalah di daerah dataran rendah sampai ketinggian 800 meter di atas permukaan laut dan keadaan iklim basah, suhu udara antara 25o-32oC, kelembaban udara (RH) sekitar 50-80%, dan intensitas cahaya matahari 45-50% (Rukmana, 1996).
Buah durian memiliki bau dan rasa yang khas sehingga masyarakat banyak yang menyukainya. Selama ini yang dimanfaatkan di masyarakat hanya buahnya, kulit serta bijinya dibuang. Bijinya hanya sebagai limbah yang tidak dimanfaatkan oleh masyarakat padahal banyak mengandung gizi. Agar limbah ini dapat dimanfaatkan menjadi produk yang memiliki nilai jual dan dapat memiliki umur simpan yang relatif lama, perlu diproses lebih lanjut menjadi beberapa hasil yang bervariasi.

Solusi yang Pernah Diterapkan Sebelumnya

Seperti diketahui, selama ini masyarakat yang tinggal di perkotaan hanya mengkonsumsi daging buah saja. Buah yang telah matang selain enak dikonsumsi segar, juga dapat diolah lebih lanjut menjadi berbagai jenis makanan maupun pencampur minuman seperti dibuat kolak, bubur, keripik, dodol, tempoyak, atau penambah cita rasa es krim. Sedangkan biji durian memang belum memasyarakat untuk digunakan sebagai bahan makanan di Indonesia. Sebagian ada yang mengkonsumsi bijinya dengan membakar, merebus dan dimakan langsung, tetapi hanya beberapa penduduk saja yang mau mengkonsumsi atau mengolah biji durian. Dengan adanya kandungan gizi yang tersimpan pada biji durian tersebut, maka biji durian dapat dijadikan alternatif olahan makanan berupa tepung yang dapat digunakan sebagai pengganti tepung terigu. Tepung dari biji durian dapat diperoleh dengan harga yang sangat murah. Hal ini dikarenakan, biji durian itu sendiri dapat diperoleh dengan mudah apalagi pada saat musim durian. Pemanfaatan biji durian sebagai tepung dapat menambah informasi tentang gizi pada masyarakat. Selain itu, dengan adanya pemanfaatan biji durian ini akan tercipta lingkungan yang bersih (Rofaida, 2008). Akan tetapi, pemanfaatan biji durian sebagai tepung ini memerlukan waktu yang relatif lama dalam ekstraksinya dan harus melalui beberapa pengujian untuk menjadikan tepung yang diinginkan. Dalam proses pembuatan tepung juga membutuhkan biaya yang relatif mahal.
Biji durian juga dapat diolah menjadi susu. Sebagian kecil masyarakat mengkonsumsi susu biji durian untuk konsumsi sendiri, tidak untuk dipasarkan. Pemanfaatan susu biji durian sendiri masih mengalami kendala, dikarenakan tidak semua orang menyukai bau yang khas dan tajam dari biji durian tersebut. Oleh karena itu, produk susu biji durian ini perlu diperbaiki dalam proses pengolahannya.
Gambar 1. Susu biji durian

Gagasan yang Diajukan
Biji durian yang selama ini di masyarakat tidak dimanfaatkan dan dibuang menjadi sampah atau limbah, ternyata bila ditinjau dari komposisi kimianya, cukup berpotensi sebagai sumber gizi, yaitu mengandung protein 9,79%, karbohidrat 30%, kalsium 0,27% dan fosfor 0,9% (Trubus, 2003). Kandungan yang dimiliki oleh biji durian dapat sebagai alternatif sumber asupan gizi buat tubuh. Karbohidrat pada biji durian yang cukup besar sebagai salah satu sumber energi untuk kerja metabolisme tubuh, kandungan protein pada biji durian berfungsi untuk pengatur dan regenerasi sel, pembentukan hormon dan enzim serta mendeteksi toksin yang beracun. Sedangkan kalsium dan fosfor drari biji durian bermanfaat untuk memperkuat tulang.
Gambar 2. Biji durian

Dengan kandungan gizi yang terdapat pada biji durian, biji tersebut dapat kita olah menjadi susu biji durian. Akan tetapi, pemanfaatan biji durian menjadi susu ini masih mengalami kendala, yaitu susu biji durian masih mengeluarkan bau yang sangat tajam dan banyak masyarakat tidak menyukai bau tersebut.
Untuk meminimalisir bau yang dihasilkan biji durian dengan cara memberikan variasi rasa (strawberi dan rasa coklat). Pemberian rasa tersebut bisa menjadi alternatif agar konsumen atau masyarakat dapat mengkonsumsi susu biji durian, dan juga di tambahkan daun pandan agar bau yang dihasilkan dari susu biji durian ini lebih harum.
Selain itu, kita mendapatkan manfaat kandungan gizi yang cukup baik dari susu biji durian aneka rasa ini sebagai salah satu asupan gizi buat tubuh juga kita dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman. Hal ini dikarenakan dengan kita memanfaatkan biji durian sebagai susu aneka rasa ini, kita sudah berpartisipasi mengurangi limbah biji durian dan ikut menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.

Pihak-Pihak yang Bersangkutan

Dalam menerapkan pengolahan biji durian menjadi suatu produk yang bermanfaat untuk kesehatan. dibutuhkan pihak-pihak yang dapat membantu terlaksananya kegiatan ini. Pihak yang bersangkutan untuk menerapkan gagasan ini antara lain Laboratorium Teknik Pengolahan Pangan dan Hasil Pertanian Jurusan Keteknikan Pertanian dan Laboratorium Pengujian Mutu dan Keamanan Pangan Jurusan Ilmu Teknologi Pangan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya, para pedagang durian, masyarakat dan pemerintah. Laboratorium Teknik Pengolahan Pangan dan Hasil Pertanian yang menyediakan tempat proses pembuatan susu biji durian dengan variasi rasa sedangkan Laboratorium Pengujian Mutu dan Keamanan Pangan sebagai tempat menguji kandungan gizi susu dari biji durian dan memastikan keamanan dari susu biji durian. Pedagang durian sebagai penyedia bahan baku berupa biji durian, yang selama ini bijinya dibuang dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat untuk kesehatan. Masyarakat sebagai distributor susu biji durian ini sekaligus sebagai konsumen sehingga peran dari masyarakat sangat penting. Sedangkan pemerintah selaku pihak yang ikut serta membantu dalam penyediaan pinjaman modal atau bantuan modal serta berbagai perijinan untuk menunjang kegiatan dari gagasan ini.

Implementasi Gagasan
Bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan susu biji durian ini adalah biji durian sebagai bahan utama sebanyak 1 kg, gula pasir 1 Kg, daun pandan secukupnya, serta perasa (strawberi dan coklat). Sedangkan alat yang digunakan dalam proses pembuatan susu biji durian antara lain: pisau, baskom, sendok, kompor, saringan, blender, panci, dan pengaduk.
Tahap pembuatan susu biji durian yang pertama adalah biji durian dibersihkan dari selaput yang ada di luar biji durian, kemudian biji durian direndam selama 12 jam agar kulit luar dapat terkelupas dengan bijinya yang ada di dalamnya, lalu biji durian dicuci bersih, direbus sampai biji durian lembek dan matang. Setelah itu biji durian yang sudah matang diangkat. Biji durian dihaluskan menggunakan blender, disaring bubur biji durian agar biji yang masih besar tidak tercampur, dimasak bubur biji duriannya dengan dicampur gula, daun pandan dan perasa, dan diaduk terus agar bubur biji durian tidak gosong. Tahap terakhir, kondisi api diatur agar susu biji durian yang kita masak tidak pecah. Apabila susu biji durian sudah harum dan mendidih, susu dapat diangkat dan didinginkan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Gambar 3. Diagram alir pembuatan susu biji durian

Untuk selanjutnya dilakukan proses pengemasan, fungsi dari pengemasan sendiri agar susu biji durian ini bisa lebih awet dan bisa terhindar dari bakteri yang merugikan. Pengemasannya menggunakan gelas plastik ukuran 200 ml dan diberi label. Proses pengemasan yang akan dilakukan dengan menggunakan alat cup sealer. Mesin cup sealer adalah mesin khusus yang dapat digunakan untuk menutup kemasan gelas. Mesin cup sealer ini sangat cocok untuk usaha di bidang minuman ringan, yang kemasannya berbentuk gelas plastik (Anonim, 2012). Cara pengemasannya yaitu susu biji durian yang sudah matang dimasukkan ke dalam gelas plastik ukuran 200 ml setelah itu ditutup dengan plastik berlabel kemudian handle ditekan ke bawah, setelah beberapa saat handle diangkat kembali. Setelah proses pengemasan selesai, produk dapat dipasarkan di pameran, toko, pasar dan kantin.

Gambar 4. Cup sealer

 
Gambar 5. Produk susu dengan kemasan gelas

KESIMPULAN
Buah durian merupakan jenis buah yang sangat populer di Indonesia, buah ini memiliki ciri khas yaitu bau yang sangat tajam, dan juga memiliki kandungan gizi yang bagus. Namun selama ini yang dimanfaatkan dari durian ini adalah daging buahnya saja, kulit dan bijinya dibuang menjadi limbah. Salah satu alternatif pengolahan biji durian adalah diolah menjadi susu berbagai variasi rasa. Cara pengolahannya pun tidak terlalu sulit, namun harus dilakukan dengan teliti agar didapatkan susu biji durian yang layak konsumsi.
Implementasi yang dilakukan untuk menerapkan gagasan ini adalah berkerja sama dengan Laboratorium Teknik Pengolahan Pangan dan Hasil Pertanian Jurusan Keteknikan Pertanian; Laboratorium Pengujian Mutu dan Keamanan Pangan Jurusan Ilmu Teknologi Pangan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya yang memiliki fasilitas yang menunjang proses pembuatan susu biji durian dan menguji dari kandungan gizi untuk keamanan produk; para pedagang durian; masyarakat dan pemerintah.
Diharapkan dengan
Melihat produk susu biji durian berbahan dasar biji durian juga memiliki gizi dan manfaat bagi kesehatan, dapat diambil kesimpulan bahwa prospek produk ini akan diterima masyarakat dengan baik. Prediksi harga jual susu biji durian adalah Rp 1000/kemasan. harga tersebut lebih murah dibandingkan harga susu nabati dari kedelai. Manfaat yang dapat diambil secara garis besar adalah menambah nilai guna dari biji durian. Selain itu, dengan pengolahan biji durian menjadi susu durian berbagai variasi rasa ini dapat mencari alternatif sumber gizi yang lain. Selain itu, dengan pemanfaatan ini dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman karena mengurangi polusi yang disebabkan oleh sampah.

DAFTAR PUSTAKA
Anonim. 2012. Cup Sealer. http://indonetwork.co.id/jucygiant/1317906/cup-sealer-murah.htm, diakses pada tanggal 7 Januari 2012.

Anonim. 2012. Durian Kalimantan, Unik! http://www. wisata.kompasiana.com/jalanjalan/2010/03/11/durian-kalimantan-unik, diakses pada tanggal 9 Januari 2012.

Anonim. 2012. Pusat Mesin Cup Sealer. http://www.cupsealer.net, diakses pada tanggal 9 Januari 2012.

Nazarudin dan Muchliasah, F.1994. Buah Komersil. Jakarta: Penebar Swadaya.
Rofaida, L.L. 2008. Skripsi : Komparasi Uji Karbohidrat Pada Produk Olahan Makanan Dari Tepung Terigu Dan Tepung Biji Durian (Durio zibethinus Murr). Surakarta: Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Rukmana, Rahmat. 1996. DURIAN Budidaya dan Pascapanen. Yogyakarta: Kanisius.

Trubus. 2003. Berkebun Durian Ala Malaysia. Jakarta : Majalah Trubus.

Uncategorized

No Comments to “susu biji durian”

Leave a Reply

(required)

(required)


*