Cintailah Produk-produk Indonesia!

Awalnya tidak terbersit sedikitpun keinginan untuk membeli perangkat satu ini. Berhubung tugas akhir mensyaratkan untuk upgrade hardware, akhirnya mau nggak mau nebus juga satu unit Xiaomi Redmi 3S rakitan pabrik lokal Indonesia. Benar sekali, Xiaomi kini telah bekerjasama dengan salah satu ritel penjualan telpon genggam terkemuka di Indonesia untuk merakit produknya di Batam. Demi memenuhi unsur Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 30% yang rencananya mulai diterapkan di tahun 2017 ini.

Xiaomi Redmi 3S Rakitan Indonesia

Xiaomi Redmi 3S Rakitan Indonesia

20170315_222104

Akhirnya “Made in Indonesia”

Penting nggak sih sebenarnya TKDN ini? Harus diakui, TKDN itu penting banget, terutama bagi masyarakat pengguna ponsel cerdas yang diprediksi totalnya 103 juta orang di tahun 2018 nanti (Survey eMarketer 2014), supaya tidak hanya sekedar menjadi konsumen saja. TKDN nantinya berperan sebagai “wasit” yang mengatur supaya pabrikan ponsel cerdas yang ingin memasuki pasar Indonesia agar berperan dalam mentransfer ilmu manufaktur, teknologi yang mereka gunakan, bahkan bisa berinvestasi dalam skala besar di Tanah Air.

Semoga lancar dipakai nge-VR

Semoga lancar dipakai nge-VR

Balik lagi ke soal Redmi 3S yang baru saja ditebus. Dengan mahar yang cukup terjangkau (ciri khas Xiaomi), smartphone satu ini menghadirkan fitur yang lumayan mumpuni. Karena sudah memenuhi unsur TKDN yang ditentukan, Redmi 3S bisa mengakses jaringan 4G yang disediakan operator dalam negeri. RAMnya 3GB dan ROMnya sebesar 32GB. Disokong CPU Snapdragon 430 dan GPU Adreno 505, semoga aja nggak pake acara ngelag pas ngejalanin program VR yang mau dibuat. hehehehe…

Semoga kedepannya TKDN bukan menjadi “batu” sandungan buat pabrikan ponsel cerdas di luar sana, tetapi menjadi “jembatan” kemitraan antara pemerintah dengan pabrikan ponsel cerdas yang ingin memasarkan produknya di Indonesia. Sehingga bangsa kita tidak hanya sekedar menjadi konsumen, tapi juga merasakan manfaat yang lain seperti mendapat ilmu manufaktur, teknologi dan juga harga produk yang lebih murah karena diproduksi di dalam negeri..mantap tho?

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>