Oleh :
Ade Kurniawan (0911020022)
Keteknikan Pertanian
Fakultas Teknologi Pertanian

Designing lavender plantations in relation to the mechanized harvesting of lavender blossom
(Desain pekebunan lavender dalam hubungannya dengan mekanisasi pemanenan bunga lavender)

Pada saat perkebunan akan dimulai seperti halnya perkebunan lavender, sejumlah persyaratan harus diperhatikan. Saat ini kebutuhan dasar adalah mekanisasi dalam semua proses pemeliharaan dan pemanenan lavender. Berkenaan dengan pengelolaan di lapangan pada saat tanaman baru dimulai, persoalan yang paling bermasalah adalah memperhitungkan teknologi panen dengan pertimbangan mekanis..

Dalam melakukan pemanenan bunga lavender yang efisien dalam mengumpulkan hasil panen dan kebutuhan transportasi pengangkutan adalah diperlukan sebelumnya dengan perancangan penanaman tanaman lavender dengan mempertimbangkan parameter-parameter perkebunan lavender yang baik. Dua pendekatan yang dipertimbangkan dalam merancang penanaman tanaman lavender adalah penggunaan minimum dari jumlah sarana angkut tanaman didalam lahan dan jumlah minimum jalan kebun dalam kegiatan penenaman meliputi kegiatan perantara untuk membongkar tanaman muda ke lahan.

Pendekatan pertama yang diaplikasikan dimana bagian panjang yang terkecil dimana lahan dibagi dalam kaitannya dengan mengisi kebutuhan tanaman ke mesin hopper dalam dua kali langkah.Dengan cara tersebut dapat dilakukan pengeluaran dari hopper pada bagian sisi akhir hanya dan memerlukan satu sarana angkut saja. Kemudian bagian pendekatan yang kedua memerlukan jumlah sarana transportasi yang lebih besar. Pembongkaran dilaksanakan pada bagian akhir kedua-duanya dan dua sarana transportasi yang menunggu diperlukan, tetapi jumlah jalan perantara transportasi yang digunakan lebih kecil dan lahan yang digunakan lebih secara efisien.

Hubungan yang telah diaplikasikan untuk mendeskripsikan besar dan panjangnya bagian yang mana bidang harus dibagi ketika menetapkan perkebunan tanaman lavender. Suatu metode yang telah dikenali untuk menghitung panjangnya daya kinematik pengolahan tanah dan lebar berbagai lavender yang dikumpulkan saat dipanen. Non-simestris dan simetris dan korelasinya untuk mengukur panjang berbagai putaran yang dilakukan saat pengumpulan hasil panen, seperti halnya lebar jalur memutar pada traktor untuk mengumpulkan bunga lavender pada ujung bagian akhir lahan.

Dalam beberapa tahun terakhir penggunaan mesin panen telah berkembang di perkebunan di mana kelemahan yang tidak sesuai dengan parameter perkebunan dengan parameter mesin panen lavender bisa menjadi suatu obyek pengamatan. Masalah yang muncul diantaranya:
- Garis-garis pengembalian sempit di ujung lahan tidak sesuai dengan kebutuhan area untuk manuver mesin panen lavender
- Ketidaktepatan dari panjang plot lapangan dengan kapasitas hopper mesin panen sehingga harus mengisi hopper sebelum akhir plot.
- Lokasi untuk bongkar muat yang tidak efisien akan menghasilkan alokasi dan penggunaan lebih banyak kendaraan yang menunggu atau manuver ekstra kendaraan.
- Jumlah plot pada lahan telah dibagi lagi sangat besar oleh sejumlah besar jalan kebun, sehingga tidak efisien dalam pemanfaatan lahan pertanian.

Desain sebuah perkebunan lavender baru harus sesuai dengan teknologi panen mekanik. Dua pendekatan yang mungkin: penggunaan jumlah minimum kendaraan menunggu dan pembentukan dari jumlah minimum jalan perantara bongkar. Korelasi telah diamati atas dasar yang panjang dan jumlah petak lapangan dari dua pendekatan untuk merancang perkebunan lavender sudah ditetapkan untuk menjamin efisiensi penggunaan mesin panen. Ketika menentukan lebar dari garis balik parameter С – jarak antara sumbu longitudinal dari alat kekuasaan dan sumbu longitudinal unit harus digunakan ketika panen adalah dengan unit non-simetris

Cara yang dilakukan dalam mengatasi masalah oleh mesin untuk mengisi hopper telah ditentukan sesuai dengan volume hopper, besar volume hasil panen, hasil per hektar dan lebar operasi. Menentukan cara oleh mesin untuk pengisi lavender. Pengamatan studi dengan dipasang mesin panen lavender dengan hopper tunggal dan juga diri didorong dan dipasang mesin dengan trailer terpasang.

CAPTCHA Image
*