KACANG HIJAU

Posted by Afita Ismawati on 4 December 2012

Kacang Hijau
Karakteristik bahan
Botani Kacang Hijau


Berdasarkan klasifikasi tumbuhan, tanaman kacang hijau menempati kedudukan sebagai berikut :
Division : Spermatophyta
Subdivision : Angiospermae
Kelas : Dicotyledoneae
Ordo : Leguminosae
Famili : Papilionaceae
Genus : Phaseolus
Spesies : Phaseolus radiatus
Ciri-Ciri Tanaman Kacang Hijau
Kacang hijau biasanya banyak ditanam di sawah dan ladang yang bertanah lembab serta cukup mendapat sinar matahari. Tanaman perdu berbatang basah ini tingginya 3 meter, batangnya bercabang tegak, bunga berbentuk kupu-kupu berwarna kuning kehijauan. Dari bunga itulah terbentuk polongan yang berisi 10 sampai 15 biji. Kacang hijau kulitnya hijau, biji putih serta dibuat taoge. Daunnya adalah daun majemuk yang terdiri dari tiga helai daun, berbentuk segitiga dan tulang daunnya menyirip.
Kacang hijau adalah salah satu dari banyak spesies baru saja pindah dari genus Phaseolus Vigna dan masih sering terlihat dikutip sebagai Phaseolus aureus atau Phaseolus radiatus. Variasi ini tata nama telah digunakan mengenai spesies tanaman yang sama.

Kacang hijau adalah sejenis tanaman budidaya dan palawija yang dikenal luas di daerah tropika. Tumbuhan yang termasuk suku polong-polongan (Fabaceae) ini memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari sebagai sumber bahan pangan berprotein nabati tinggi. Kacang hijau di Indonesia menempati urutan ketiga terpenting sebagai tanaman pangan legum, setelah kedelai dan kacang tanah.

Bagian paling bernilai ekonomi adalah bijinya. Biji kacang hijau direbus hingga lunak dan dimakan sebagai bubur atau dimakan langsung. Biji matang yang digerus dan dijadikan sebagai isi onde-onde, bakpau, atau gandas turi. Kecambah kacang hijau menjadi sayuran yang umum dimakan di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara dan dikenal sebagai tauge. Kacang hijau bila direbus cukup lama akan pecah dan pati yang terkandung dalam bijinya akan keluar dan mengental, menjadi semacam bubur. Tepung biji kacang hijau, disebut di pasaran sebagai tepung hunkue, digunakan dalam pembuatan kue-kue dan cenderung membentuk gel. Tepung ini juga dapat diolah menjadi mi yang dikenal sebagai soun.

Kacang hijau juga bisa menurunkan demam, bahkan menurut hasil penelitian, kacang hijau adalah penurun demam yang terbaik bila dibandingkan dengan penurun demam dari ramuan tradisional lainnya. Hebatnya lagi, biar direbus lama, sampai hancur, kacang hijau tetap berkhasiat, tidak terpengaruh dengan panas. Berbeda dengan kacang, sayur, buah, dan bahan ramuan tradisional lainnya yang bila direbus terlalu lama, akan menurunkan khasiat pengobatannya.

Kandungan bahan
Kacang hijau mempunyai nilai gizi yang cukup baik, mengandung vitamin B1 cukup tinggi (150 – 400 i.u) dan vitamin A (9 i.u). Kacang hijau yang sudah menjadi kecambah kaya kandungan vitamin E (tokoferol) yang penting sebagai anti oksidan, dalam mencegah penuaan dini, dan anti sterilitas. Kandungan protein kacang hijau mencapai 24 %, dengan kandungan asam amino esensiai seperti isoleusin, leusin, lisin, metionin, fenilalanin, treonin, triptofan, dan valin. Kacang hijau mengandung karbohidrat sekitar 58 %. Pemanfaatan sifat fungsional dari patinya dapat dibuat sebagai tepung bahan berbagai bentuk makanan bayi sampai orang dewasa. Pati kacang hijau terdiri dari amilosa 28,8 %, dan amilopektin 71,2 %.
Kandungan gizi yang terdapat dalam kacang hijau, antara lain ; dalam 110 gram kacang hijau mengandung 345 kalori, 22,2 gram protein, 1,2 gram lemak, vitamin A, B1, 1,157 IU, mineral berupa fosfor, zat besi, dan mg.

Kacang hijau, biji matang, mentah Nilai Kandungan Gizi Kacang Hijau per 100 g (3.5 oz)
Energi 1.452 kJ (347 kcal)
Karbohidrat 62,62 g
Gula 6,60 g
Dietary fiber 16.3 g
Lemak 1,15 g
Protein 23,86 g
Vitamin C 4.8 mg (8%)
Kalsium 132 mg (13%)
Magnesium 189 mg (51%)
Fosfor 367 mg (52%)
Kalium 1246 mg (27%)
Sodium 15 mg (1%)
Sumber: USDA Nutrient database
Fungsi
Manfaat Kacang Hijau Bagi Kesehatan
Kacang hijau dapat memperkuat tulang. Kacang hijau mengandung fosfor dan kalsium yang sangat bermanfaat dalam pertumbuhan dan memperkuat tulang. Selain itu, kandungan protein kacang hijau juga sangat tinggi (sekitar 24%).
Kacang hijau sangat baik bagi kesehatan Jantung. Kandungan lemak tak jenuh dalam kacang hijau aman untuk di konsumsi dan bermanfaat bagi kesehatan jantung. Karena lemaknya merupakan lemak tak jenuh, bagi Anda yang memiliki masalah dengan berat badan tidak perlu khawatir untuk mengonsumsi kacang hijau.
Manfaat kacang hijau selanjutnya adalah dapat membantu penyerapan protein, mencegah kanker, beri-beri, hingga meningkatkan kinerja syaraf. Hal ini karena dalam kacang hijau memiliki kandungan vitamin B1 dan vitamin B2 yang cukup.
Manfaat Kacang Hijau Untuk Ibu Hamil
Selain baik bagi kesehatan dan mencegah dari beberapa macam penyakit. Mandaat kacang hijau juga sangat baik untuk Ibu Hamil. Kacang hijau mengandung Asam Folat yang penting untuk Ibu hamil. Ibu hamil dapat mengonsumsi kacang hijau sejak awal kehamilan atau sebelum hamil. Khasiat yang terkandung dalam asam folat sangat baik bagi perkembangan saraf pada bayi dalam kandungan.
Manfaat kacang hijau yang mengandung asam folat ini juga dapat menghindarkan dari terjadinya bayi kelainan jantung, bibir sumbing, dan berbagai kecacatan lainnya. Selain itu Asam folat juga dapat meningkatkan kecerdasan bayi.
Manfaat Air Rebusan Kacang Hijau atau yang lebih dikenal dengan Manfaat Sari kacang Hijau, Tanaman Kacang hijau adalah sejenis tanaman budidaya dan palawija yang memiliki banyak manfaat dan khasiat dalam kehidupan sehari-hari sebagai sumber bahan pangan berprotein nabati tinggi. Kacang hijau di Indonesia menempati urutan ketiga terpenting sebagai tanaman pangan legum, setelah kedelai dan kacang tanah.
Manfaat Kacang hijau untuk tubuh adalah sebagai sumber protein, karbohidrat komplek dan vitamin B. Kacang hijau juga dapat menurunkan kolesterol karena kaya serat. Studi menunjukkan bahwa serat yang tinggi mencegah gula darah naik terlalu cepat setelah makan, sehingga baik untuk penderita diabetes .
Selain kandungan gizi/vitamin, kacang hijau ternyata bisa menyembuhkan penyakit beri-beri, radang ginjal, melancarkan pencernaan, tekanan darah tinggi, mengatasi keracunan alkohol, pestisida, timah hitam, mengatasi gatal karena biang keringat, muntaber, menguatkan fungsi limpa dan lambung, impotensi, TBC paru-paru, jerawat, mengatasi flek hitam di wajah, dll.
Manfaat Air Rebusan Kacang Hijau
• Cara membuat Sari kacang Hijau
• 1 genggam kacang hijau
• 2 gelas air
• Cuci bersih kacang hijau, tiriskan.
• Masukkan kacang hijau ke dalam panci, tambahkan air, rebus
• Aduk sesekali, sampai air kacang hijau berwarna merah
• Angkat, Saring, dan dinginkan
• Kemudian Sajikan

5 Manfaat Kesehatan dari Kacang Hijau
Selama ribuan tahun, kacang hijau telah digunakan untuk berbagai macam tujuan. Kacang ijo berasal dari India dan ditanam di seluruh Asia. Orang China purba menggunakan kacang hijau untuk kuliner dan obat-obatan seperti menurunkan panas dan mengeluarkan racun dalam tubuh. Dewasa ini kacang hijau masih digunakan untuk kuliner dan kesehatan karena kandungan zat gizinya yang tinggi dan bermanfaat.
Kolesterol
Apabila Anda menderita kolesterol tinggi maka Anda bisa menguranginya dengan mengkonsumsi kacang hijau setiap hari. Kacang hijau adalah makanan rendah kolesterol dan banyak mengandung serat yang mudah larut. Serat ini mengacu pada beberapa partikel makanan yang sulit dicerna. Serat makanan terdiri dari 2 macam: dapat larut dan tidak larut. Serat yang tidak larut membantu menormalkan buang air besar namun tidak banyak membantu dalam menurunkan tekanan darah. Serat yang mudah larut apabila dicampur dengan air di dalam saluran pencernaan akan membentuk bahan sepert jelly yang pada gilirannya membantu mendukung fungsi-fungsi penting tubuh.
Makanan yang kaya akan serat mudah larut diketahui dapat menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dengan cara meningkatkan produksi penyerap LDL yang berfungsi untuk menghilangkan kelebihan kolesterol LDL dalam darah. Sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi 10 sampai dengan 25 gram serat mudah larut tiap hari untuk mengurangi jumlah kolesterol LDL. Satu cangkir kacang hijau mengandung 1,9 gram dari total jumlah serat mudah larut yang dianjurkan untuk dikonsumsi. Kacang hijau dapat dikombinasikan dengan makanan berserat lainnya guna mengurangi kadar kolesterol LDL lebih lanjut.
Kanker Payudara
Kacang hijau dan jenis kacang-kacangan lainnya mengandung zat yang dapat memerangi infeksi virus. Zat ini memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker tertentu termasuk yang ditemukan pada kanker payudara. Zat ini diketahui juga dapat menghambat dan mencegah pembentukan sel-sel tumor.
Pasca Menopause
Kacang-kacangan seperti halnya kacang hijau mengandung nutrisi isoflavon. Nutrisi ini membantu pengaturan aktivitas hormonal. Isoflavon adalah kelompok phytoestrogen, membuat kacang hijau bersifat estrogenik secara alamiah. Kacang hijau mengandung kira-kira 495,1 mikro gram kandungan phytoestrogen membuat kacang hijau sumber phytoestrogen yang baik.
Dalam uji coba selama 12 minggu, phytoestrogen menunjukkan dapat meredakan panas yang mengganggu dan tidak menyenangkan. Mengkonsumsi
90 mg per hari phytoestrogen dapat membantu perempuan pasca-menopause dalam mencegah dampak buruk dari osteoporosis dengan merangsang
pembentukan tulang.
Diabetes
Kacang hijau adalah makanan dengan indeks glikemik rendah, berarti ia makanan yang baik dikonsumsi oleh penderita diabeter. Makanan dengan kadar glikemik rendah menyebabkan kadar gula yang sehat. Orang-orang yang mengkonsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah cenderung mempunyai tingkat lemak tubuh yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi seperti halnya roti dan minuman ringan.
Protein
Tiap cangkir kacang hijau mengandung kira-kira 3,16 gram protein. Sedangkan daging tetap merupakan sumber protein yang terbaik, yaitu 7 gram per ounce (= 28.35 gram), kacang hijau dan makanan sayuran lainnya mengandung lemak jenuh dan kolesterol yang jauh lebih sedikit dibandingkan dengan daging tertentu.
Ketersediaan kacang hijau
Peran strategis dari kacang hijau adalah komplementer dengan beras dapat diperkaya oleh kacang hijau, sebab protein beras yang miskin lisin akan diperkaya oleh kacang hijau yang kaya lisin. Asam amino kacang hijau yang miskin sulfur akan diperkaya oleh asam amino beras yang kaya sulfur. Oleh karena itu kombinasi kacang hijau dan tepung beras merupakan kombinasi yang serasi. Campuran tepung kacang hijau dan tepung beras masing-masing 50 % sangat baik untuk konsumsi anak balita karena kandungan lisin dan asam amino-sulfur sangat serasi Implikasi dari sosialisasi konsumsi kacang hijau hingga mencapai 2,5 kg/tahun/kapita, dengan jumlah penduduk kurang lebih 225 juta jiwa maka hal ini memerlukan tambahan produksi kacang hijau sekitar 200.000-215.000 ton. Tambahan produksi tersebut memerlukan tambahan areal tanam. Pengembangan areal tanam dapat diarahkan pada lahan sawah maupun lahan kering. Dampak dari pengembangan areal tersebut akan dapat menampung tenaga kerja yang besar.
Pulau Jawa merupakan penghasil utama kacang hijau di Indonesia, karena memberikan kontribusi 61% terhadap produksi kacang hijau nasional. Sebaran daerah produksi kacang hijau adalah Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Total kontribusi daerah tersebut adalah 90 % terhadap produksi kacang hijau nasional dan 70 % berasal dari lahan sawah.

Tantangan pengembangan tanaman kacang hijau adalah kesiapan teknologi dalam pengembangan kacang hijau belum tersedia dengan baik, keterbatasan modal, anggapan petani terhadap kacang hijau sebagai tanaman kedua, dan infrastruktur yang kurang memadai merupakan faktor biofisik dan sosial ekonomi yang menghambat pengembangan kacang hijau.

Kepala BPTP Aceh Ir. T. Iskandar, M.Si (kaos putih) di Lahan Visitor Plot untuk Tanaman Kacang Hijau
Kacang hijau umumnya ditanam dilahan sawah pada musim kemarau setelah padi atau tanaman palawija yang lain. Ditingkat petani, rata-rata produktivitas baru mencapai 0,9 ton/ha. Sedangkan dari hasil percobaan dapat mencapai 1,60 ton/ha. Rendahnya hasil kacang hijau di tingkat petani antara lain disebabkan oleh praktek budidaya yang kurang optimal. Untuk meningkatkan produktivitas tanaman diperlukan teknik budidaya yang tepat.

Teknik Budidaya Kacang Hijau

a. Varietas
Semua varietas kacang hijau yang telah dilepas cocok ditanam di lahan sawah maupun lahan kering. Varietas terbaru tahan penyakit embun tepung dan bercak daun seperti sriti, kenari, perkutut, murai dan kutilang dapat dianjurkan untuk ditanam di daerah endemik penyakit tersebut. Kebutuhan benih sekitar 25-30 kg/ha dengan daya tumbuh 90%.

b. Penyiapan Lahan
Pada lahan sawah bekas tanaman padi, tidak perlu dilakukan pengolahan tanah (Tanpa Olah Tanah = TOT). Tunggul padi perlu dipotong pendek dan jerami padi dibersikan. Apabila tanah becek, perlu dibuat saluran drainase.
Pada lahan kering (tegalan) pengolahan tanah dilakukan intensif dibersihkan dari rumput, dicangkul hingga gembur (untuk tanah tegalan yang berat pembajakan dilakukan sedalam 15-20 cm), dibuat petakan 3-4 m.
Pemberian mulsa jerami sekitar 5 ton/ha agar dapat menekan pertumbuhan gulma, mencegah penguapan air dan perbaikan struktur tanah.

c. Penanaman
- Waktu Tanam pada lahan sawah tanaman kacang hijau ditanam pada musim kemarau setelah tanaman padi. Sedangkan dilahan tegalan dilakukan pada awal musim hujan.
- Cara Tanam
Benih ditanam dengan cara tugal, dengan jarak 40 cm x 15 cm untuk musim hujan, sehingga populasinya sekitar 300-400 ribu tanaman perhektar. Sedangkan untuk musim kemarau digunakan jarak tanam 40 cm x 10 cm, tiap lubang diisi 2 biji. Sehingga populasinya sekitar 400-500 ribu tanaman perhektar.
- Penyulaman dapat dilakukan sebelum tanaman berumur 7 hari.

d. Pemupukan
- Pada lahan sawah bekas tanaman padi yang subur, tanaman kacang hijau pada umumnya tidak perlu dilakukan pemupukan.
- Pada lahan kering diperlukan pemupukan dengan NPK.
- Pada tanah yang kurang subur dilakukan pemupukan 45 kg Urea, 45 – 90 kg TSP dan 50 kg KCL/ha yang diberikan pada saat tanam secara larikan di sisi lubang tanam sepanjang barisan tanaman.
- Penambahan pupuk organik seperti pupuk kompos, pupuk kandang dapat meningkat kapasitas menahan air didalam tanah. Pupuk organik diberikan dengan sebanyak 15-20 ton/ha
- Abu dapur sangat baik digunakan sebagai penutup lobang tanam

e. Penggunaan Mulsa Jerami
Jerami padi dapat diaplikasikan sebagai mulsa, dengan takaran 5 ton jerami padi/ha. Penggunaan mulsa dapat menekan serangan lalat bibit, pertumbuhan gulma dan penguapan air.

f. Pengairan
Tanaman kacang hijau relatif tahan kering, namun tetap memerlukan pengairan terutama pada periode kritis pada waktu perkecambahan, menjelang berbunga (umur 25 hari) dan pembentukan polong (umur 45-50 hari).

g. Penyiangan
Penyiangan dilakukan seawal mungkin karena kacang hijau tidak tahan bersaing dengan gulma. Penyiangan dilakukan 2 kali pada umur 2 dan 4 minggu.

h. Pengendalian hama dan penyakit
Beberapa jenis hama tanaman kacang hijau antara lain : Lalat Kacang (Ophiomya phaseoli), Ulat Jengkal Hijou (Phusia chalcites), Ulat Grayak (Prodanio litura), Penggerek Polong (Maruca testulalis), Kutu Aphis (Aphis craccivora), Kepik Hijau (Nezara viridula), dan Kutu Thrips (Benusia tabaci)• Untuk pengendalian ulat daun maupun penggerek polong dapat digunakan insektisida : Marshal, Fastac, Decis, Matador dan Atabron Untuk mengendalikan kutu dan kepik yang menyerang daun maupun polong dapat digunakan insektisida diantaranya : Decis, Basso, Kiltop, Ambush, Larvin.
Penyakit yang sering muncul pada tanaman kacang hijau antara lain :
a. Penyakit yang disebabkan oleh jamur/cendowan seperti bercak-bercak daun (Cercospora c.), karat daun (Uromycus sp),Kudis (Elismoe iwatae), embung tepung (Erysipha p.) dan Rhizoctonia s. Pengendaliannya :
- Menanam varietas tahan seperti Walet, Nuri, Gelatik dan Kenari.
- Membuat saluran drainase/bedengan.
- Menghindari tanah dan sisa tanaman yang terinfeksi jamur atau cendawan.
- Aplikasi fungisida scat tanam (mencampur pada benih) dan pada pertanaman dengan
Benlate, Dithene M 45, Bayleton, Bavistin, Topsin M, Cobox atau Cuprovit.
b. Penyakit : Virus Belong (Blackgram mottle) dan Mosaik Kuning (Bean yellow).
Pengendalian : a) penanaman varietas tahan dan bebas virus. b) mencabut dan membakar tanaman terserang. c) menggunakan insektisida untuk memberantas serangga vektor di lapangan. d) melakukan pergiliran tanaman.

i. Panen dan Pasca panen
a. Panen
Kacang hijau dipanen sesuai dengan umur varietas, Tanda-tanda lain bahwa kacang hijau telah siap untuk di panen adalah berubahnya warna polong dari hijau menjadi hitam atau coklat dan kering. Keterlambatan panen dapat mengakibatkan polong pecah saat dilapangan. Panen dilakukan dengan cara dipetik. Panen dapat dilakukan satu, dua atau tiga kali tergantung varietas. Jarak antar panen kesatu dan ke dua 3-5 hari.
b. Pasca Panen
Pengeringan polong dilakukan selama 2-3 hari dibawah sinar matahari. Pembijian dilakukan secara manual yaitu dipukul-pukul didalam kantong plastik atau kain untuk menghindari kehilangan hasil. Pembersihan biji dari kulit polong dilakukan dengan tampi. Sebelum disimpan biji kacang hijau di jemur kembali sampai mencapai kering simpan yaitu kadar air 8 – 10 %.

Pengolahan Kacang Hijau
Kacang hijau bisa diolah menjadi beragam bentuk pangan, di antaranya untuk dibuat tauge, bubur, makanan bayi, kue dan penganan tradisional, minuman sari kacang, tahu, soun, tepung hunkwe, sayuran dan sup. Bahkan kini kacang hijau juga dapat diolah menjadi protein isolat dan tepung kacang hijau. Kandungan nutrisi kacang hijau sangat bagus. Kacang yang popular dengan beragam nama di Indonesia ini adalah sumber yang bagus untuk protein, karbohidrat komplek dan vitamin B. Di Madura kacang hijau dinamai artak, kacang wilis (Bali), buwe (Flores), tibowang cadi (Makassar). Buah kacang hijau merupakan polong bulat memanjang antara 6-15 cm. Warna buahnya hijau ketika masih muda dan ungu tua setelah cukup tua. Di dalam setiap buah terdapat 5-10 biji kacang hijau. Biji tersebut ada yang mengkilap dan ada pula yang kusam, tergantung jenisnya. Mengkonsumsi kacang hijau sangat bagus untuk kesehatan. Kacang hijau dapat menurunkan kolesterol karena kaya serat. Studi menunjukkan bahwa serat yang tinggi mencegah gula darah naik terlalu cepat setelah makan, sehingga baik untuk penderita diabetes.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>