Comments Off on Ketahui Ciri-Ciri dan Pemicu Toxic Relationship dan Langkah Menanganinya

Ketahui Ciri-Ciri dan Pemicu Toxic Relationship dan Langkah Menanganinya

2022
05.27

Ketahui Ciri-Ciri dan Pemicu Toxic Relationship dan Langkah Menanganinya – Sering seorang terjerat pada suatu jalinan yang kurang sehat dan memutuskan untuk masih tetap bertahan karena tidak paham langkah untuk akhirinya. Harus dipahami jika ada banyak langkah menangani toxic relationship dan melepas diri dari pasangan yang abusive.

Toxic relationship atau jalinan beracun sendiri merujuk pada jalinan atau rekanan tidak imbang, di mana salah satunya faksi berasa direndahkan atau terserang. Jika dipertahankan, jalinan beracun tidak cuma akan merebut kebahagiaan Anda, tetapi juga memberi imbas jelek untuk kesehatan psikis sampai fisik.

Ketahui Ciri-Ciri dan Pemicu Toxic Relationship dan Langkah Menanganinya

Ketahui Ciri-Ciri dan Pemicu Toxic Relationship dan Langkah Menanganinya

Ciri-Ciri Toxic Relationship

Pertanda dari toxic relationship tidak cuma berbentuk kontak fisik atau ejekan. Dalam beragam kasus, jalinan beracun dapat kelihatan lebih kabur. Tetapi, secara tidak diakui makin lama akan membuat seorang kehilangan jati diri.

Dikutip dari Psikis Health, sebuah jalinan ke arah pada toxic relationship jika mempunyai beberapa ciri seperti berikut:

  • Berasa dianya tidak patut atau mungkin kurang bagus untuk pasangan.
  • Semua yang sudah dilakukan selalu salah, hingga harus cari opini dari pihak lain untuk memandang.
  • Harga diri kerap dijatuhkan.
  • Tidak menjadi diri kita karena takut salah.
  • Selalu dipandang seperti pembawa permasalahan.
  • Pasangan mulai atur dan batasi pertemanan.
  • Kehilangan rekan dan beberapa orang paling dekat.

Pemicu Toxic Relationship

Ada lumayan banyak hal yang mengakibatkan seorang jadi toxic atau toksin dalam sebuah jalinan yang ditempuh, salah satunya ialah seperti berikut:

  • Background yang terkait dengan masa lampau seorang, seperti dibesarkan pada keadaan yang kurang kasih-sayang atau mungkin kurang perhatian, hingga kurang empati dan simpati.
  • Kejadian buruk di periode lalu yang mengakibatkan seorang terbuncang secara emosional, misalkan penghinaan atau bullying.
  • Mempunyai masalah psikis, seperti kekhawatiran dan stres kronis.

Namun, toxic relationship bisa juga ada dari pasangan yang karakternya jauh berbeda keduanya. Misalnya, salah satunya faksi ialah type angkuh dan sukai mengatur, sementara faksi yang lain taat dan mengalah. Ini dapat disebutkan jika jalinan di antara dua pribadi itu memiliki sifat dominan-submisif.

Tujuh Langkah Menangani Toxic Relationship

Berikut tujuh langkah yang dapat Anda lakukan untuk menangani toxic relationship, supaya Anda dapat terlepas dari jalinan yang kurang sehat.

Mengulas Permasalahan dengan Pasangan

Saat sebelum memilih untuk akhiri sebuah jalinan beracun, sebaiknya Anda mengulas permasalahan itu ke orang yang berkaitan. Hasil terbaik ialah bila pasangan mengetahui jika apa yang dilakukan pada Anda sejauh ini ialah salah dan mohon maaf.

Di lain sisi, peluang terjeleknya ialah berkelahi. Tetapi, bila pasangan Anda temperamental dan sukai memakai fisik saat menuntaskan permasalahan, sebaiknya mengulas ini lewat chat supaya semakin aman. Upayakan mengutarakan rasa secara netral tanpa memojokkan.

Pahami Jika Ini Bukan Salah Anda

Jika Anda memperoleh tanggapan tidak bagus atau perlawanan dari pasangan, coba pikirkan kembali dan optimis diri jika ini bukan salah Anda. Karena tidak ada fungsinya perjuangkan jalinan toxic yang cuma membuat Anda sakit hati.

Ingat-ingatlah jika watak jelek yang dipunyai pasangan bukan salah Anda, hingga Anda tak perlu bertanggungjawab untuk melakukan perbaikan. Oleh karenanya, bila pasangan tidak memperlihatkan kemauan untuk berbeda, jadi tidak perlu berpikiran kembali untuk selekasnya wafatkannya.

Yakinlah Jika Anda Patut Memperoleh Pasangan yang Lebih Baik

Menjadi rahasia jika serang secara psikis dengan merusak rasa optimis sering dilaksanakan oleh pasangan yang memiliki sifat toxic. Maksudnya ialah agar korban terlilit dalam jalinan itu dan berasa kurang percaya diri akan kualitas dirinya.

Oleh karena itu, bila pasangan mulai merendahkan, jatuhkan martabat, dan mengolok-olok Anda, seharusnya mengakhiri jalinan dengannya. Tidak boleh yakin dengan yang disebutkan. Percayalah jika Anda ialah orang baik dan memiliki hak memperoleh pasangan yang jauh lebih bagus.

Minta Support dari Orang Paling dekat

Akan susah untuk Anda untuk move on dari toxic relationship tanpa support orang paling dekat. Ditambah lagi orang yang memiliki sifat toxic biasanya manipulatif dan selalu tampil jadi pasangan dambaan. Bahkan juga, kemungkinan dia akan membuat kesan-kesan jika Anda yang tidak patut buatnya.

Tetapi, tidak boleh sangsi untuk bercerita yang sebetulnya ke orang paling dekat. Dengan demikian, mereka dapat memberi support dan cari jalan keluar terbaik. Disamping itu, Anda pun tak perlu depresi karena menanggung beban karena jalinan beracun itu sendirian.

Menyiapkan Gagasan Mandiri

Jalani jalinan beracun dalam periode waktu yang lama dapat bawa keruntuhan. Sering bila korban jadi kurang kuat tanpa daya, baik secara lahir, batin, sampai keuangan. Hal itu juga yang membuat seorang berasa benar-benar tergantung pada pasangan.

Oleh karenanya, tidak boleh langsung akhiri toxic relationship tanpa mempunyai pegangan kuat. Saat sebelum akhiri jalinan, sebaiknya membuat gagasan masak, dimulai dari bagaimanakah cara bertahan hidup, sampai menangani intimidasi yang kemungkinan Anda alami.

Minta Kontribusi Professional

Move on dari jalinan beracun akan kuras waktu, tenaga, dan emosi. Anda dapat menimbang untuk konsultasi pada psikiater atau konsultan yang sudah eksper dalam permasalahan ini untuk memperoleh support penuh.

Tetapi, bila memperoleh teror secara psikis, fisik, atau seksual, seharusnya selekasnya beritahukan faksi berkuasa. Anda dapat mengontak kantor polisi paling dekat membuat perlindungan diri.

Memutuskan Contact

Pasangan yang memiliki sifat toxic akan lakukan beragam langkah untuk memperoleh Anda kembali. Oleh karenanya, sesudah meneguhkan hati untuk akhiri jalinan, seharusnya Anda pun memutuskan semua wujud komunikasi dengan bekas pasangan.

Anda dapat awali dengan memblok nomor dan account media sosialnya, atau jika memang perlu tukar nomor smartphone Anda. Terkecuali, bila Anda dan pasangan sudah mempunyai anak. Dengan catatan, sedapat mungkin awasi komunikasi dan ulas hal anak saja.

Tags: