Archive for February, 2019

MANAJEMEN PELAYANAN PUBLIK (Catatan Ringkas)

Thursday, February 7th, 2019

Apasih manajemen? Sering sekali kita sebagai seorang mahasiswa pun tidak tahu definisi manajemen itu sendiri. Manajeman menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia V adalah pengggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran.
Namun, sebelum masuk kedalam pengertian yang lebih lanjut, secara etimologi kata manajemen diambil dari bahasa Perancis kuno, yaitu menagement, yang artinya adalah seni dalam mengatur dan melaksanakan. Manajemen dapat juga didefinisikan sebagai upaya perencanaan, pengkoordinasian, pengorganisasian dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efisien dan efektif.
Dalam pengertian lebih lanjut, digunakan pengertian menurut Henry Fayol. Menurut Henry Fayol, pengertian manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengawasan/ kontrol terhadap sumber daya yang ada agar mencapai tujuan secara efektif dan efisien.
Sedangkan Manajemen disini akan membahas lebih lanjut lagi dalam hal yang lebih spesifik, yaitu Manajemen Pelayanan Publik yang tentunya karena sebagai orang Publik. Dalam pengertian pelayanan sendiri, sering dikaitkan dengan usaha untuk melayani kebutuhan orang lain. Secara sederhana dalam arti konsep pelayanan berarti membicarakan tentang cara yang dilakukan untuk memberikan servis atau jasa kepada orang yang membutuhkan. Sedangkan publik dalam pengertian secara etimologis, kata publik berasal dari bahasa Inggris, yakni “public” berarti masyarakat, umum, rakyat umum, orang banyak, dan keperluan umum. Dalam Bahasa Indonesia, publik berarti orang banyak (umum). Dengan demikian, pelayanan publik merupakan kegiatan membantu masyarakat (stakeholders) dalam rangka memperoleh servis dan advis yang terkait dengan kepentingan umum (orang banyak).
Dalam menjalankan fungsinya sebagai pelayan dalam penyelenggaraan pelayanan publik diperlukan sebuah kebijakan yang mengatur tentang pelayanan publik. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik, dimaksudkan untuk memberikan kepastian hukum bagi pihak penyelenggara pelayanan publik maupun masyarakat. Mengenai keinginan undang-undang ini, selanjutnya dapat dilihat atau tercermin di dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009, yang didalam ketentuan pada pasal 4 disebutkan, sebagai berikut : 1. Terwujudnya batasan dan hubungan yang jelas tentang hak, tanggung jawab, kewajiban, dan kewenangan seluruh pihak yang terkait dengan penyelenggaraan pelayanan publik. 2. Terwujudnya sistem penyelenggaraan pelayanan publik yang layak sesuai dengan asas-asas umum pemerintahan dan korporasi yang baik. 3. Terpenuhinya penyelenggaraan pelayanan publik sesuai dengan peraturan perundang-undangan. 4. Terwujudnya perlindungan dan kepastian hukum bagi masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

Demikian sekilas catatan saya tentang Manajemen Pelayanan Publik, semoga bias sedikit membantu menambah wawasan. Terima kasih!

Salam Literasi!