RSS
 

jurnal perilaku konsumen : pengaruh keluarga dalam keputusan pembelian (bagian 2)

21 Nov

nama : agata rahmi pertiwi

nim : 105020203111003

kelas BB

 

Jurnal 1 :

Exploring Latin American family decision-making

using correspondence analysis

 untuk menetapkan posisi di pasar, penting bagi seorang pemasar untuk memiliki pengertian dan pemahaman yang baik mengenai pola perilaku konsumen dalam melakukan pembelian, khususnya ketika pemasar melakukan kegiatan di pasar global. Memahami perilaku pembelian pada konteks budaya merupakan dimensi yang penting pada riset konsumen. Pada artikel ini dibahas mengenai tiga society Latin Amerika yang mempelajari mengenai perbandingan antara budaya yang berbeda dari suami dan istri dalam melakukan keputusan pembelian terhadap sejumlah barang dan jasa pada lingkungan yang berbeda. Terdapat kesamaan yang cukup tinggi dalam keputusan pembelian yang dilakukan keluarga berbeda di tiga negara. Penelitian yag dilakukan mengungkapkan atau membahas megenai pembuatan public policy dan keputusan manajerial yang dibuat sebagai implikasi dari kemiripan yang terjadi pda penelitian cross cultural dan perbedaan yang timbul dari keputusan pembelian. penelitian sendiri terbagi dari enam bagian. Dua bagian awal membahas mengenai pengenalan dan review tentang literatur keputusan pembelian konsumen. Bagian tiga dan empat membahas mengenai deskripsi dan penjelasan mengenai metodologi dan desain penelitian yang digunakan dalam penelitian. Bagian lima dan enam membahas mengenai kedalaman analisis, diskusi dan kesimpulan dari penemuan. Sedangkan bagian ke tujuh membahas mengenai keterbatasan dalam melakukan penelitian dan implikasi manajerial.

www.sciencedirect.com

 

Jurnal 2 ::

Adolescent influence in family purchase decisions: An update and cross-national extension

Sijun Wang, Betsy B. Holloway, Sharon E. Beatty and William W. Hill

Penelitian ini menyajikan update dan lanjutan dari pekerjaan atau penelitian sebelumnya mengenai pengaruh dalam keputusan pembelian sebuah keluarga dengan mengukur atau menilai pengaruh fase keputusan menggunakan sample dari remaja dari dua negara, Amerika dan China. Berdasarkan dari penemuan sebelumnya, peneliti menemukan bahwa remaja memberikan pengaruh pada tahap pengambilan keputusan dengan level yang tidak lebih rendah dari orang dewasa pada negara US dan China. Berdasarkan tanggapan atau pendapat tersebut, maka peneliti menganggap atau menyimpulkan bahwa remaja memiliki pengaruh yang cukup penting dalam pengambian keputusan dalam suatu keluarga. Peneliti juga menemukan bahwa pengaruh yang dikemukakan secara pribadi oleh remaja memiliki konsistensi atau kesamaan dengan persepsi orangtua mereka mengenai pengaruh yang ditimbulkan oleh anak-anak mereka. Lebih jauh agi, peneliti menemukan bahwa tidak ada perbedaan pengaruh yang ditimbulkan leh remaja, baik remaja US maupun China sebagai sample dalam tahapan pengambilan keputusna pembelian dalam keluarga, sama seperti tidak adanya pengaruh gender atau jenis kelamin pada kedua sample tersebut.

 

http://econpapers.repec.org/article/eeejbrese/v_3a60_3ay_3a2007_3ai_3a11_3ap_3a1117-1124.htm

 

Jurnal 3 :

 

Anne Martensen (Denmark), Lars Grønholdt (Denmark)

Children’s influence on family decision making

Peneliti menemukan indikasi bahwa anak-anak memiliki pengaruh yang cukup kuat pada pengambilan keputusan keluarga dan keterkaitannya dengan pembayaran, umumnya pada kasus dimana produk yang dibeli berkaitan dengan mereka (seperti sereal, jus, minuman ringan, dan ponsel) dan masa pertumbuhan. Pengaruh anak tentu saja berbeda-beda bergantung pd tahap dimana mereka sedang tumbuh. Sedangkan jenis kelamin anak tidak memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap keputusan pembelian atau persepsi orangtua terhadap pengaruh anak mereka dalam melakukan konsumsi atau pembelian barang.

Berdasar kepada persepsi atau pandangan orangtua, meningkatnya pengaruh anak memiliki hubungan yang signifikan dengan umur anak, dimana anak yang lebih tua memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap keputusan pembelian keluarga dibandingkan dengan anak yang lebih muda. Lebih jauh lagi, permulaan atau awal kemunculan dari seorang anak atau anak pertma memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan dengan mereka yang tidak melakukan permulaan.  Pada akhirnya, penelitian menunjukkan bahwa anak mempengaruhi dalam pengambilan keputusan pembelian dan penting untuk mengetahui peran anak dalam proses pembelian keluarga oleh orangtua.

 businessperspectives.org/journals…/im_en_2008_04_Martense

 

Jurnal 4 :

Exploring the ‘ethical everyday’: An ethnography of the ethics

of family consumption

 

dengan menggunakan penelitian etnografi terhadap enam keluarga di Barat Daya Inggris (2007-2009), penelitian ini membuka black box dari konsumsi sehari-hari dengan menambahkan warna dan pola tersendiri kepada pengalaman sehari-hari mereka. Ketika literatul geografis yang terbaru telah menyadari dan mempertimbangkan etika yang tergambar secara sekilas dalam praktek konsumsi sehari-hari, namun tetap saja tidak ada penelitian yang menekankan dan mencari tahu secara mendetail mengenai periaku etis dari konsumen individu dan keluarga. Dengan mencari tahu mengenai etika uang sehari-hari, pilihan yang benar maupun salah dari praktek konsumsi dalam keluarga, maka peelitian ini menceriterakan kasus untuk menyadari atau menimbulkan kesadaran mengenai etika alami dari kegiatan konsumsi sehari-hari dalam keluarga.

www. Sciencedirect.com

 

Jurnal 5 :

 Heterogeneous effect of ethnic networks on international trade of Thailand: The role of family ties and ethnic diversity

 Hubungan etnik telah ditemukan dan dipercaya menjadi efek pro-trade atau mendukung perdagangan pada penelitian sebelumnya. Bagaimanapun juga, efek yang berbeda dari etnik atau budaya yang berbeda sedang dalam penelitian lebih lanjut. Bersumber dari literatur pada struktur sosial, penelitian ini mencoba menguraikan mengenai efek yang heterogen atau yang berbeda-beda dari hubungan etnik pada perdagangan internasional dengan menggunakan data perdagangan di Thailand. Peneliti menemukan bahwa hubungan etnik memiliki dampak positif secara keseluruhan pada perdagangan, mennaggapi hasil dari studi sebelumnya. bagaimanapun juga,  besarnya efek bergantung pada etnik-etnik yang berbeda antara dua dimensi. Yang pertama, kekuatan dari ikatan keluarga pada budaya asli yang memberikan pengaruh pada dukungan efek perdagangan positif pada hubungan etnik. Berdasarkan pada etnik yang ada tersebut, dengan kuatnya hubungan keluargamemiliki ketergantungan atau kecenderungan untuk berdagang dengan komunitas etnik mereka sendiri. Jika dibandingkan, pembedaan etnik ini mampu melemahkan efek positif dari hubungan perdagangan ,berdasarkan pada nilai informasional dari etnik yang berbeda da kemampuannya mempromosikan perdagangan antara etnik ini.

www.sciencedirect.com

 
 

Leave a Reply

 
CAPTCHA Image
*